logo seputarnusantara.com

Azam Azman Natawijana : Pilih Agus- Sylvi Agar Jakarta Maju dan Sejahtera

Azam Azman Natawijana : Pilih Agus- Sylvi Agar Jakarta Maju dan Sejahtera

Ir. H. Azam Azman Natawijana, MM., Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat

2 - Feb - 2017 | 23:00 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tinggal beberapa hari lagi.

Perhelatan pesta demokrasi tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 15 Februari 2017.

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dinilai sebagai sosok pemimpin yang humanis dan pembela kaum papa.

Hal itu terlihat dari program- program yang diajukannya, antara lain program Rp 1 miliar per- RW, Rp 50 juta untuk UMKM, dan Rp 5 juta buat rakyat miskin.

Lewat program itu membuktikan bahwa Agus dan Sylvi adalah sosok pemimpin yang mewakili rakyat miskin Jakarta. Keduanya akan menjadi dambaan dan harapan untuk kesejahteraan dan kenyamanan warga ibukota.

Agus Yudhoyono akan menjadi Gubernur yang baik.

Menurut Ir. H. Azam Azman Natawijana, MM., Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Periode 2014- 2019, bahwa setiap pemimpin itu, baik itu Bupati/ Walikota/ Gubernur bahkan Presiden sekalipun, harus mengedepankan sisi- sisi kemanusiaan.

” Sebab yang dipimpin itu kan manusia, bukan robot atau mesin. Manusia itu mempunyai harga diri, karakter, martabat, kemauan dan perasaan, sehingga seorang pemimpin tidak bisa memperlakukan bawahan dan rakyatnya bagaikan robot atau mesin,” ungkap Azam kepada seputarnusantara.com di Hotel Crown Plaza- Semanggi Jakarta, pada Kamis 2 Februari 2017.

Lebih lanjut Azam menjelaskan bahwa, manusia tidak bisa diperlakukan sewenang- wenang oleh pemimpinnya. Karena manusia punya harkat dan martabat yang harus diperlakukan secara manusiawi.

” Oleh karena itu, seorang pemimpin harus menghargai dan menghormati rakyatnya. Ini yang saya cermati termasuk di Jakarta sebagai Ibukota Negara. Dari 3 pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, saya mencermati sosok Mas Agus Yudhoyono dan Bu Sylviana Murni sangat cocok dan tepat memimpin Jakarta untuk 5 tahun yang akan datang,” tegas Azam, Politisi Partai Demokrat ini.

Azam memaparkan alasan mengapa Agus- Sylvi adalah pemimpin yang sangat tepat di Jakarta. Menurutnya, Agus Yudhoyono mempunyai latar belakang dan prestasi di militer yang sangat cemerlang, merupakan lulusan terbaik Akademi Militer.

” Mas Agus Yudhoyono disamping cemerlang di militer dan menguasai ilmu keamanan pertahanan, serta teritorial, beliau juga lulusan beberapa perguruan tinggi luar negeri. Mas Agus mendapatkan gemblengan di militer sehingga kepemimpinannya sangat matang. Kemudian, beliau juga memperoleh gelar 3 Master dibeberapa perguruan tinggi, Mas Agus ini sangat hebat,” ucap Azam, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini.

Dengan latar belakang militer dan gelar 3 Master, lanjutnya, membuat Agus Yudhoyono menjadi sosok pemimpin yang menguasai persoalan keamanan dan teritorial, serta merupakan pemimpin yang cerdas, sehingga akan mampu memajukan Jakarta dan mensejahterakan rakyatnya.

” Sedangkan Bu Sylvi merupakan sosok birokrat yang meniti karier dari bawah dan bergelar Profesor Doktor, sehingga memahami dan menguasai betul persoalan birokrasi dan pemerintahan Jakarta. Bu Sylvi pernah menjabat sebagai Walikota Jakarta Pusat dan Deputi Gubernur, ini merupakan bekal pengalaman yang cukup baik untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta,” terangnya.

Dengan segudang pengalaman di birokrasi pemerintahan DKI Jakarta, sosok Sylviana Murni akan mampu mengelola birokrasi dan pemerintahan di Jakarta. Sehingga, kombinasi antara Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni saling melengkapi dan akan menjadi pemimpin yang memajukan Ibukota dan mensejahterakan rakyatnya.

” Jakarta ini sebagai Ibukota Negara merupakan barometernya Indonesia. Jika Jakarta maju dan masyarakatnya sejahtera, maka Indonesiapun akan maju dan rakyatnya- pun akan sejahtera. Rakyat seluruh Indonesia selalu menyoroti Jakarta sebagai Ibukota Negara. Kalau Jakarta dipimpin oleh sosok yang cerdas dan humanis, maka Jakarta akan maju,” imbuhnya.

Siapapun yang jadi Gubernur di Jakarta, lanjutnya, harus melanjutkan program- program yang baik di Ibukota. Kalau program tersebut baik perlu dilanjutkan dan ditingkatkan, sedangkan kalau kurang baik jangan dilanjutkan. Kalau ada program Gubernur incumbent yang tidak baik dan menyakiti hati rakyat, jangan dilanjutkan oleh Gubernur yang baru.

” Kita sebagai orang Islam dan mayoritas penduduk DKI Jakarta ini adalah muslim, sebagai seorang muslim yang taat kita punya keyakinan dan punya kewajiban untuk memilih pemimpin. Nah, keyakinan dan kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah memilih pemimpin yang beragama Islam dan bisa memimpin kita. Ini merupakan tuntunan ajaran agama Islam yang harus kita patuhi bersama,” tegas Azam Azman Natawijana.

Sebab, lanjutnya, kalau ajaran Agama Islam tidak kita patuhi, berarti kita mengingkari aqidah Agama Islam. Apakah kita mau dan mampu mengingkari aqidah kita yang merupakan tuntunan ajaran Agama Islam? Tentu tidak, sebab kalau kita mengingkari aqidah ajaran agama Islam, maka aqidah kita patut dipertanyakan.

” Saya berpesan kepada seluruh warga DKI Jakarta yang merupakan mayoritas Islam, pilihlah pemimpin yang satu aqidah. Jangan pilih pemimpin yang beda aqidah. Kemudian, pilihlah pemimpin yang bisa menghargai orang, menghargai bawahannya, menghargai rakyatnya dan mempunyai sisi- sisi kemanusiaan,” ucap Azam dengan mantap.

Menurutnya, seorang pemimpin harus mempunyai sifat dan sikap yang baik. Karena dengan sifat dan sikap yang baik, maka pemimpin tersebut akan mampu mengelola pemerintahan dan rakyatnya dengan penuh tanggungjawab dan rasa kemanusiaan.

” Nah, sifat dan sikap yang baik ini ada di sosok Mas Agus dan Bu Sylvi. Saya himbau kepada warga Jakarta, mari tanggal 15 Februari 2017 nanti, kita berduyun- duyun ke TPS untuk memilih calon yang beragama Islam, berpengalaman di birokrasi dan kepemimpinan, santun, dan memahami masalah keamanan dan teritorial. Calon tersebut adalah pasangan Agus- Sylvi,” tegas Azam.

Azam menambahkan, kalau DKI Jakarta ini dikelola dengan baik dan rakyatnya tidak takut dengan Gubernurnya, maka Jakarta sebagai barometer Indonesia, tentu akan menjadi contoh bagi daerah lainnya. Sosok Agus- Sylvi yang mempunyai kecerdasan dan pengalaman yang sangat luar biasa, tentu akan memajukan Ibukota ini.

” Masyarakat Jakarta harus jernih dalam berpikir dan pilih pemimpin yang cerdas, berpengalaman, santun dan menghargai rakyatnya. Sosok Agus- Sylvi merupakan pemimpin yang didambakan warga Jakarta. Masyarakat Jakarta akan tenang, damai dan tentram jika dipimpin oleh Agus- Sylvi,” ungkap Azam.

” Saya berpesan pertama, warga DKI Jakarta jangan tergoda dengan Money Politics. Kedua, ayo warga DKI Jakarta berbondong- bondong ke TPS pada tanggal 15 Februari 2017 untuk mencoblos dan turut menjadi saksi agar tidak terjadi penyimpangan. Ketiga, saya himbau kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk ikut mengawasi menjelang, pada saat dan setelah Pilkada DKI Jakarta, khususnya malam hari H pencoblosan, agar tidak ada serangan fajar berupa Money Politics. Keempat, saya himbau kepada seluruh warga Jakarta agar jangan jadi Golput, gunakan hak pilihnya dan tentunya pilih Agus- Sylvi demi Jakarta yang maju, bermartabat, dan rakyat sejahtera,” pungkas Azam Azman Natawijana di penghujung wawancara. (Aziz).

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline