Imam Suroso : Trafficking itu Kejahatan Kemanusiaan, Harus Diberantas

H. Imam Suroso, S. Sos., SH., MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan
Jakarta. Seputar Nusantara. Trafficking (perdagangan manusia) adalah kejahatan kemanusiaan.
Perdagangan manusia merupakan tindakan melanggar hukum, yang pelakunya bisa dijerat dengan hukum pidana.
Beberapa waktu yang lalu, di wilayah Condet- Jakarta Timur berhasil dibongkar dan digerebek oleh pihak Kepolisian kasus perdagangan manusia. Perdagangan manusia tersebut berkedok penyaluran tenaga kerja.
Menurut H. Imam Suroso, S. Sos., SH., MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, bahwa perdagangan manusia apapun bentuknya, itu sudah melanggar hukum dan pelakunya harus ditindak tegas dengan hukuman yang berat.
” Perdagangan manusia merupakan kejahatan dan melanggar hukum. Pelakunya harus ditindak tegas dan diberi hukuman yang berat. Pelaku pedagangan manusia hukumnya wajib untuk dipidana. Untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan orang lain yang berniat melakukan, disamping diberi hukuman pidana, kasusnya juga perlu di Blow Up di media, agar tersebar beritanya,” ungkap Imam Suroso, Politisi PDI Perjuangan ini.
Tujuan dari hukuman pidana dan Blow Up di media, agar pelaku perdagangan manusia dan orang- orang yang berniat melakukannya, mendapatkan efek jera. Sehingga di kemudian hari tidak mengulang lagi perbuatannya dan orang- orang yang tadinya mau melakukan, mengurungkan niatnya karena takut.
” Saya sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian yang sudah bertindak cepat membongkar dan menggrebek tempat perdagangan manusia yang berkedok pengerahan tenaga kerja tersebut. Saya juga mengapresiasi Pak Nusron Wahid selaku Kepala BNP2TKI yang telah bekerja maksimal dalam membongkar kasus tersebut,” tegas Imam Suroso.
Kepada pihak Kepolisian, Imam Suroso menegaskan agar mengembangkan kasus tersebut dan menindaklanjuti pelakunya agar sampai ke persidangan. Sehingga pelakunya mendapatkan hukuman yang berat. Pihak Kepolisian harus berupaya terus untuk mengembangkan kasus tersebut, karena bisa jadi di wilayah lain terjadi juga perdagangan manusia.
” Kepada Menteri Tenaga Kerja dan Kepala BNP2TKI agar memberikan pelayanan yang baik kepada para tenaga kerja dan calon tenaga kerja, agar mereka mendapatkan pekerjaan yang layak bagi kemanusiaan. Para pencari pekerjaan jangan dipersulit, seharusnya justru dipermudah agar mereka cepat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang layak,” ucap Politisi PDI Perjuangan ini.
Imam Suroso memaparkan, dengan mempermudah proses pencarian kerja, maka TKI akan menggunakan jalur resmi (legal). Kalau para pencari kerja dipersulit, maka mereka akan mencari jalan lain dengan jalur illegal (tidak resmi).
” Pemerintah wajib mempermudah para pencari kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kalau pemerintah mempersulit proses pencari kerja, maka mereka akan menggunakan jalur illegal untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini yang perlu diwaspadai oleh kita semua,” tambahnya.
Kemudian, lanjutnya, pemerintah juga wajib memantau, mengawasi dan memberikan perlindungan kepada para pekerja khususnya para TKI yang bekerja di luar negeri. Apabila TKI di luar negeri mempunyai masalah, maka pemerintah sesuai perintah UU, wajib mengawalnya, memberikan jaminan keamanan dan memberikan advokasi kepada TKI yang bermasalah tersebut.
” Contoh kasus yang terjadi di Malaysia akhir- akhir ini. Pemerintah terus memberikan pengawalan dan advokasi terhadap TKI yang bermasalah disana. Saya minta, pemerintah harus serius menangani kasus tersebut, jangan hanya sesaat saja, tetapi harus tuntas,” tegas Imam Suroso.
Jangan sampai, lanjutnya, TKI yang sudah bekerja melalui jalur resmi dan dapat menghidupi keluarganya, namun tidak mendapatkan perlindungan yang maksimal dari pemerintah. Kalau memang sekiranya punya masalah dan harus dipulangkan ke Indonesia, maka pemerintah harus memfasilitasi dan membiayai proses kepulangannya.
” Daripada di luar negeri bermasalah, kemudian digebuki Polisi disana, kemudian karena tidak tahan akhirnya nyuri- nyuri naek kapal seadanya dan tenggelam di lautan, maka lebih baik dipulangkan saja oleh pemerintah,” ungkapnya.
” Para TKI itu kan sebagai Pahlawan Devisa. Maka ketika mereka (para TKI, red.) mendapatkan masalah di luar negeri, pemerintah wajib memfasilitasi dan meng- advokasi TKI tersebut agar dapat keluar dari masalah,” pungkas Imam Suroso di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel