Mohamad Hekal : Pemerintah Harus Persiapkan Dengan Matang Arus Mudik

Mohamad Hekal, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah terus melakukan langkah- langkah untuk menghadapi musim mudik Lebaran Idul Fitri 2018 yang menyisakan waktu dalam hitungan hari saja.
Berbagai upaya dilakukan, dari mulai penyusunan kebijakan hingga percepatan pembangunan jalan tol pun dilakukan pemerintah.
Dalam rangka memastikan kesiapan arus mudik Lebaran 2018 ini, Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang akan digunakan untuk mudik Lebaran.
Tak hanya ruas tol, beberapa jalan Nasional arteri juga diperbaiki.
Salah satunya adalah dengan membangun underpass- nya dibeberapa titik yang sering terjadi kemacetan seperti di Gerbang Tol Brebes (Brexit).
Menurut Mohamad Hekal, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya), bahwa terkait dengan tradisi mudik Lebaran Idul Fitri ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan khususnya oleh Ummat Islam. Jadi, diharapkan agar persiapan dalam rangka memperlancar arus mudik Lebaran 2018 betul- betul matang dan penuh dengan perhitungan.
” Mudik Lebaran ini kan tradisi yang setiap tahun dilakukan oleh masyarakat Indonesia khsusunya Ummat Islam. Oleh karena itu, Pemerintah harus mempersiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan mudik Lebaran dengan matang dan baik, sehingga masyarakat yang melakukan mudik Lebaran bisa aman, nyaman dan bahagia,” ungkap Hekal kepada seputarnusantara.com di Gedung Komisi VI DPR RI pada Kamis, 31 Mei 2018.
Hekal lebih lanjut memaparkan, pada periode 2014- 2019 ini, seharusnya penanganan arus mudik Lebaran semakin baik. Hal- hal yang berkaitan dengan mudik Lebaran ini tidak hanya di monitoring oleh Komisi VI saja, tetapi juga oleh Komisi V DPR.
Menurutnya, kalau Komisi VI ini lebih menyoroti masalah corporate yang berkaitan dengan kelancaran arus mudik Lebaran, seperti ; PT. KAI (Kereta Api Indonesia), ASDP (Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan), PT. Garuda Indonesia, PT. Pelni, DAMRI, dan lain- lain yang berkaitan dengan kelancaran arus mudik Lebaran.
” Kita harus lebih meningkatkan pelayanan arus mudik Lebaran. Tanggungjawab terhadap kelancaran arus mudik Lebaran ini tidak hanya 1 Instansi atau Kementerian saja, tetapi merupakan tanggungjawab banyak pihak, seperti Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, BUMN Transportasi dan pihak- pihak lainnya. Terkadang, yang kita anggap tidak bermasalah, justru tiba- tiba di lapangan ada kendala dan persoalan,” tegas Hekal.
Hekal memberikan contoh beberapa tahun yang lalu, ada peristiwa di Brexit yang mengakibatkan korban jiwa belasan orang. Yang tadinya masyarakat fokus lewat Pantura, tiba- tiba masyarakat membludak melewati jalan tol, yang mengakibatkan beban tol terlalu padat dan menimbulkan korban jiwa.
” Waktu kejadian Brexit itu diluar dugaan. Hal tersebut kurang antisipasinya pihak- pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kepolisian dan Pemerintah Daerah, sehingga ketika membludak kendaraan di jalan tol, tidak bisa ditangani dengan cepat. Hal itu menjadi pelajaran yang mahal bagi kita semua, dan seharusnya tidak terulang kembali kejadian Brexit itu,” terang Politisi Partai Gerindra ini.
Lebih jauh Hekal menegaskan agar BUMN transportasi khususnya dan instansi- instansi Pemerintah terkait arus mudik Lebaran, bisa bekerja maksimal dan tidak mengecewakan. Mereka harus lebih profesional, lebih ramah terhadap para pemudik dan harus lebih sabar dalam menjalankan tugas, karena dalam kondisi ramai dan macet, tingkat stress nya cukup tinggi, sehingga kesabaran harus betul- betul diutamakan.
” Kesabaran ini bukan hanya buat para pemudik saja, tetapi juga buat para petugas di lapangan yang bekerja dalam rangka memperlancar arus mudik Lebaran. Apalagi sama- sama puasa, harus lebih bersabar. Para petugas harus bisa memberikan kemudahan dan keringanan bagi para pemudik. Sehingga perjalanan arus mudik Lebaran bisa aman, nyaman dan selamat sampai tujuan,” ucap Mohamad Hekal.
Menurutnya, Komisi VI DPR sudah melakukan kunjungan kerja dalam rangka memantau kesiapan arus mudik Lebaran, seperti di Merak- Banten, untuk melihat langsung kesiapan arus penyeberangan Merak- Bakauheni. Juga telah melakukan kunjungan ke Medan- Sumatera Utara, dan juga ke Makassar, dalam rangka monitoring kesiapan arus mudik Lebaran tahun 2018 ini.
” Kita juga sudah tinjau Bandar Udara, ternyata sudah ada kesiapan yang matang. Kita minta ditambah loket tiket dan lokasi check pada security, sehingga antrean penumpang tidak terlalu menumpuk saat pemeriksaan orang dan barang. Di setiap pelayanan BUMN kita minta ditambah pos- pos, baik pos keamanan, pos kesehatan dan pos pelayanan terpadu buat orang. Mudahan- mudahan ini sudah dilakukan dan kita berdoa supaya semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Hekal menjelaskan, agar Pemerintah bisa menambah jumlah armada mudik Gratis. Dan juga menambah jumlah angkutan untuk membawa motor, sehingga dapat mengurangi kepadatan sepeda motor pada arus mudik Lebaran. Karena salah satu favorit pemudik adalah menggunakan sepeda motor, padahal resiko dan bahayanya sangat luar biasa, walaupun hemat tetapi berbahaya. Siapkan gerbong- gerbong kereta api khusus untuk mengangkut sepeda motor.
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 Ton Sampah dari Kali Krukut. Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TelkomGroup Melibatkan Karyawan dan Masyarakat Setempat Dalam Aksi Bersih Perairan di Sekitar The Telkom Hub
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis