Bahrum Daido : Tabrakan Batik Air-Trans Nusa, Pilot Memaksakan Diri Take Off

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Pesawat Batik Air tabrakan dengan TransNusa di Bandara Halim Perdanakusuma- Jakarta.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menginvestigasi tabrakan Batik Air dan TransNusa yang terjadi Senin 4 April 2016 yang lalu.
Butuh waktu sekitar 4 bulan buat KNKT sampai mengeluarkan laporan final.
Menurut DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa kejadian itu merupakan kesalahan Pilot dari pesawat Batik Air, walaupun sudah diperintahkan oleh AirNav untuk take off, tetapi jika pandangan mata tidak clear, maka pesawat tidak boleh terbang.
” Karena pada saat pesawat Batik Air mau siap- siap untuk take off, masuklah pesawat Trans Nusa ke Runway, akhirnya pesawat Batik Air terhalang oleh pesawat Trans Nusa. Tetapi, walaupun terhalang oleh pesawat Trans Nusa, mengapa Batik Air tetap memaksakan take off?” ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantara.com di gedung Nusantara 1 DPR RI- senayan, pada Selasa 12 April 2016.
Lebih lanjut Bahrum memaparkan bahwa Pilot Batik Air terlalu memaksakan diri untuk take off. Menurut Pilot Batik Air, katanya mengikuti instruksi AirNav dari menara. Padahal seharusnya, walaupun AirNav dari Menara memerintahkan take off dan menyatakan clear, tetapi jika Pilot dilapangan melihat tidak clear, seharusnya jangan terbang.
” Sama ketika pesawat dalam kondisi sudah terbang, tiba- tiba ada awan Kumulonimbus (sebuah awan vertikal menjulang yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya, red.), walaupun Air Nav memerintahkan lurus, tetapi Pilot harus punya inisiatif lapangan untuk belok menghindari awan Kumulonimbus tersebut, untuk menghindari bahaya dan resiko kecelakaan,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.
Jadi, lanjutnya, dengan peristiwa tersebut, kita evaluasi pertama, bahwa bandara Halim Perdana Kusuma merupakan bandara dengan kapasitas kecil dan tidak cocok untuk penerbangan komersil, bandara Halim cocoknya untuk bandara militer.
” Kami beranggapan bahwa untuk bandara Halim difokuskan saja untuk bandara militer. Sedangkan penerbangan komersil yang sekarang di Halim, ditarik kembali ke bandara Soetta (Soekarno Hatta Cengkareng). Kalau memang di bandara Soetta sudah terlalu padat, kan bisa dialihkan ke bandara Pondok Cabe, kan sudah bisa digunakan untuk penerbangan komersil itu,” jelas Bahrum Daido.
Kemudian kedua, mengenai bandara militer, tegas Bahrum, sebenarnya Halim juga tidak cocok untuk bandara militer, sebab untuk bandara militer paling tidak jaraknya minimal 30 KM dari pemukiman penduduk.
” Sedangkan bandara Halim ada ditengah- tengah pemukiman penduduk, seharusnya minimal 30 KM jaraknya. Jadi sesungguhnya bandara Halim itu, untuk bandara militer saja tidak cocok, apalagi untuk penerbangan komersil,” pungkas Bahrum Daido di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional