logo seputarnusantara.com

Johnny G. Plate : Yusril Ihza Mahendra Melakukan Politik Adu Domba

Johnny G. Plate : Yusril Ihza Mahendra Melakukan Politik Adu Domba

Johnny G. Plate, Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI

7 - Apr - 2016 | 15:37 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Johnny G. Plate menanggapi santai pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang mengaitkan majunya dia dalam konvensi Calon Gubernur DKI melalui Partai Gerindra dengan apa yang pernah terjadi di Partai NasDem.

Menurut Plate, pernyataan sumir yang diutarakan oleh Yusril kepada partainya adalah kampanye politik adu domba dan politik blackmail.

Ia mengungkapkan, hal yang seperti ini yang paling dijauhi partainya. Dengan begitu (bukan cara Yusril), Plate berharap dapat menghasilkan Gubernur dan Wakil Gubernur sesuai harapan rakyat DKI Jakarta.

” Kami sebetulnya tidak ingin menanggapi cara berkampanye yang bukan kontestasi gagasan, itu cara kami menanggapi pendapat yang bersangkutan (Yusril),” ujarnya.

Johnny Plate mengatakan, NasDem bersama Teman Ahok mendukung dan mengusung Ahok- Heru maju secara perorangan atau independen itu berdasarkan gagasan. Selain itu juga karena kompetensi dan integritas Ahok bersama Heru dalam membangun DKI Jakarta.

Hal tersebut yang membedakan NasDem dengan partai lain, termasuk partainya Yusril dan partai pendukungnya yang lain.

” Dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta, NasDem menyambut baik persaingan politik yang mengutamakan kontestasi gagasan, kompetensi, integritas, dan pengalaman paket calon dalam membangun DKI Jakarta,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (5/4/2016).

Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI ini kembali menegaskan perlunya membangun demokrasi dengan cara-cara yang elegan dan positif. Bukan dengan cara-cara yang hanya memainkan isu, yang justru dapat melukai masyarakat. Apalagi dengan cara fitnah dan blackcampaign yang selama ini banyak dilakukan oleh pesaing Ahok- Heru di pencalonan Gubernur DKI Jakarta.

” Kami ajak semua kontestan Pilgub DKI Jakarta untuk bersaing secara sehat dan membangun demokrasi di DKI Jakarta yang lebih baik. Dengan harapan, momentum Pilgub DKI ini menjadi barometer demokrasi di Indonesia,” tegasnya mengingatkan Yusril.

Sebelumnya Yusril menyebut-nyebut NasDem saat ditanya wartawan soal keikutsertaannya dalam konvensi calon Gubernur DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Partai Gerindra. Sebagaimana diketahui, Partai Gerinda saat ini sedang mengalami pemberitaan buruk akibat ulah oknum anggotanya yang ditangkap Komisi anti rasuah Indonesia, KPK. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline