logo seputarnusantara.com

Mendikbud : Tahun 2015, Ujian Nasional Bukan Lagi Momok Menakutkan Siswa

Mendikbud : Tahun 2015, Ujian Nasional Bukan Lagi Momok Menakutkan Siswa

Anies Baswedan, Mendikbud

30 - Des - 2015 | 15:13 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merilis hasil kinerja selama setahun menjabat. Mendikbud Anies Baswedan menyampaikan, di tahun awal menjabat langsung melakukan sejumlah perubahan sesuai keluhan masyarakat.

“Begitu kita masuk di pemerintahan ini, kita coba men-tackle masalah yang selama ini jadi keluhan di masyarakat. Pertama adalah syarat kelulusan dalam ujian nasional yang terus menerus menjadi masalah,” ujar Anies di Kantor Kemdikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Selama bertahun-tahun ujian nasional menjadi penentu kelulusan siswa. Selama 6 tahun belajar di SD, 3 tahun di SMP, dan 3 tahun di SMA awalnya ditentukan oleh ujian nasional yang hanya beberapa hari pada setiap jenjang pendidikan.

“Pendidikan itu seharusnya menyenangkan. Nah, yang menakutkan itu kan Ujian Nasional, makanya itu kita hilangkan sebagai penentu kelulusan,” imbuh Anies.

Ujian Nasional kini dijadikan sebagai salah satu tolak ukur integritas siswa. Karena selama ini nilai ujian dijadikan tujuan utama dan kebanggaan semata tanpa memperhatikan bagaimana seorang siswa memperoleh nilai itu.

“Kita ingin ubah kalau dahulu anak-anak yang laporkan kecurangan malah diintimidasi, kalau sekarang justru negara yang melaporkan ke publik. Kegagalan masa lalu merupakan fakta yang mari kita hadapi bersama,” ungkap Anies.

Pelaksanaan ujian nasional di sebagian sekolah juga sudah berbasis komputer. Dengan demikian pengukuran integritas dalam ujian akan lebih mudah.

“Sangat naif jika ujian nasional dianggap satu satunya alat ukur kejujuran. Tapi kejujuran dalam ujian nasional bisa diukur,” kata Anies. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline