Johnny G. Plate : Ternyata BUMN Masih Menetek Pada Negara Lewat PMN

Johnny G. Plate, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Johnny G. Plate, menguraikan pandangan kritisnya dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XI DPR RI, Kamis (26/11).
Raker mengagendakan evaluasi kinerja BUMN tahun 2015, serta Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2016. Empat direktur utama hadir mewakili BUMN yang dipimpinnya, yaitu PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Usai pemaparan keempat Dirut BUMN itu, Johnny langsung mengutarakan pandangannya.
Pertama-tama, Johnny menyoroti kelengkapan dokumen laporan, di mana arsip laporan tak menyertakan pengurus persero berikut pengurus distribusinya. Hal itu, menurut Johnny penting disertakan guna melengkapi materi evaluasi. Wakil Ketua Fraksi NasDem ini juga mengingatkan masing-masing BUMN agar menyelaraskan visi-misinya dengan nawacita pemerintahan Jokowi-JK, selaku platform induk bagi masing-masing perusahaan.
“ Setiap visi-misi dalam semua operasi 5 tahun BUMN harus di sinkronisasi, dan semua kebijakan atau program harus sejalan dengan visi-misi negara. Sehingga program negara jelas serta terukur,” urai anggota dewan dari Nusa Tenggara Timur ini.
Lebih lanjut, Johnny melihat adanya ironi antara paparan visi-misi perusahaan dengan tingkat kinerja korporat. Visi-misi yang terkesan ideal itu, dalam praktiknya tak sebanding dengan kontribusi BUMN terhadap perwujudan visi-misi pemerintahan. Johnny mencontohkan, besaran deviden yang disetorkan BUMN kepada negara selama 2015 secara keseluruhan lebih kecil dibanding Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diajukan. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan bahwa BUMN perlu mencantumkan dalam visi-misi mereka, target penyeimbangan antara PMN dengan setoran deviden.
” Berarti BUMN masih menetek pada negara lewat PMN. Makanya saya minta program PMN agar di susun dengan benar. Ini harus menjadi catatan,” tegas Johnny.
Johnny melanjutkan kritiknya terkait program nawacita yang tak lagi menjalankan pembangunan yang menetes dari atas ke bawah, melainkan pembangunan dari desa menuju nasional. Semua itu tertulis jelas dalam skema APBN, di mana salah satu target pembangunan yaitu memperkecil disparitas (kesenjangan, red.) antar wilayah.
Terkait kebutuhan itu, Johnny kaget melihat dokumen-dokumen korporat yang masih memperlihatkan nuansa kesenjangan. Dia mencontohkan dokumen yang disampaikan PT PNM, dimana masih banyak wilayah Indonesia belum tercakup. Padahal menurut Johnny, penting sekali memetakan wilayah-wilayah yang mendapat prioritas program negara.
” Coba di setiap Dirut BUMN mengerti peta perekonomian. Dan peta itu diseleraskan dengan visi-misi negara dan perseroan masing-masing,” tegas Johnny.
Khusus terkait usaha mikro menengah, Johnny mengingatkan sektor perikanan, kelautan, dan perhutani hanya kurang dari 20 persen. Padahal menurut Johnny, di Republik ini lebih dari 75 persen rakyat ada di sektor tersebut. Semua itu menunjukkan bahwa potret piramida keadaan negara berbeda dengan acuan yang digunakan BUMN.
” Jadi semua kebijakan korporat yang terkait dengan usaha rakyat kecil, harus menjadi perhatian besar BUMN,” jelasnya.
Johnny menekankan, bahwa Raker itu adalah pertemuan pertama dengan para Dirut BUMN untuk menyusun perencanaan satu tahun ke depan. Dia merasa perlu menyampaikan semua agar semua kebijakan negara terarah. Bagi Johnny, percuma membaca detil angka-angka di dalam dokumen, jika gambaran umumnya tidak tuntas. Sebagai penutup, Johnny menyinggung persoalan PMN yang pernah dipersoalkan oleh DPR.
“ Tidak ada soal menyetujui peningkatan PMN dan sebagainya, sejauh arah gerakan perusahaan milik negara ini sejalan dengan visi-misi negara,” pungkas Johnny. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation