Sulaeman Hamzah : Kami Apresiasi Pemerintah Bisa Jaga Stabilitas Pangan
H. Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Dapil Papua
Jakarta. Seputar Nusantara. Stabilitas produksi dan harga pangan menjadi salah satu fokus di awal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).
Dari 12 komoditas strategis, ada yang menunjukkan perkembangan positif, namun ada juga yang perlu dibenahi lebih lanjut.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menjelaskan untuk beras dipastikan tidak ada impor pada tahun ini.
Stok yang tersedia sekarang adalah dua juta ton. Harga yang tersedia di pasar juga cukup stabil.
Stok sampai hari ini beras 2 juta ton dan cukup sampai Mei 2017 untuk rastra (beras sejahtera), dan tidak ada masalah
Menurut H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, dirinya mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh Kementerian Pertanian RI.
” Kementerian Pertanian sekarang ini jauh lebih maju dari tahun- tahun sebelumnya. Memang ada kontroversi kalau kita lihat di media, antara Badan Statistik dengan Kementerian Pertanian, ada selisih data,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Senin 24 Oktober 2016.
Sulaeman memaparkan bahwa setelah dilakukan penelitian ulang dan dilakukan klarifikasi, cadangan beras saat ini mencapai 2 Juta ton. Sehingga cadangan beras tersebut bisa mencukupi kebutuhan nasional sampai bulan Mei 2017.
” Kebutuhan beras nasional saat ini masih dibawah 2 juta ton. Sehingga mencukupi sampai tahun depan, ditambah dengan panen padi pada masa mendatang, sehingga untuk beras kita tidak perlu ada impor, karena sangat mencukupi,” terang Sulaeman, Anggota DPR dari Dapil Papua ini.
Kemudian, lanjutnya, soal jagung, produksi kita melimpah. Sehingga impor jagung menurun dari tahun sebelumnya, bahkan penurunannya sampai 60%. Untuk memenuhi kebutuhan memang masih impor jagung.
” Selanjutnya untuk komoditas kedelai, produksi kita memang jalan ditempat. Kedelai memang kurang diminati oleh petani kita, sehingga produksi kedelai belum bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Selain harga kedelai murah, komoditas kedelai juga kualitasnya menurun disebabkan oleh pergantian iklim,” ucap Sulaeman.
Kalau target 3 tahun kedepan oleh Kementerian Pertanian mengenai komoditas Padi, Jagung dan Kedelai harus swasembada, memang yang mengalami hambatan adalah kedelai. Namun, untuk padi dan jagung bisa swasembada 3 tahun kedepan.
” Persoalan berikutnya adalah masalah beras premium, karena produksi beras premium sangat sedikit. Karena kelompok menengah keatas, mengkonsumsi beras premium, sehingga tahun- tahun kedepan harus dioptimalkan kembali,” ungkapnya.
Sulaeman menjelaskan, ada kelompok menengah keatas yang memang memerlukan beras premium, ini yang perlu ditingkatkan produksi beras premium. Untuk tahun 2017 memang ada pengurangan anggaran Kementerian/ Lembaga yang cukup signifikan. Mengenai Mitra Komisi IV DPR, khsususnya Kementerian Pertanian dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dengan anggaran yang tersedia bisa mengcover seluruh kegiatan.
” Agar stabilitas pangan dan harga terjaga, maka dibuatlah program mekanisasi dan pembangunan jaringan irigasi tersier, kemudian ada juga program pencetakan sawah baru. Nah dengan tiga hal ini, maka produktifitas pertanian akan semakin meningkat dan tentunya kualitas mutunya semakin membaik,” pungkas Sulaeman Hamzah. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional