Sulaeman Hamzah : Mahalnya Kebutuhan Pokok, Sangat Membebani Masyarakat

H. Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Memasuki penghujung tahun 2015 kemarin, harga pangan di pasar tradisional terpantau ?naik.
Peningkatan harga beras, cabai, bawang-bawangan dan sayur mayur mulai dari Rp 500 sampai Rp 5.000 karena tren Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.
Bahkan, untuk harga daging sapi di beberapa wilayah di Indonesia sangat melambung tinggi hingga Rp 120 ribu/ kg.
Menurut H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok di akhir tahun 2015 sampe sekarang ini, sebetulnya merupakan hal yang tidak menarik bagi kita. Sebab, kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut sangat membebani masyarakat.
” Ketika kita menghadapi musim kemarau kemarin yang panjang dan ekstrem, kemudian pemerintah memutuskan mengimport beras untuk menetralisir harga. Suasana yang kita hadapi diakhir tahun 2015 sampai sekarang, yaitu kenaikan harga kebutuhan pokok, mengindikasikan kerjasama lintas Kementerian belum berjalan optimal. Satu dengan lainnya belum ada kerjasama yang baik dan terpadu, sehingga saling melempar tanggungjawab,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Senin 11 Januari 2016.
Sulaeman lebih lanjut memaparkan, bahwa memang untuk masalah produksi kebutuhan pokok itu ada di Kementerian Pertanian, tetapi untuk masalah ekspor dan impor kebutuhan pokok itu ada di Kementerian Perdagangan. Seharusnya, kedua Kementerian tersebut secara sinergi melakukan upaya- upaya dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan nasional.
” Kita lihat masih ada miss disitu. Secara pribadi saya tidak menyalahkan siapa- siapa, tetapi kita membutuhkan kerjasama yang baik antar Kementerian dan Lembaga. Jangan sampai rakyat sudah gagal panen, kemudian terbebani dengan mahalnya kebutuhan pokok sehari- hari. Ini yang perlu diwaspadai oleh pemerintah Presiden Jokowi,” tegas Politisi Partai NasDem ini.
Kemudian dirinya menerangkan, bahwa produksi pertanian dalam target tahun 2015, sudah bisa memenuhi kebutuhan pangan nasional. Tetapi, ada sedikit kesalahan validasi data, sehingga kelihatannya tidak ada masalah, namun sebenarnya di lapangan ada masalah.
” Kalau dulu kita mencurigai ada permainan antara tengkulak dengan pihak- pihak terkait, namun harus kita lihat lebih teliti lagi bahwa memang ada ketidakharmonisan antar Kementerian dalam melakukan kerjasama. Kalau memang pemerintah harus mengimpor lagi untuk memenuhi kebutuhan nasional, kita oke saja. Tetapi validasi data itu sangat penting agar antara data dan kenyataan di lapangan bisa sesuai,” ucap Sulaeman Hamzah.
Harapan kita, kita jangan sampai kebanjiran impor yang menyebabkan hasil para petani kurang bisa dipasarkan. Kemudian, pasar juga jangan mempermainkan harga yang dapat membebani masyarakat.
” Mengenai masalah El Nino dan cuaca yang ekstrem, itu merupakan fenomena alam yang tidak bisa diprediksi. Perubahan iklim itu terjadi dan manusia tidak bisa menghindari,” ungkapnya.
Terkait Isu Reshuffle Kabinet
” Kami melihat kinerja Kementerian sudah cukup bagus, namun semangat mereka terkadang bisa menjadi kendor gara- gara ada isu, Reshuffle Kabinet misalnya. Isu Reshuffle Kabinet itu tidak perlu digembar- gemborkan. Partai Politik harus sadar dan tahu diri, bahwa Reshuffle Kabinet itu merupakan Hak Prerogatif Presiden,” terang Sulaeman Hamzah.
Partai Politik, lanjutya, tidak perlu mendorong ataupun mendikte Presiden mengenai Reshuffle Kabinet. Sebab, belum tentu Partai Politik tersebut ikut berjuang dalam memenangkan Jokowi dalam pertarungan Pilpres 2014 kemarin.
” Sementara kami Partai NasDem yang dari awal berdarah- darah memperjuangkan Jokowi menjadi Presiden, dikritik dan disalahkan terus, ini apa sebenarnya? Masalah tidak akan selesai hanya oleh permainan elit politik saja. Harus ada kesadaran dari para elit politik, sehingga tidak bermain dengan cara merusak kinerja Kementerian yang ada,” tegasnya.
Menurutnya, yang berjuang mati- matian saja tidak minta apa- apa. Partai NasDem telah mewakafkan kadernya yang ditunjuk Presiden untuk menjadi Menteri. Siapapun yang diminta oleh Presiden untuk membantu di Kabinet, telah diwakafkan oleh NasDem.
” Kita serahkan kepada Presiden apakah Menteri dari NasDem mau dilanjut atau tidak. Kalau semua elit partai politik berpikir seperti kami, maka tidak akan ada kegaduhan dalam isu Reshuffle Kabinet,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel