Anggota DPD Sylviana Murni : Peringati Sumpah Pemuda, Berkarya Adalah Jalan Bagi Pemuda Merawat Kebhinekaan
1 - Nov - 2020 | 10:51 | kategori:Headline
Keterangan foto : Sylviana Murni, Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta
Jakarta. Seputar Nusantara. “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia. Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia.” (Ir. Soekarno)
Selalu terngiang di telinga tiap kali pidato itu di dengungkan. Gejolak dan guncangan di jiwa tentu sudah tidak diragukan lagi. Semangat Nasionalisme dan berjuang selalu berkobar. Pidato tersebut menunjukkan peran pentingnya pemuda bagi kemajuan suatu bangsa. Di mana Indonesia bisa merdeka dimulai dari keberanian para pemuda dalam peristiwa Rengasdengklok. Lalu, bagaimana dengan generasi sekarang?
Menurut Sylviana Murni, Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta, bahwa generasi sekarang disebut dengan GEN Y atau generasi milenial.
Sylviana Murni menjelaskan bahwa milenial generasi adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun 1980 hingga awal tahun 2000. Generasi ini tumbuh dan berkembang sekarang di zaman era yang canggih dengan kecepatan teknologi dan akses informasi yang sangat mudah didapat hanya dengan sentuhan via layar smartphone.
Generasi milenal, lanjutnya, juga punya banyak keunggulan serta peluang kesempatan yang gemilang dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Sangat berbeda dengan generasi dahulu, baik dari segi semangat, motivasi, pekerjaan dan idealisme.
Positifnya, generasi milenial akan semakin mudah dalam mendapatkan informasi. Jika digunakan dengan baik, akan menghasilkan pikiran kreatif dan aktif dalam berbagai kegiatan. Mereka akan semakin tertantang dalam mencapai mimpi mereka dengan cara kreatif, ingin berbagi dengan sesama dengan cara yang unik. Contohnya lahir berbagai aplikasi yang sangat mempermudah kehidupan sehari-hari.
Negatifnya, jika generasi milenial tidak memanfaatkan teknologi dengan baik, maka siap tidak siap ia akan dikendalikan oleh teknologi. Istilahnya biasa disebut sebagai generasi menunduk. Generasi yang aktif bermain gadget seharian tanpa memikirkan lingkungan sekitar atau biasa disebut unsos, suatu kegiatan update status yang hanya untuk tujuan eksis serta mengharapkan banjir pujian. Dan yang paling parah adalah fenomena social climber, di mana seseorang ingin terlihat kaya di media sosial dan berbanding terbalik dengan kehidupan nyata.
Jadi, paparnya, hidup di zaman serba canggih dengan segala keparipurnaan teknologi bukan menjadi jaminan seseorang bisa langsung melambung tinggi di puncak kesuksesan dengan sangat instan. Lalu apa yang dibutuhkan oleh generasi milenial? Jalannya hanya satu, yang membedakan kita dengan yang lainnya adalah melalui karya.
“Namun bicara karya tentu tidak hanya sekadar ikut-ikutan dan berbasis kecepatan. Semua harus dilandasi dengan pedoman keahlian yang konsisten di asa dan dapat menunjukkan ciri dari otentisitasnya. Dari sinilah dengan penuh keyakinan karya tidak hanya sekadar menjadi karya, tentu juga dapat menghasilkan,” ucapnya.
Senator dari DKI Jakarta ini menandaskan, maka atas sebab itu, setiap dari kita yang termasuk dalam koridor milenial membutuhkan sesuatu yang disebut personal branding. Secara sederhana, adalah personal branding kegiatan memberi tahu publik atau dunia tentang siapa kita. Melalui langkah inilah, ada arus yang akan membawa seseorang untuk berhenti mengejar uang dan membuat uang yang akan mengejar kita. Karena uang tahu siapa kita.
“Proses kegiatan memberi tahu dunia tentang siapa kita, beruntungnya saat ini dimudahkan dengan kecanggihan teknologi dan kecepatan media sosial. Tanpa harus bertatap mata dan satu meja, seluruh manusia dari penjuru dunia bisa mengenal dan mengerti tentang kita secara langsung melaui jempol,” terangnya.
“Namun perlu diingat, kalau hanya satu kali seseorang menang catur, tentu tidak akan dianggap jago main catur. Ia perlu berkali-kali menang untuk dianggap jago main catur. Begitu pula juga dengan seseorang yang satu kali kehilangan dompet, tidak akan disebut pelupa, kalau tidak dilakukan secara berulang-ulang,” ungkap Sylviana Murni.
Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 kali ini menjadi pembeda, selain pandemi yang mengubah suasana, juga banyak terjadj penetrasi dari suatu negara ke negara yang lain. Namun bukan senjata yang menjadi alat utama. Tapi karya lah yang mengubah pandangan terhadap negara.
“Hematnya, prestasi hanya jeda bernapas. Sebab stimulus setiap manusia saat merespons pencapaian adalah bukan dengan kepuasan. Tapi mengembalikannya pada agenda baru. Jadi, apa personal branding-mu? Mari berkarya…!” tegas Sylviana Murni, Senator Perwakilan DKI Jakarta ini. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional