Supiadin Aries Saputra : Radikalisme Bisa Ditangkal Dengan Pancasila dan Agama

Supiadin Aries Saputra, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Aktivitas radikalisme di dalam negeri dinilai makin tumbuh subur sejak era reformasi.
Paham radikal disinyalir juga karena dipengaruhi orientasi yang terdorong perkembangan di dunia internasional terkait ketidakadilan terhadap umat Islam.
Kemudian, di satu sisi, transfer pemahaman kepada kalangan mahasiswa harus diperhatikan. Acuannya karena banyak mahasiswa asal Indonesia yang menempuh ilmu di Timur Tengah.
Salah satunya, lulusan mahasiswa dari universitas di Arab Saudi yang disinyalir memungkinkan transfer pemikiran Ihwanul Muslimin serta Wahhabi. Dua organisasi ini, Ihwanul Muslimin dan Wahhabi punya pemahaman sama, keharusan mendirikan negara Islam.
Menurut Supiadin Aries Saputra, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, radikalisme itu susah dicegah secara perorangan, karena radikalisme bisa bergerak bisa melalui berbagai media, salah satunya medsos (media sosial). Gerakan radikalisme memang bisa melalui medsos dan media online, tetapi seharusnya pemerintah bisa mengontrol ketat.
” Tetapi, gerakan radikalisme itu seringkali disamarkan. Sehingga terkadang agak susah untuk dideteksi. Oleh karena itu, masyarakat harus jeli membaca berita- berita di Medsos, apakah itu termasuk gerakan radikalisme atau bukan. Dan biasanya gerakan radikalisme itu dimulai dari gerakan yang halus terlebih dahulu, kemudian setelah menjadi pengikut gerakan tersebut, baru disuntikkan yang namanya indoktrinasi,” ungkap Supiadin diruang Komisi I DPR RI- Senayan, pada Kamis 18 Februari 2016.
Oleh karena itu, pertama filternya adalah masing- masing pribadi harus waspada terhadap ajaran- ajaran yang berpotensi kearah radikalisme. Kedua, peranan media sangat besar, media juga harus ikut bertanggungjawab untuk memfilter aliran- aliran radikal itu agar tidak dibuka secara vulgar ke publik, termasuk tindakan radikal jangan dibuka vulgar ke masyarakat.
” Kita lihat teror bom Paris dan Turki, itu tidak dibuka secara vulgar. Tetapi, kita di Indonesia, peristiwa teror bom dibuka ke publik secara vulgar dan mendetail, bahkan kondisi korban dibuka ke tengah- tengah publik. Memang, pada satu sisi menimbulkan kedukaan dan empati masyarakat terhadap korban teror, tetapi pada sisi lain memberikan input balik ke teroris, bahwa mereka merasa berhasil,” tegas Supiadin, Politisi Partai NasDem ini.
Memang, lanjutnya, para teroris menginginkan agar peristiwa teror tersebut disaksikan masyarakat luas, karena para teroris butuh feedback, salah satu bentuk feedback- nya adalah laporan- laporan berita dari media. Setelah dapat feedback, baru para teroris mengklaim bahwa merekalah yang bertanggungjawab atas peristiwa teror tersebut.
” Kemudian, peranan Kementerian Kominfo juga sangat besar. Disini peranan Kemenkominfo adalah melakukan kajian- kajian, deteksi dan pemblokiran situs- situs yang mengarah kepada gerakan radikalisme. Disini peranan pemerintah cukup besar untuk menangkal gerakan radikalisme di Indonesia. Kontrol dari pemerintah sangat penting, karena komunikasi gerakan radikalisme bisa melalui email, WA, Facebook, BBM dan medsos lainnya,” terang Supiadin.
Menurut Supiadin, Pancasila merupakan ideologi yang dapat menangkal gerakan radikalisme. Dalam Pancasila ada nilai- nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Sosial, Persatuan, Demokrasi, nilai- nilai itu menjadi dasar bagi warga negara dalam implementasi kehidupan sehari- hari. Karena nilai- nilai Pancasila memberikan sifat dan watak toleransi, sikap empati juga ada dalam Pancasila.
” Disamping Pancasila, pendidikan agama juga sangat penting. Peranan orang tua untuk mendidik anak-anaknya dalam hal pemahamaan keagamaan itu cukup besar. Orang tua harus memberikan pendidikan agama kepada anaknya secara benar, benar menurut agama bukan menurut aliran. Oleh karena itu, bagi Islam itu Al Quran pedomannya, tidak boleh menafsirkan Al Quran berdasarkan kata orang. Bagi Islam pedomannya itu adalah Al Quran, Al Hadits dan As Sunnah. Jika umat Islam menemukan masalah ideologi, ya kembali kepada pedomannya yaitu Al Quran, Al Hadits dan As Sunnah,” pungkas Supiadin di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional