Sulaeman Hamzah : Penuhi Kebutuhan Nasional, Kementan Genjot Komoditas

H. Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR
Jakarta. Seputar Nusantara. Produksi jagung di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur melimpah.
Lamongan pun siap mengekspor jagung ke Malaysia.
Dalam keterangan tertulis dari Kementan, Rabu (29/3/2017), Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesi (APJI), Sholahuddin mengatakan, Lamongan dapat mengekspor jagung ke Malaysia sekitar 500 ribu ton pada tahun ini.
Ekspor tersebut bisa ditingkatkan karena potensi lahan cukup luas dan petani Lamongan sudah berpengalaman menanam jagung.
Bahkan dengan modernisasi penanaman jagung, produktivitas jagung di Lamongan bisa ditingkatkan lebih dari 10 ton per hektare.
“Setiap tahun bisa tanam jagung dua kali,” kata Sholahuddin.
Menurut H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, bahwa seluruh komoditas memang sedang digenjot oleh Kementerian Pertanian agar maksimal hasilnya.
” Sekarang sudah mulai kelihatan hasilnya. Kinerja Kementerian Pertanian dalam rangka meningkatkan hasil komoditas patut untuk kita apresiasi,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Senin 3 April 2017.
Sulaeman lebih lanjut memaparkan, kinerja Kementerian Pertanian ini sangat luar biasa. Kalau terkait dengan ekspor komoditas, ini harus disinergikan dengan Kementerian terkait. Sebab, Kementerian Pertanian tidak akan bisa melakukan ekspor kalo tanpa sinergi dengan Kementerian lain.
” Jadi, khusus mengenai ekspor jagung dari Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya, ini merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan bagi kita. Oleh karena itu, kita patut apresiasi prestasi ekspor jagung dari Jawa Timur ini. Untuk beberapa wilayah lain di Indonesia, juga sudah bisa memenuhi kebutuhan akan komoditas dalam negeri,” terang Sulaeman Hamzah, Politisi Partai NasDem dari Dapil Papua ini.
Selanjutnya, ungkap Sulaeman, mengenai komoditas jagung ini, lebih banyak digunakan untuk pakan ternak. Oleh karena itu, harus dimaksimalkan lagi komoditas dasar lainnya yang dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, seperti kedelai, beras, dll. Hal ini supaya kebutuhan dasar untuk manusia bisa terpenuhi dari hasil didalam negeri.
” Maka, harus digenjot komoditas untuk kebutuhan manusia seperti kedelai, beras, dll, baik itu dari segi produksi maupun harganya harus stabil. Sekarang ini yang belum memenuhi target produksi adalah kedelai. Sebab, disamping masalah lahan, juga masalah ketertarikan petani untuk menggarap kedelai ini masih minim,” tegasnya.
Kementerian Pertanian, sambungnya, memang mempunyai target yang tinggi untuk menggenjot produksi kedelai. Sebab, kedelai ini belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga dikejar betul oleh Kementerian Pertanian agar mencapai target produksi.
” Masalah kedelai ini terkait dengan harga dan rumitnya mengelola komoditas ini. Sehingga masih sedikit petani yang mau menggarap dan mengelola komoditas kedelai. Sehingga dibutuhkan rangsangan, agar para petani mau menggarap dan mengelola komoditas kedelai,” ucap Sulaeman Hamzah.
” Disamping mengejar pemenuhan kebutuhan nasional, yang harus dikejar juga mengenai kualitas komoditas. Karena untuk kualitas ini kita masih kalah dengan negara lain, seperti beras, harus ditingkatkan kualitasnya. Makanya ada impor beras, karena untuk memenuhi kebutuhan beras kelas premium,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz).
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi