Sulaeman Hamzah : Lobi Freeport, Setya Novanto Melukai Hati Rakyat Papua

H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI periode 2014- 2019 dari Dapil Papua
Jakarta. Seputar Nusantara. Kasus lobi perpanjangan kontrak karya PT. Freeport oleh Setya Novanto, saat ini masih terus bergulir dalam proses persidangan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Papua, H. Sulaeman L. Hamzah turut menyampaikan suara terkait kasus lobi perpanjangan Freeport oleh Stya Novanto itu.
Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI ini menilai lobi yang dilakukan oleh Setya Novanto sangatlah tidak etis.
Pelanggaran etika yang dilakukan Setya Novanto tidak terbatas pada pencatutan nama Kepala Negara saja, tapi juga merupakan penyimpangan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Anggota DPR.
“ Ini (lobi Freeport Setya Novanto, red.) sangatlah tidak etis. Selaku Anggota Dewan, semestinya dia menjalankan Tupoksi terkait Legislasi, Anggaran dan Pengawasan,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Rabu 2 Desember 2015.
Sulaeman memaparkan bahwa tugas melakukan lobi, termasuk lobi ke PT Freeport adalah ranah kerja Eksekutif (Pemerintah), dalam hal ini kewenangannya dipegang oleh Presiden dan Wakil Presiden. Tugas Legislatif (Dewan) adalah melakukan pengawasan terhadap proses lobi itu.
Jadi, lanjutnya, bisa dibayangkan betapa fatalnya kesalahan Setya Novanto, ketika dia terjun langsung melakukan lobi itu, sembari mengatasnamakan dan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden. Terlebih lagi, dia adalah pimpinan DPR yang tentunya sudah tahu ketentuan ranah kerja antara Eksekutif dan Legislatif.
“ Seharusnya Ketua DPR bisa membatasi dan memahami Tupoksi Eksekutif dan Legislatif. Rambu-rambu itu (Tupoksi, red.) DPR yang buat, masa Ketua DPR sendiri yang melanggar,” tegasnya.
Sulaeman juga mengingatkan, pembahasan soal Freeport ini hendaknya tidak dilihat dalam kondisi kekinian saja, tapi harus ditelusuri sedari awal keberadaan Freeport di Indonesia. Dalam hal ini, Sulaeman melihat Freeport sebagai warisan masa lalu yang telah mengendap puluhan tahun.
Selama 40 tahun lebih eksistensinya itu, lanjutnya, Freeport juga belum menjalankan kewajibannya pada masyarakat Papua. Hak ulayat yang harus diterima masyarakat adat dari PT Freeport, sampai sekarang belum terpenuhi dan masih banyak menuai tuntutan dari masyarakat.
“ Kasus pencatutan nama Presiden dalam lobi perpanjangan kontrak Freeport ini, sedikit banyak telah melukai hati rakyat Papua,” gugat Sulaeman.
Tindakan itu dalam hemat Sulaeman, mengesankan ada orang yang hendak mengambil alih hak masyarakat Papua atas Freeport, demi mengeruk keuntungan pribadi.
“ Itu menyakitkan bagi orang Papua,” tegas Sulaeman.
Oleh karena itu, Sulaeman berharap proses MKD bisa berjalan optimal dalam memproses kasus pelanggaran etik yang dilakukan Setya Novanto. Untuk menjamin proses MKD bisa berjalan dengan baik tanpa intervensi dan bias kepentingan, Sulaeman menyarankan Setya mundur, menanggalkan jabatan Ketua DPR secara sukarela.
“ Selaku pimpinan Dewan, sebaiknya dia mundur dulu secara sadar, tak harus menunggu dimundurkan, sehingga akan memuluskan pemeriksaan dan proses persidangan di MKD. Kalau tidak, berarti dia tidak konsisten dengan sumpah jabatannya,” tegas Sulaeman.
” Setya Novanto sebaiknya non-aktif sebagai Ketua DPR, untuk menghindari intervensi dan tekanan terhadap MKD. Masalah keputusannya apa yang akan diambil MKD, itu urusan nanti. Yang jelas, supaya MKD bisa bekerja secara independent dan profesional, serta terhindar dari intervensi dan tekanan, maka sebaiknya Setya Novanto non-aktif dari Ketua DPR,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional