logo seputarnusantara.com

Carles Simaremare Sosialisasi 4 Pilar Untuk Penguatan Persatuan Bangsa

Carles Simaremare Sosialisasi 4 Pilar Untuk Penguatan Persatuan Bangsa

Pdt. Carles Simaremare, S. Th., M. Si., Anggota DPD/ MPR RI dari Provinsi Papua saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Sentani- Jayapura

24 - Jun - 2016 | 15:38 | kategori:Headline

Jayapura. Seputar Nusantara. Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Pdt. Carles Simaremare, S.Th, M. Si., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yakni Pancasila, UUD’ 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bekerjasama dengan Pengurus Gereja GIDI Sentani Kab. Jayapura. Peserta kegiatan jemaat dan masyarakat sekitar gereja.

Pelaksanaan kegiatan hari selasa tanggal 14 Juni 2016.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar oleh Pdt. Carles Simaremare dilaksanakan di Sentani- Jayapura, Provinsi Papua.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut diikuti oleh 150 orang.

Dalam paparannya, Pdt. Carles Simaremare menjelaskan bahwa MPR terdiri atas Anggota DPR dan Anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. MPR merupakan Lembaga Permusyawaratan Rakyat yang berkedudukan sebagai Lembaga Negara.

Berdasarkan ketentuan Pasal 5 Undang-undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), MPR mempunyai tugas : memasyarakatkan ketetapan MPR; Memasyarakatkan Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika ; Mengkaji system ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 2015, serta pelaksanaannya ; dan Menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurut Pdt. Carles Simaremare, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara mempunyai tujuan diantaranya; untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR, serta untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Carles menekankan agar para pengurus Gereja selalu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan kelompok-kelompok masyarakat, khususnya para pemuda.

“ Saya tekankan, agar generasi muda Papua diharapkan dapat menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Sebab di pundak generasi mudalah bangsa ini dipertaruhkan,” ungkap Carles Simaremare.

Carles memaparkan bahwa bangsa Indonesia dengan falsafah Pancasila, tentu akan menjadi bangsa yang maju dan besar jika generasi mudanya mau dan mampu mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafeta kepemimpinan nasional.

“ Selain itu, persatuan dan kesatuan bangsa kita harus kuat agar dapat terhindar dari rongrongan bangsa lain yang ingin memecah belah persaudaraan di Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda sebagai generasi penerus bangsa, harus mampu menangkal rongrongan dari asing tersebut,” tegas Carles Simaremare.

Dengan perkembangan teknologi dan informasi sekarang ini, lanjutnya, penetrasi pengaruh dari luar negeri sangat gencar. Akses informasi demikian deras dari luar, sehingga bangsa Indonesia harus punya benteng yang kuat untuk membendung pengaruh negatif dari asing.

” Zaman sudah modern. Teknologi dan informasi demikian cepat. Kita harus punya benteng untuk menangkal pengaruh negatif dari luar negeri. Maka Pancasila sebagai benteng Bangsa Indonesia akan mampu menangkal rongrongan pengaruh negatif dari luar negeri,” pungkas Carles Simaremare. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline