Komite II DPD RI Beberkan Masalah Serius Moda Transportasi di Daerah
2 - Feb - 2021 | 20:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Hasan Basri, Wakil Ketua Komite II DPD RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Komite II DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia) menilai permasalahan moda transportasi udara, laut, darat, dan kereta api di daerah cukup serius. Untuk itu perlu menjadi catatan penting Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) agar sarana dan prasarana transportasi memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah.
Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri mengidentifikasi permasalahan yang telah dihimpun terkait kondisi perhubungan di Indonesia. Menurutnya berdasarkan data World Economic Forum (WEF), Global Competitiveness Index pada 2019, infrastruktur Indonesia berada di peringkat 72, turun satu peringkat dari tahun sebelumnya.
“Penurunan tersebut berada pada komponen efficiency of train services atau efisiensi layanan kereta api, dan efficiency of air transport services atau efisiensi pelayanan transportasi udara,” ucapnya saat Rapat Dengar Pendapat secara virtual dengan Kemenhub RI di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa 2 Februari 2021.
Hasan Basri mengatakan setelah satu dekade ini telah bermunculan maskapai low cost untuk menarik minat masyarakat. Namun dengan murahnya tarif maskapai ini, mengakibatkan lemahnya keselamatan penumpang.
“Munculnya low cost maskapai penerbangan ini, apakah keselamatan penumpang melemah,” tuturnya.
Ia juga menyoroti sejauh mana efektifitas tol laut yang bertujuan untuk menjaga perekonomian masyarakat seperti distribusi daging sapi dari Nusa Tenggara Barat ke kota-kota besar di Indonesia.
“Apa saja kemajuan dari tol laut ini dan bagaimana distribusi daging sapi dari NTB?” tanya Hasan Basri.
Sementara itu, Wakil Ketua Komite II DPD RI Abdullah Puteh menilai Provinsi Aceh kurang mendapat perhatian serius dari Kemenhub RI. Sampai saat ini dirinya belum melihat wajah kereta api di Aceh dan kurang strategisnya pembangunan pelabuhan kapal.
“Terakhir saya lihat kereta api di Aceh itu tahun 1967, tapi sampai saat ini hanya berkutik di rel keretanya saja. Selain itu, pelabuhan kapal laut juga dibangun di wilayah yang tidak strategis. Beda dengan pelabuhan-pelabuhan di Pulau Jawa. Kami juga meminta bus sekolah di Aceh itu juga sulit sekali,” jelasnya.
Selain itu, Anggota DPD RI asal Provinsi Bali Made Mangku Pastika juga menyoroti rencana pembangunan bandara di Bali Utara yang menurutnya hanya sebatas wacana. Belum lagi, pemerintah juga berjanji akan membangun kereta api yang menunjang pariwisata.
“Saya selalu ditanya bandara di Bali Utara, seharusnya paling tidak ditentukan lokasinya, kan sudah ada risetnya. Dulu juga ada rencana kereta api keliling Bali untuk menunjang pariwisata. Namun bagaimana kabarnya?” papar Made Mangku Pastika.
Tidak hanya itu, Anggota DPD RI asal Provinsi Maluku Anna Latuconsina meminta perhatian Kemenhub RI kepada Maluku. Ia telah beberapa kali meminta pemerintah untuk menyediakan kapal laut sebagai moda transportasi di Maluku.
“Kami terdiri dari 80 persen lautan, jadi kami ingin kapal laut. Kami butuh saranan angkutan laut, jadi kami mohon di Timur Indonesia bisa diperhatikan,” harapnya.
Menjawab pertanyaan dari para senator, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI Budi Setiyadi menjelaskan pada tahun ini memang banyak permintaan bus sekolah di daerah. Selain itu pihaknya juga mengaku telah memberikan bantuan kapal 1.500 GT di Maluku, lintas yang dilayani untuk antar Provinsi yaitu Dobo-Pomako. Sedangkan lintas dalam Provinsi adalah Ambon-Banda, Banda-Tual, Tual Larat, Larat-Saumlaki, Saumlaki-Dobo.
“Rencana pelayanan KMP Bahtera 02 ini akan melintas antar Provinsi yaitu Provinsi Maluku-Provinsi Papua, dan lintas dalam Provinsi,” paparnya.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI R. Agus H. Purnomo menilai bahwa pihaknya sangat fokus di Maluku, hampir di setiap pelabuhan dilalui kapal perintis.
“Menurut saya sudah sangat besar perhatian untuk di Maluku,” tegasnya.
Terkait efektifitas tol laut, sambungnya, Kemenhub RI mempunyai data-data dimana pelabuhan yang dikunjungi oleh kapal-kapal dan nantinya setiap daerah bisa mengkontrol harga. Namun belum menjadi jaminan pelabuhan yang disinggahi menjadikan harga-harga komoditi turun.
“Efektifitas tol laut bisa meningkatkan perekonomian namun tergantung peran Pemda,” kata Agus.
Pada kesempatan ini, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI Novie Riyanto menjelaskan Gubernur Bali sangat aktif untuk menanyakan bandara baru di Bali Utara, tetapi pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Kita masih menunggu dari Kementerian LHK karena ada alih fungsi lahan yang akan dijadikan bandara,” paparnya.
Sementara itu, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI Zulfikri menjelaskan kereta api untuk di wilayah Aceh sudah beroperasi tapi masih terbatas. Menurutnya, kereta api merupakan investasi yang sangat mahal sehingga masih menjadi kendala untuk beroperasi secara maksimal.
“Kita memang fokus pada kereta api, namun membutuhkan investasi yang sangat mahal. Begitu juga rencana kereta api keliling Bali, kami sudah merencanakan pada tahun 2020. Balik lagi soal investasi,” ujar Zulfikri, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional