Sulaeman Hamzah : Pembangunan di Papua Harus Sesuai dengan Wilayah Adat dan Karakteristik Rakyat

H. Sulaeman Hamzah, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI dari Dapil Papua
Jakarta. Seputar Nusantara. Provinsi Papua dan Papua Barat memiliki karakteristik unik. Meski berada dalam satu pulau, terdapat perbedaan karakter budaya, adat, geografis hingga sosial.
Di sisi lain, pemerintah saat ini sedang gencar mengguyur anggaran untuk membangun wilayah timur Indonesia, di antaranya Papua.
Tidak ingin pembangunan infrastruktur, pertanian, pendidikan hingga kesehatan berujung sia-sia karena tidak sesuai dengan karakteristik daerah, maka pemerintah akan membuat semacam cluster atau pengkotakan pembangunan. Koordinasi perencanaan pembangunan di Papua dipimpin oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Kepala Bappenas Sofyan Djalil, di sela pertemuan menjelaskan, perencanaan dan pendekatan pembangunan di Papua harus merujuk kepada karakteristik adat hingga geografis di Papua. Langkah ini bukan tanpa alasan.
” Pendekatan ini terintegrasi berdasarkan wilayah adat, karena Belanda dulu pernah melakukan studi komprehensif tentang Papua. Wilayah Papua terdiri dari 5 wilayah adat. Mencerminkan benang merah antar satu wilayah dengan wilayah lain dan kesatuan ekonomi,” kata Sofyan di sela acara rapat koordinasi percepatan pembangunan Papua, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (15/3/2016).
Menurut H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI dari Dapil Papua, bahwa memang di seluruh wilayah tanah Papua sudah dibagi menurut wilayah adat. Dua wilayah adat berada di Papua Barat dan 5 wilayah adat berada di Provinsi Papua.
” Wilayah adat di Papua ini bukan dikarang- karang, tetapi memang dari asalnya dulu sudah begitu. Jadi, seluruh program pembangunan di Papua, baik itu sebelum Otsus maupun setelah Otsus, itu ternyata tidak berdampak terhadap masyarakat asli Papua khususnya dan masyarakat secara umum, karena program pembangunannya tidak menyentuh masyarakat,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Selasa 15 Maret 2016.
Menurut Sulaeman, program pembangunan di Papua selama ini, tidak merubah kondisi dan nasib masyarakat Papua. Oleh karena itu, pemerintahan sekarang di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, sudah membuat pemetaan sesuai dengan wilayah adat masing- masing.
” Ada wilayah adat SAERERI yang meliputi wilayah Urufu dan Biak, yang berkonsentrasi untuk perikanan tangkap dan wisata bahari. Kemudian untuk Kabupaten dan Kota Jayapura, Keerom, Mambramo dan Sarmi, itu wilayah adatnya namanya MAMTA, konsentrasi pada coklat dan kelapa sawit,” terang Sulaeman Hamzah.
Kemudian, lanjutnya, untuk daerah sekitar Gunung Susu dan Wamena itu nama wilayah adatnya adalah LA PAGO, disitu komoditas unggulannya adalah kopi dan buah merah.
” Selanjutnya ada wilayah adat MEE PAGO yang meliputi Timika dan Mimika, daerah disitu sangat cocok untuk tanaman pangan dan holtikultura,” tegas Politisi Partai NasDem Dapil Papua ini.
Sulaeman lebih jauh memaparkan bahwa wilayah adat kelima di Papua adalah HA’ANIM yang meliputi sekitar Merauke, Boven Digul, Yabamaru, Mapi, Tanah Miring dan Asmat. Wilayah adat HA’ANIM sangat cocok untuk minapolitan (padi, holtikultura, sapi, ikan dan biogas).
” Disamping itu, di bagian pantai dan gunung, itu berbeda porsi, selain grand design pemerintah Provinsi, juga memang melihat karakteristik masyarakat setempat. Hampir semua daerah pesisir cocok untuk ternak sapi, seperti Merauke, Nabire, Sarmi, Keerom, Kabupaten dan Kota Jayapura dan sekitarnya,” terangnya.
Sementara yang daerah gunung, karena baik itu untuk kebutuhan konsumsi sehari- hari maupun untuk keperluan adat, mereka menggunakan babi sebagai lauknya, maka daerah disitu cocok untuk ternak babi. Tetapi bukan babi putih, tetapi cocok babi yang hitam, karena sesuai dengan adat istiadat disana.
” Dari grand design yang dibuat oleh pemerintah Provinsi Papua dan dibawa ke pusat, saat ini dibahas di Bappenas. Saya sangat sepakat dengan Bappenas, supaya dana yang turun ke Papua tidak mubazir. Mudah- mudahan di pusat juga sepakat untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua demi kesejahteraan rakyat disana,” ucap Sulaeman Hamzah.
” Saya selaku representasi masyarakat Papua, sangat bangga dengan respon pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Papua. Kita berharap, untuk tahun mendatang, harus ada penyesuaian untuk kekhususan pembangunan di Papua,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel