Perjuangan Lidya Yang Rela Jadi Pengemudi Taksi Demi Bantu Sang Ibu

Lidya (kiri) dan sang ibu (kanan)
Jakarta. Seputar Nusantara. Menjadi seorang supir adalah pekerjaan yang erat kaitannya dengan pria. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Margaretha Lidya Hutapea, wanita 35 tahun ini tidak keberatan menjadi pengemudi Uber.
Diakuinya, alasan utama menjalani pekerjaan ini adalah tuntutan ekonomi. Ia yang kini tinggal berdua dengan sang ibunda rela bekerja di jalanan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Lidya mengaku ia termasuk orang yang lebih senang bekerja bebas tanpa ikatan jam kerja.
Menjadi seorang pengemudi wanita, Margaretha tak hanya bisa mengendarakan mobil saja, ia juga dituntut untuk mengerti bagaimana caranya mendongkrak dan mengganti ban mobil. Selama sembilan bulan menjadi pengemudi Uber, awalnya wanita yang biasa disapa Lidya ini tidak memberitahu ibunya perihal pekerjaan yang dilakukannya.
“Dulu waktu awal jadi driver saya nggak kasih tahu ibu saya, karena malu. Masa sarjana komunikasi jadi supir? Tapi lama-lama saya ngobrol dengan ibu dan akhirnya beliau mengerti,” ceritanya saat dihubungi, Selasa, (22/12/2015).
Di satu sisi dirinya malu menjadi seorang pengemudi Uber, tetapi Lydia juga senang. Ia masih memiliki waktu untuk mengurus sang ibu. Misalnya, saat ibunya kurang sehat, Lydia masih bisa memasak makanan dan membelikannya obat. Maka dari itu, jam kerjanya juga tidak menentu. Terkadang ia pulang siang hari, namun ada kalanya ia bekerja hingga larut malam.
Bekerja di jalanan tentulah ada tantangan tersendiri bagi Lidya, yang paling utama adalah harus siap berhadapan dengan macet. Selain itu, dengan menjadi pengemudi Uber pula, ia bisa bertemu banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan biasa, bos perusahaan, atau asisten rumah tangga.
Banyak pula yang menjadikannya sebagai teman curhat, entah itu sekadar membicarakan pekerjaan, atau soal percintaan. Lydia juga tak segan menjadi pendengar yang baik bagi mereka.
“Tapi kan jalanan itu nggak bisa diprediksi, kalau saya telat menjemput pelanggan, ada yang cerewet, bawel dan marah-marah. Dari situ saya jadi bisa memahami kalau karakter setiap orang berbeda-beda,” lanjutnya lagi.
Diakuinya, menjalani pekerjaan ini cukup berat untuknya, terlebih lagi untuk seorang wanita. Tetapi wanita berambut pendek ini yakin bahwa apa yang dijalani sekarang ini merupakan rencana Tuhan. Meski terkadang sulit, namun ia selalu bersyukur karena masih bisa mendapatkan penghasilan setiap bulan dan membantu ibunya.
Dalam sebulan, Lydia bisa mendapatkan pendapatan bersih sekitar Rp 3 juta hingga Rp 4 jutaan. Biaya tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah dan dapur.
Bekerja siang dan malam demi membantu sang ibu dan mencukupi kebutuhan hidupnya, Lydia juga memiliki keinginan untuk membahagiakan ibunya pada hari ibu ini. Ia mengungkapkan, salah satu keinginan terbesarnya adalah ingin mengajak ibunda pergi wisata rohani.
“Saya ingin ajak ibu ke Israel, wisata rohani. Semoga tuhan bisa menolong saya dan mengajak ibu pergi ke sana sebelum tutup usia. Itu saja keinginan saya, kalau orang lain bisa kenapa saya nggak bisa,” tandasnya sebelum mengakhiri perbincangan. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi