Teror Bom Jalan Thamrin dan Ledakan di Starbucks Yang Sempat Terabaikan

Salah satu pelaku bom Thamrin
Jakarta. Seputar Nusantara. Bumm!!!! Sebuah ledakan terjadi di Starbucks Coffee, Menara Cakrawala jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pukul 10:36:37 WIB Kamis (14/1/2016) pagi pekan lalu. Asap putih tipis membumbung keluar dari Starbucks.
Warga di sekitar jalan Thamrin dan sekitarnya masih belum sadar bahwa di dalam Starbucks telah terjadi aksi bom bunuh diri. Warga masih beraktivitas seperti biasa.
Dua puluh detik kemudian yakni pukul 10:36:57 WIB sebuah ledakan yang lebih besar terjadi di pos polisi di perempatan jalan Thamrin, Jakarta Pusat, persis di depan gedung Sarinah. Tiga orang tergeletak di dekat pos polisi menjadi korban ledakan.
Ledakan di pos polisi inilah yang memantik perhatian masyarakat. Warga pun berusaha mendekat ke pos polisi, namun mereka belum sadar apa yang telah terjadi.
Dua menit setelah ledakan, sejumlah polisi lalu lintas datang dari arah simpang Monas. Mereka berusaha menolong korban dan meminta warga menjauh dari lokasi. Namun himbauan polisi tak dihiraukan, warga justru makin banyak yang menuju pos polisi.
Di sudut lain, nampak dua orang keluar dari parkiran Starbucks. Mereka bertopi dan membawa ransel di punggung. Belakangan dikatahui dua orang itu adalah Afif alias Sunakim dan Ali.
Mereka berdua berjalan menuju kerumunan warga. Lima meter dari warga Afif dan Ali mengeluarkan pistol. Mereka menembak dua polisi lalu lintas, Minto dan Suhadi.
Kerumunan warga mulai buyar. Namun polisi yang sudah ada di situ belum menyadari adanya serangan teror. “Polisi masih belum tahu, apa yang sebenarnya terjadi. Kerumunan warga mengganggu konsentrasi polisi. Semestinya saat ada peristwa ledakan, warga tak mendekat. Biarkan polisi bekerja,” kata seorang perwira polisi yang turut baku tembak dengan Afif dan Ali.
Setelah Minto dan Suhadi tertembak, Afif menembak ke arah polisi yang berada di dekat pos polisi. Mereka menyasar Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Martuani Sormin, dan AKBP Untung Sangaji. Namun tembakan mereka melesat dan mengenai Rais, seorang office boy yang kebetulan melintas.
“Sampai di sini, polisi masih belum tahu siapa pelaku penembakan,” kata perwira tersebut.
Setelah menembak Rais, Afif dan Ali berjalan mundur sambil mengacung-acungkan senapan. Di saat inilah atau 12 menit setelah ledakan di Starbucks Coffee, polisi tahu pelaku teror sebenarnya.
Polisi pun mengepung Afif dan Ali. Sepuluh menit kemudian dua terduga teroris itu berhasil dilumpuhkan. Bom di tangan mereka tak jadi dilemparkan ke arah polisi karena keburu tertembak.
Setelah memastikan bahwa Afif dan Ali tewas, polisi pun mulai melakukan evakuasi korban di sekitar pos polisi dan dan di depan Menara Cakrawala.
Namun polisi tak sadar bahwa sebelumnya telah terjadi bom bunuh diri di dalam Starbucks Coffee. Barulah lima belas menit setelah Afif dan Ali tertembak, seorang anggota polisi melapor bahwa ada korban meninggal dunia di dalam Starbucks Coffe.
Di situlah kemudian polisi tahu bahwa ada bom bunuh diri di Starbucks Coffee. Kombes Martuani awalnya juga mengira bahwa ledakan di Starbucks Coffee hanya berasal dari tabung gas.
“Waktu ledakan pertama, itu saya melihat asap dari kanan saya dari Starbucks Coffee. Sopir saya bilang ‘Pak ada ledakan’, waktu itu saya sempat mengira ah ledakan kompor gas itu,” jelas Martuani, Senin (18/1/2016).
Selang beberapa detik kemudian, Martuani kembali mendengar ledakan yang lebih keras. Ia kemudian memerintahkan sopirnya untuk putar balik ke arah perempatan Thamrin. Ia lalu menghentikan mobilnya di tengah jalan, tepat di seberang Starbucks Coffee.
“Setelah terdengar ledakan kedua, saya memastikan ini ledakan bom. Kemudian saya menuju ke Pos Lalu Lintas,” ucapnya. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional