Baca Pleidoi, Amran Akui Beri Uang ke Komisi V DPR RI Sebagai Souvenir

Amran HI Mustary, tersangka suap
Jakarta. Seputar Nusantara. Amran HI Mustary mengaku memberikan amplop berisi uang kepada anggota Komisi V DPR RI ketika melakukan kunjungan kerja di Maluku.
Namun Amran menyebut pemberian itu sebagai souvenir tanpa maksud menyuap.
Hal itu disampaikan Amran saat membacakan pleidoi atas tuntutan jaksa penuntut umum KPK dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta.
Amran, yang merupakan Kepala Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara nonaktif, dituntut hukuman pidana penjara 9 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar.
“Pada saat kunjungan kerja Komisi V (DPR) di Maluku, pada waktu itu kami ingin berikan souvenir dan oleh-oleh. Akhirnya kami memberikan amplop berisi uang. Tidak ada niat kami untuk menyuap Komisi V DPR terkait program aspirasi. Masalah program aspirasi, Damayanti, Andi Taufan Tiro, Budi Supriyatno, Musa Zainuddin, saya tidak tahu,” kata Amran dalam sidang, Rabu (29/3/2017).
“Jadi fee 8 persen adalah permintaan yang bersangkutan, dalam hal ini Damayanti terhadap Abdul Khoir (Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama), karena mereka sudah saling kenal. Terhadap Musa Zainuddin, Andi Taufan Tiro, dan Budi Supriyatno, saya tidak pernah bicara fee. Toh saya baru kenal mereka di Maluku saat kunjungan kerja,” tutur Amran.
Dia mengaku sama sekali tak terlibat transaksi antara Abdul Khoir dan para anggota Komisi V DPR.
“Berapa besar dan bagaimana penyerahannya, saya tidak tahu. Saya tahu saat pemeriksaan saksi di pengadilan,” ucap Amran.
Meski begitu, Amran mengaku menerima uang dari para pengusaha, di antaranya Abdul Khoir, So Kok Seng alias Aseng (Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa), dan Hong Artha John Alfred (Direktur PT Sharleen Raya-JECO Group).
“Saya gunakan untuk keperluan pribadi dan sudah saya serahkan ke rekening KPK,” ujar Amran.
“Saya tidak bermaksud melawan tuntutan jaksa penuntut umum, tapi hanya ingin menjelaskan permasalahan sebenarnya yang terjadi. Saya sangat menyesal, penyesalan yang saya rasakan mendalam. Saya menyerahkan pada majelis hakim untuk menilai ungkapan hati saya,” kata Amran sambil terisak.
Mengakhiri pleidoinya, Amran juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) karena perkaranya membuat proyek pembangunan jalan di Maluku terhambat.
Dalam berkas dakwaan, Amran disebut menerima suap dari Abdul Khoir sebesar Rp 7,275 miliar dan SGD 1.143.846; dari Aseng Rp 4,980 miliar; dari Alfred Rp 500 juta; dari Komisaris PT Papua Putra Mandiri Henock Setiawan alias Rino Rp 500 juta; dan dari Direktur CV Putra Mandiri Charles Franz alias Carlos sejumlah Rp 600 juta. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi