logo seputarnusantara.com

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima : Penganiayaan Ade Armando Tindakan Barbarisme dan Benalu Demokrasi

11 - Apr - 2022 | 23:00 | kategori:Headline

Keterangan foto : Aria Bima, Politisi senior PDI Perjuangan (Wakil Ketua Komisi VI DPR RI)

Solo. Seputar Nusantara. Politisi senior PDI P,erjuangan, Aria Bima, mengutuk keras tindak kekerasan terhadap Ade Armando di tengah- tengah demonstrasi Mahasiswa pada 11 April 2022 di depan Gedung DPR/ MPR RI, Senayan- Jakarta.

Menurut Aria Bima, tindakan pemukulan dan penganiayaan yang dilakukan terhadap Ade Armando adalah barbarisme oleh para benalu demokrasi.

” Penganiayaan terhadap Ade Armando jelas tindakan barbarisme yang tidak layak,” tegas Aria Bima kepada wartawan di Solo, Senin (11/4/2022).

Aria Bima mengapresiasi aksi demonstrasi sebagai suara demokrasi yang menjadi cerminan suara rakyat yang harus didengarkan dan diperhatikan secara proporsional.

Namun, menurutnya, tindakan kekerasan massa di tengah-tengah aksi 11 April 2022 adalah tindakan anarkistis yang sangat tidak terpuji oleh benalu demokrasi.

” Tetapi tindakan anarki dengan main hakim sendiri, seperti (pemukulan) terhadap Ade Armando adalah benalu demokrasi,” tegas Aria Bima, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini.

Demokrasi, lanjut Aria Bima, selalu menyediakan ruang untuk beda pendapat sehingga tidak sama dengan kecurigaan dan kebencian yang potensial destruktif.

” Kritis dan kritik senantiasa dibutuhkan. Kekuasaan memang harus dikontrol. Namun demikian anarkis hanya akan menimbulkan kemuakan publik. Rivalitas politik tidak boleh menghalalkan kekerasan. Demokrasi dihargai, namun kekerasan harus dipidana,” tegas Aria Bima, Aggota DPR senior ini.

” Harus ditangkap dalang anarkis. Prihatin yang terjadi pada Ade Armando. Profesi sebagai pengamat dan pengkritik tentu ada yang tidak menyukainya. Situasi ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak berhati nurani. Sungguh biadab,” lanjutnya.

Seperti diberitakan, Ade Armando menjadi korban pemukulan dengan kondisi babak belur dan celananya sudah dilucuti di tengah massa demo 11 April 2022 di depan Gedung DPR.

Ade Armando dianiaya sekumpulan massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa. Dia dianiaya hingga tersungkur ke aspal, bahkan celana panjang yang dikenakannya hilang. (ist/ Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline