Taufiqulhadi : Referendum Bukanlah Solusi Untuk Persoalan di Tanah Papua

Drs. T. Taufiqulhadi, M. Si., Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Drs. T. Taufiqulhadi, M. Si., secara tegas mengatakan bahwa memisahkan diri dengan cara referendum bukanlah jalan keluar dalam menyelesaikan permasalahan di tanah Papua.
Hal tersebut disampaikan Taufiq menanggapi tuntutan pemungutan suara (referendum) yang disuarakan Beny Wenda dan Gerakan Bersatu Pembebasan Papua Barat di London, beberapa waktu lalu.
” Tentu saja kita menolak ini (referendum). Karena dalam kerangka NKRI dengan wilayah yang terbentang dari ujung Sabang hingga Merauke, tidak ada (mengenal) istilah semacam itu,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (7/5/2016).
Oleh karenanya, Taufiq berharap kepada Pemerintah untuk lebih mengintesifkan komunikasi kepada daerah yang memiliki potensi memisahkan diri.
” Mesti dilihat secara komprehensif apa yang menjadi latar belakang dan persoalannya, sehingga masih ada sekelompok masyarakat di Papua yang berkeinginan untuk melepaskan diri dari Indonesia. Kalau ini persoalan ketidakadilan, maka ketidakadilan itulah yang harus kita selesaikan,” tuturnya.
Papua, sesuai UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang otonomi khusus bagi Provinsi Papua, adalah daerah berstatus otonomi khusus. Tidak hanya dalam pengelolaaan daerah saja yang khusus, akan tetapi dalam porsi anggaran pun berbeda dengan daerah yang lain. Ia memiliki anggaran yang jauh lebih besar dibandingkan provinsi lainnya.
Hanya saja, dia berpandangan, baik Papua dan Papua Barat, dengan status otonominya saat ini, belum bisa dikelola secara baik dan maksimal oleh pemerintah daerah. Tidak heran jika hingga saat ini masih ditemukan beberapa program pembangunannya belum merata dirasakan oleh masyarakatnya.
“ Semestinya perlu ada pendampingan dalam penggunaan anggarannya. Sehingga jangan sampai keuangan tersebut digunakan secara serampangan serta tidak tepat guna oleh pemerintah daerah di sana,” ujarnya.
Karena kalau hal tersebut dibiarkan, Taufiq meyakini persoalan ketimpangan sosial ini akan terus menjadi isu dalam upaya memisahkan diri dari Indonesia.
Persoalan HAM yang kadangkala disuarakan oleh kelompok separatis, menurutnya sudah tidak tepat. Sebab Indonesia secara hukum, sangat menghargai HAM itu sendiri.
“ Tidak bisa karena adanya pelanggaran HAM menjadi alasan untuk memisahkan diri. Dalam hal ini, sangat jelas berbeda konteks Indonesia sebagai negara yang memiliki kedaulatan sehingga dengan mudahnya dicabik-cabik dengan dalih itu. Jika memang ada bukti pelanggaran di daerah Papua Barat atau Papua, kan bisa meminta kepada Pemerintah (Indonesia) untuk mengusutnya, tidak perlu dibawa- bawa ke negara lain sambil menyerukan lepas dari NKRI,” pungkasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional