logo seputarnusantara.com

KPK Dalami Kaitan Suap Bupati Nganjuk dengan Pencalonan Istrinya

KPK Dalami Kaitan Suap Bupati Nganjuk dengan Pencalonan Istrinya

Taufiqurahman, Bupati Nganjuk- Jawa Timur

26 - Okt - 2017 | 19:40 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Bupati Nganjuk Taufiqurrahman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) diduga menerima suap Rp 298 juta. Uang itu untuk operasional Taufiq dan sang istri Ita Triwibawati. Namun KPK juga mendalami kaitan lain.

Nama Ita sendiri sebenarnya muncul dalam bursa bakal calon Bupati Nganjuk periode berikutnya, menggantikan sang suami. KPK saat ini tengah mendalami kaitan antara uang suap yang diterima Taufiq dengan pencalonan istrinya. KPK menyebut bukan kali ini saja Taufiq menerima suap untuk jual beli jabatan.

“Ita Triwibawati yang merupakan istri dari Bupati yang menurut informasi akan nyalon bersama dengan SA (Lurah di Kabupaten Nganjuk) sebagai wakilnya. Tetapi apakah uang tersebut akan diberikan untuk itu? Ini rasanya masih dalam pengembangan,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam koferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2017).

Adapun untuk suap Rp 298 juta yang membuat Taufiq tertangkap, Basaria mengatakan uang tersebut untuk operasional Taufiq dan istri semata. Tidak ada kaitan dengan Ita.

“Kalau dana yang pada saat ini, pada saat dilakukan tertangkap tangan dengan jumlah Rp 200 jutaan rasanya ada yang nggak cukup, pasti bukan. Ini mungkin hanya untuk biaya operasional dari bupati, istri selama ada di Jakarta,” lanjut Pimpinan KPK ini.

Basaria mengatakan dalam kasus penerimaan suap Rp 298 juta ini, Ita tidak terlibat. Namun Basaria mengatakan, ada hal lain juga yang diusut KPK.

“Apakah istrinya terlibat itu tadi sudah dibacakan untuk sementara dari hasil pemeriksaan tim tidak ada keterlibatan istrinya dalam kasus ini kalau ada pengembangan itu lain hal. Tapi untuk hari ini tidak ada keterlibatannya,” kata Basaria.

Ita yang saat ini menjabat Sekda Jombang akan melanjutkan karir suaminya Taufiqurrahman sebagai Bupati Nganjuk. Dia berencana maju dalam Pilkada 2018 nanti. Salah satu rekomendasi parpol yang sedang dia kejar, kabarnya dari Golkar.

KPK mengamankan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman setelah diduga menerima suap Rp 298 juta yang dititipkan kepada orang kepercayaannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar dan Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi.

Pemberian uang itu disebut terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk Tahun 2017. KPK kemudian menetapkan 5 tersangka dalam kasus ini.

Sebagai tersangka penerima suap yaitu Bupati Nganjuk 2013-2018 Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi. Sementara tersangka pemberi suapnya adalah Kabag Umum Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline