logo seputarnusantara.com

Yanes Murib Adakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Pimaskap

Yanes Murib Adakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Pimaskap

Yanes Murib, MM., (ketiga dari kiri), Anggota DPD/ MPR RI dari Provinsi Papua, saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Sentani- Papua

4 - Mar - 2016 | 12:56 | kategori:Headline

Jayapura. Seputar Nusantara. Pada tahun 2016 ini, kembali dimulai kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yakni Pancasila, UUD’ 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Untuk itu Anggota DPD RI dari Provinsi Papua, Yanes Murib, MM., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bekerjasama dengan Pimaskap (Persatuan Intelektual Masyarakat Kabupaten Puncak).

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar oleh Yanes Murib dilaksanakan di Kampung Harapan Sentani, Provinsi Papua.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2016, dengan Nara Sumbernya adalah Yanes Murib, MM.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut diikuti oleh 150 orang.

Dalam paparannya, Yanes Murib menjelaskan bahwa MPR terdiri atas Anggota DPR dan Anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. MPR merupakan Lembaga Permusyawaratan Rakyat yang berkedudukan sebagai Lembaga Negara.

Berdasarkan ketentuan Pasal 5 Undang-undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), MPR mempunyai tugas : memasyarakatkan ketetapan MPR; Memasyarakatkan Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika ; Mengkaji system ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 2015, serta pelaksanaannya ; dan Menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurut Yanes Murib, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara mempunyai tujuan diantaranya; untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR, serta untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini lebih diutamakan kepada para intelektual masyarakat. Karena para intelektual masyarakat juga merupakan ujung tombak pembangunan bangsa.

Dalam paparannya, Yanes Murib menekankan akan pentingnya masalah hukum, HAM (Hak Azasi Manusia) dan Politik. Sebab, dengan penegakan hukum, maka kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara akan tertib dan sesuai dengan aturan perundang- undangan yang berlaku.

Sedangkan dengan adanya HAM, maka kehidupan masyarakat akan saling menghormati dan menjaga toleransi dalam kehidupan sehari- hari. Sebab, manusia mempunyai hak azasi secara pribadi, tetapi dibatasi juga dengan hak azasi orang lain.

Kemudian, dengan penjelasan mengenai politik, diharapkan masyarakat memahami akan arti politik bagi pembangunan nasional. Sebab, dengan stabilitas politik yang kondusif, maka pembangunan nasional akan berjalan dengan baik dan iklim investasi juga akan berkembang di Indonesia. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline