Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pemuda Harus Menjadi Pelurus Bangsa
19 - Mar - 2022 | 14:38 | kategori:Headline
Keterangan foto : Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (kedua dari kiri), foto bersama setelah mengisi Kuliah Umum di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis (ITBis) Lembah Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan, Kamis (17/3/2022)
Pagar Alam- Sumatera Selatan. Seputar Nusantara. Saat mengisi Kuliah Umum di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis (ITBis) Lembah Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan, Kamis (17/3/2022), Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyebut pemuda harus mengambil peran sebagai pelurus bangsa. Untuk itu, LaNyalla meminta kepada anak muda untuk peduli politik. Karena, mahasiswa dan pemuda adalah generasi penerus pemegang estafet kepemimpinan bangsa ini.
“Selain pemuda harus beribadah, mahasiswa juga harus memiliki peran sebagai pemuda dalam pembangunan, menurut saya yang paling penting adalah mahasiswa dan pemuda harus sadar politik. Memahami situasi kebangsaan. Karena ini persoalan yang paling fundamental,” katanya.
Senator asal Jawa Timur itu menegaskan, mahasiswa dan para pemuda harus tampil sebagai pelurus bangsa.
“Pemuda bukan cuma penerus bangsa, tapi lebih dari itu, yaitu pelurus bangsa. Kalianlah yang harus meletakkan kembali dasar negara ini,” katanya.
Dijelaskannya, arah perjalanan bangsa ini telah banyak dibelokkan.
“Kalau kita meneruskan yang sekarang, sekarang ini kondisinya sedang dibelok- belokin. Kita ini sudah dibuat belok kanan kiri. Kita tahu semua air, bumi dan isinya ini adalah punya negara, punya rakyat. Tapi kita semua sudah tahu, itu sudah dikuasai asing,” katanya.
Menurutnya, hal itu termasuk juga munculnya usulan Presiden menjabat 3 periode atau perpanjangan masa jabatan dengan cara menunda pemilu.
“Loh, secara konstitusi itu kan melanggar. Apa anda setuju Presiden menjabat tiga periode?” tanyanya langsung dijawab serentak, “Tidak”, ujar mahasiswa yang hadir.
Dijelaskan LaNyalla, kepedulian ini turut menentukan masa depan para pemuda dan mahasiswa.
“Apakah di masa depan kalian sebagai warga bangsa ini akan berdaulat dan berdikari, atau menjadi buruh dari perusahaan-perusahaan asing yang berdiri di sini, semua akan sangat tergantung dari sistem politik negara ini dan pemahaman mahasiswa terkait politik,” katanya.
LaNyalla juga mengajak mahasiswa dan pemuda untuk memahami situasi kebangsaan. Salah satu syaratnya, menjaga diri dengan istiqomah beribadah shalat dan memperbanyak puasa dan ibadah sunnah lainnya.
“Jadi kita akan diangkat derajatnya oleh Allah. Shalat bukan hanya shalat lima waktu, tapi juga lakukan yang sunnah yakni Tahajjud dan Dhuha. Dan yang terpenting adik- adik semua harus bertekad untuk menjalankan ibadah sunnah lainnya, termasuk puasa Daud,” tandas LaNyalla yang memang dikenal sebagai pelaku puasa Daud.
“Karena, kita akan dijaga dari hal-hal yang jahat. Puasa Daud membuat kita terjaga dalam menjaga politik dan berpolitik. Saya sampaikan ini bukan untuk pamer, tapi saya kasih tahu kunci utama saya jadi Ketua DPD RI kepada kalian semua,” kata LaNyalla.
Alumnus Universitas Brawijaya Malang- Jawa Timur itu mengaku sengaja tidak berbicara soal-soal yang ada di Hilir.
“Apalagi memberi harapan palsu dengan mengatakan bahwa kita akan memasuki era Bonus Demografi, kita akan menjadi negara the big five di Asia. Padahal, roadmap ke arah itu tidak terbaca,” kata LaNyalla.
Menurutnya, Indonesia akan susah menjadi negara besar, bila prasyarat untuk menjadi negara besar tidak kita temukan. Salah satunya adalah kekuatan Ideologi bangsa, yang memperkuat kedaulatan, kemandirian dan berdikarinya sebuah bangsa.
“Bagaimana mungkin kita menjadi negara besar, bila pemikiran luhur para pendiri bangsanya telah dibuang ke tempat sampah dan dijauhkan dari generasi muda penerus bangsa. Jadi, jika Anda para pemuda ingin berperan dalam pembangunan bangsa. Anda harus belajar dan membaca situasi kebangsaan hari ini,” katanya.
LaNyalla juga mengingatkan agar jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Karena bangsa ini adalah bangsa yang besar. Bangsa yang lahir dari sejarah peradaban kerajaan dan Kesultanan Nusantara yang diakui oleh dunia.
“Jika Anda telah tercerabut dari akar dan dari watak serta dari DNA Asli bangsa ini, maka Anda bukan siapa-siapa. Anda hanya menjadi bagian dari permainan arus global dunia tanpa batas yang akan memaksa manusia hanya menjadi obyek dan pasar,” jelasnya.
Oleh karena itu, LaNyalla mengajak para mahasiswa dan pemuda Indonesia berani bangkit.
“Kalian harus berani menjadi generasi pelurus sejarah bangsa. Jangan biarkan bangsa ini bengkok tak tentu arah dan terombang-ambing dalam kendali Oligarki. Kita sebagai warga negara harus sadar dan peduli dengan kondisi kebangsaan yang menentukan masa depan Indonesia,” ajaknya.
Kuliah Umum LaNyalla juga dihadiri oleh Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, Rektor ITBis Lembah Depok DR. Elvera, Ketua Yayasan ITBis Lendy Rahmadi, dan Direktur Pascasarjana ITBis Lembah Dempo DR. Sastra Mico.
Walikota Alpian Maskoni mengaku sudah sejak lama mengikuti kiprah LaNyalla.
“Pak LaNyalla adalah orang yang tegas. Tokoh kelahiran Sulawesi, lahir di jakarta dan besar di Surabaya, menjadi tokoh Surabaya, namun kini menjadi milik Indonesia. Beliau adalah orang ke- 7 di negeri ini, dan tidak lama lagi akan menjadi orang nomor 1 di negeri ini,” katanya.
Menurutnya, LaNyalla adalah sosok yang tegas, yang berani melawan ketidakbenaran.
“Melawan kedzhaliman dan selalu berpegang teguh bahwa kebenaran bisa disalahkan, tapi kebenaran tidak bisa dikalahkan. Sekali layar terkembang surut kita berpantang,” tegasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi