Calon Presiden Era Orde Baru Wimanjaya Menangkan Gugatan Rp 1 Miliar

Wimanjaya, Calon Presiden Era Orde Baru
Jakarta. Seputar Nusantara. Kakek Wimanjaya dalam kesederhanaannya masih jelas mengingat bagaimana rezim Orde Baru membungkamnya.
Setelah Soeharto tumbang, ia menunut keadilan dan dikabulkan PN Jaksel beberapa waktu lalu. Pemerintah harus memberi Rp 1 miliar ke Wimanjaya.
“Pada 4 September 1996 saya mendeklarasikan diri menjadi calon presiden di Kantor Pusat LBH Jakarta di Jalan Diponegoro,” kata Wimanjaya di kediamannya di Gang Jambon, Jalan Poltangan III, Jakarta Selatan, Jumat (22/1/2016).
Namun kakek Wimanjaya harus mengubur mimpinya tersebut dalam-dalam. Detik-detik setelah dirinya mendeklarasikan diri, rumah orangtuanya di Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) dikepung ratusan orang berseragam. Wimanjaya dijemput paksa dan kemudian harus merasakan dinginnya penjara selama dua tahun.
“Setelah deklarasi, saya pulang ke rumah bapak dan ibu saya. Mau minta doa restu, kan anaknya calon presiden,” kenang Wimanjaya sambil tersenyum dan menampakkan kerutan di wajahnya yang semakin jelas terlihat kini.
“Begitu sampai di rumah, saya salaman sama ibu dan bapak saya. Saya kaget, loh ada apa ini ramai-ramai. Ternyata sudah ada mobil-mobil tentara dan barisan sepeda motor polisi mengepung rumah orang tua saya,” kata Wimanjaya.
Setelah pengepungan, Wimanjaya langsung diborgol dan dibawa paksa ke Jakarta. Sesampainya di ibu kota, ia kemudian ditahan di Kebayoran Baru.
“Berbulan-bulan saya ditahan di Jakarta, di Kebayoran Baru. Penahanan saya terus diperpanjang sampai akhirnya saya dipindahkan ke Cipinang.
Kemudian dipenjara di situ selama dua tahun lamanya,” kata Wimanjaya mengenang. Tidak hanya perlakuan dan ketidakadilan yang diterima Wimanjaya, dia juga kerap menerima ancaman dari pihak tidak dikenal.
“Saya tujuh kali diracun. Saya yakin itu orang suruhan penguasa. Tapi saya selalu berhasil lolos sampai sekarang. Mereka nggak pernah berhasil meracuni saya,” ujar Wimanjaya sambil menepuk dadanya dengan bangga.
“Keluarga saya juga sama mendapat ancaman dan teror. Istri dan anak saya sampai meringkuk ketakutan di rumah. Pernah saya dikepung oleh ribuan orang dari sepanjang stasiun kereta api sana (Stasiun Pasar Minggu), sampai depan rumah saya,” jelas Wimanjaya.
Jarak antara Stasiun Pasar Minggu sampai rumahnya kurang lebih 4 km. “Istri saya sampai bilang, ‘seram juga ya jadi orang penting, sampai dijagain begini kayak Presiden’. Saya cuma bisa minta mereka untuk bersabar dan tetap kuat,” sambung dia.
Usai Soeharto tumbang, kakek Wimanjaya mencari keadilan dari penderitaannya dulu. Dia mengajukan gugatan terhadap apa yang dulu ia dan keluarganya alami. Belakangan, PN Jaksel memenangkan kakek Wimanjaya. PN Jaksel menghukum Pemerintahan RI cq Jaksa Agung untuk memberikan ganti rugi Rp 1 miliar kepada kakek Wimanjaya.
“Anak saya empat orang dicabut beasiswanya di universitas negeri karena saya dinilai nekat melawan penguasa. Tapi Tuhan memang adil. Sekarang anak saya semua sudah sarjana dan sukses,” cerita kakek Wimanjaya sambil tersenyum lebar. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional