Kresna Dewanata Phrosakh : Sertifikasi Guru, Supaya Guru Lebih Profesional

Kresna Dewanata Phrosakh, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Guru diminta untuk meningkatkan kompetensi kerja guna mendukung kualitas pendidikan.
Semangat peningkatan mutu pendidikan harus menjadi prioritas dan ditanamkan dalam diri seluruh guru.
Menurut Kresna Dewanata Phrosakh, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, bahwa jika seorang guru kompetensinya bagus, maka outputnya juga akan bagus.
” Tetapi, jika kompetensi gurunya masih jauh dari standar yang telah ditentukan, maka hasilnya tentu kurang baik bagi dunia pendidikan kita,” ungkap Kresna kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Kamis 19 Januari 2017.
Menurut Kresna, berkualitas atau tidaknya seorang peserta didik, itu tergantung kompetensi dari para gurunya. Selain itu, pihaknya juga meminta para guru untuk memberikan pendidikan tidak hanya di bidang akademis, tetapi juga pendidikan karakter bagi para siswanya.
” Pendidikan karakter ini sangat penting untuk membentuk pribadi siswa yang baik sebagai penentu masa depan bangsa,” kata Kresna, Politisi Partai NasDem ini.
Selama ini, lanjutnya, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar guru semakin profesional, misalnya melalui program sertifikasi guru SD hingga SMA, serta memberikan tunjangan khusus untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guru dan lainnya.
” Kalau melihat data- data yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat Raker tadi, jumlah anggaran untuk sertifikasi sekitar 26 sampai 30 ribu guru. Namun kenyataannya sudah mencapai sekitar 56 ribu guru, artinya ini sudah melebihi target yang telah ditentukan,” terang Kresna.
Jadi, lanjutnya, ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Menurutnya, yang terpenting adalah jangan sampai sertifikasi guru ini menghilangkan marwah para pendidik dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk mencerdaskan anak bangsa.
” Jangan sampai para guru berlomba- lomba hanya untuk mengejar sertifikasi, tetapi melupakan tugas dan kewajibannya. Yang perlu dipahami adalah bahwa sertifikasi merupakan hak guru. Sehingga guru harus tetap mengajar dengan baik, masalah sertifikasi itu merupakan haknya,” tegas Anggota Komisi X DPR RI ini.
Oleh karena itu, jelasnya, kalau misalnya ada hal- hal terkait administrasi sertifikasi seorang guru, maka jangan sampai hanya karena ingin melengkapi administrasi sertifikasi, seorang guru meninggalkan kelas dan tidak mengajar.
” Misalnya memang terpaksa harus menyelesaikan administrasi sertifikasi dan meninggalkan kelas, maka harus ada guru penggantinya. Tadi saya juga sudah sampaikan ke Bapak Menteri Pendidikan, agar masalah sertifikasi ini bisa selesai di tahun 2017, sehingga para guru bisa mengajar dengan tenang dan dapat secara profesional mendidik,” ucap Kresna dengan mantap.
Mengenai nominal dana sertifikasi, Kresna menjelaskan bahwa dirinya menilai kalau dana sertifikasi itu relatif, tergantung bagaimana pertanggungjawaban di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
” Misalkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengajukan sekian, maka realisasinya bagaimana dan hasilnya bagaimana. Jadi hal- hal seperti ini yang menjadi pertimbangan,” jawab Kresna dengan diplomatis.
” Tata kelola dana sertifikasi harus diperbaiki. Kemudian mengenai kualifikasi guru yang mendapatkan sertifikasi, ada masukan dari para guru, misalnya mendapatkan nilai 80 atau 75. Nah ini yang perlu dikaji, apakah nilainya dikurangi atau tetap. Menurut saya nilainya tetap saja, namun yang perlu didorong adalah bagaimana agar para guru dapat dengan mudah lulus sertifikasi,” pungkas Kresna di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional