Fadholi : Pemerintah Harus Perhatikan Sarana & Infrastruktur Pertanian

Drs. H. Fadholi, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat)
Jakarta. Seputar Nusantara. Beras tengah jadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.
Harga beras di Indonesia dianggap lebih mahal jika dibandingkan dengan negara sesama produsen beras di ASEAN seperti Vietnam, Thailand, dan Myanmar.
Sementara harga beras di Indonesia sesuai dengan Permendag 47 Tahun 2017 tentang Harga Acuan, harga beras ditetapkan sebesar Rp 9.000/kg, sebelum kemudian aturan tersebut dibatalkan Menteri Perdagangan.
Di pasaran Indonesia, harga beras medium dijual dari kisaran Rp 7.800- Rp 11.000/ kg untuk beras medium.
Sementara untuk beras jenis kualitas premium dijual di kisaran Rp 12.000/ kg.
Bahkan di beberapa swalayan harga beras medium yang sudah dikemas di atas Rp 20.000/kg.
Menurut Drs. H. Fadholi, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat), bahwa dengan kondisi sekarang ini, pertama yang harus dilakukan adalah melakukan operasi pasar agar harga beras stabil.
” Stok beras yang ada di Bulog harus dikeluarkan dan dilakukan operasi pasar, agar harga beras jadi stabi dan stok tercukupi di pasar. Ini sangat penting untuk menghadapi situasi darurat sekarang ini,” ungkap Fadholi kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Kamis 11 Januari 2017.
Menurut Fadholi, kondisi cuaca ekstrim sekarang ini memang menghambat produksi beras nasional, sehingga hasil panen para petani menjadi menurun. Cuaca ekstrim ini kejadian alam, sehingga tidak bisa menyalahkan petani.
” Mahalnya harga beras sekarang ini, disamping persoalan cuaca ekstrim, juga patut diwaspadai adanya oknum- oknum yang bermain dalam bisnis beras, misalkan penimbun beras. Kalau memang ada penimbun beras, maka aparat keamanan wajib menindak tegas,” terangnya.
Kemudian, lanjut Fadholi, yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi beras nasional adalah pendampingan bagi kelompok tani, baik terkait masalah SDM, penyediaan alat- alat pertanian dan perbaikan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan lain- lainnya.
” Anggaran Kementerian Pertanian ini cuma sekitar 25 Triliun, sedangkan untuk membiayai sarana, prasarana dan infrastruktur pertanian nasional dibutuhkan anggaran sekitar 60 Triliun, jadi masih sangat jauh dari target. Sedangkan 25 Triliun tersebut kan hanya berapa persen yang dialokasikan untuk infrastruktur pertanian,” tegas Fadholi, Politisi Partai NasDem ini.
Fadholi memaparkan, sekarang ini Dana Desa sangat besar, rata- rata Rp 1 Miliar/ Desa/ Tahun. Sebaiknya Dana Desa sebagiannya dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan sarana, prasarana dan infrastruktur pertanian, misalnya 20% dari Dana Desa tersebut.
” Sejauh Bulog masih bisa menangani dan mencukupi suplai kebutuhan beras nasional, saya pikir tidak perlu impor. Terkecuali Bulog sudah tidak ada lagi stok beras, maka mau tidak mau untuk mencukupi kebutuhan beras nasional perlu impor,” pungkas Fadholi di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi