Sulaeman Hamzah Tegaskan Agar Revisi UU Otsus Papua Masuk Prioritas 2018

H. Sulaeman Hamzah, Anggota Baleg DPR
Jakarta. Seputar Nusantara. Provinsi Papua adalah Provinsi yang dulunya bernama Irian Jaya yang kemudian menjadi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yang diberi Otonomi Khusus dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Otonomi Khusus sendiri adalah kewenangan khusus yang diakui dan diberikan kepada Provinsi Papua, termasuk provinsi- provinsi hasil pemekaran Provinsi Papua, untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dan hak-hak dasar masyarakat Papua.
Provinsi Papua sebagai bagian dari NKRI menggunakan Sang Merah Putih sebagai Bendera Negara dan Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan. Otonomi Khusus Papua tertuang dalam UU Nomor 21 tahun 2001.
Menurut H. Sulaeman Hamzah, Anggota Baleg (Badan Legislasi) DPR RI, bahwa perubahan atau Revisi UU No. 21 tahun 2001 mendesak untuk segera dilakukan. Sebab, sejak awal UU Otsus (Otonomi Khusus) Papua dibentuk, sampe sekarang belum ada Revisi.
” Padahal UU Otsus Papua sudah dibentuk sejak 16 tahun yang lalu. Namun, sampe detik ini belum ada Revisi terhadap UU Otsus Papua tersebut. Oleh karena itu, saya tegaskan agar Revisi UU Otsus Papua bisa masuk dalam RUU Prioritas tahun 2018. Sehingga pada tahun 2018, Revisi UU Otsus Papua ini bisa mulai dilakukan,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR RI- Senayan, pada Rabu 18 Oktober 2017.
Sulaeman memaparkan, pada tahun 2014 Revisi UU Otsus Papua rencananya akan mulai dibahas. Namun kemudian dipending karena alasan pergantian rezim. Kemudian diusulkan masuk ke RUU Prioritas tahun 2015, namun lagi- lagi gagal.
” Kemudian pemerintah berjanji akan masuk pada tahun 2016. DPR akhirnya memasukkan pada tahun 2016, namun pemerintah kemudian dengan berbagai alasan tidak memasukkan Revisis Otsus Papua kedalam RUU Prioritas tahun 2016,” terang Sulaeman Hamzah yang juga anggota Komisi IV DPR RI ini.
Dengan belum adanya Revisi UU Otsus Papua, maka payung hukum yang menaungi Papua jadi terbatas. Termasuk, pemekaran Provinsi Papua Barat, hanya berdasarkan pasal yang sangat sedikit. Dengan adanya pemekaran Provinsi Papua Barat, seharusnya ada Revisi UU Otsus Papua secara signifikan.
” Tetapi pemerintah hanya memberikan UU Nomor 35 tahun 2008, termasuk untuk pemekaran Papua Barat, sederhana sekali. UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Otsus Papua sekarang ini sudah tidak efektif lagi, harus ada Revisi terhadap UU No. 21 tahun 2001,” tegas Sulaeman.
Lebih lanjut Sulaeman menjelaskan, Revisi UU Otsus Papua ini sangat mendesak untuk segera dilakukan. Sebab, UU No. 21 tahun 2001 sudah tidak relevan lagi dengan kondisi di Papua dan Papua Barat saat ini.
” Persoalan di Papua dan Papua Barat sangat kompleks. Persoalan HAM, persoalan kesenjangan ekonomi, masalah kesejahteraan, masalah pembangunan, dan lain- lain,” jelas Sulaeman Hamzah, Politisi Partai NasDem ini.
” Demi keutuhan NKRI dan demi kemajuan Papua, maka saya berharap pemerintah pusat supaya memasukkan Revisi UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Otsus Papua ke dalam RUU Prioritas tahun 2018,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz).
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional