12 Ormas Islam Desak Pemerintah Agar Hentikan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Jakarta. Seputar Nusantara. 12 ormas Islam se-Indonesia menyatakan keperihatinan atas tragedi kekerasan yang menimpa sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, khususnya di Arab Saudi. Oleh karena itu, pemerintah didesak untuk menghentikan pengiriman TKI ke luar negeri sebelum ada penandatangan kesepakatan atau MoU jaminan perlindungan kepada para pekerja dengan negara yang menjadi sumber penerima pekerja asal Indonesia itu.
“Dengan sangat berat hati, walau saya pernah 14 tahun tinggal dan belajar di Arab Saudi. Bahwa TKI yang berada di Hongkong, Taiwan, Jepang dan Korea ternyata lebih baik. Tapi di Arab Saudi ini sudah sangat keterlaluan. Kita sudah
kehabisan untuk menahan diri dan tak bisa ditolerir lagi,” ungkap Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj dalam jumpa pers bersama 12 Ormas Islam se-Indonesia di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (7/12/2010) siang.
Menurut Kiai Said, tragedi penyiksaan yang saat ini ramai di masyarakat, hanya sebagian kecil yang terkuak ke publik. “Tapi yang tidak mencuat yang ada di setiap rumah-rumah, pasti diludahi, dikepret, itu bagaimana. Saya tahu betul, ketika TKI datang di Bandara langsung digiring ke rumah majikannya dan tertutup sama sekali ada yang satu sampai dua tahun tak bisa lihat dunia luar,” ujarnya.
Oleh karena itu, Kiai Said mengatakan, 12 Ormas Islam se-Indonesia berkumpul untuk membahas persaoalan kemanusiaan yang menimpa para TKI di luar negeri. Kesemua ormas Islam ini mendesak agar pemerintah memberikan perlindungan yang
penuh kepada seluruh TKI di luar negeri, khususnya tenaga kerja wanita (TKW). Oleh karena itu, pemerintah pun didesak agar segera menghentikan sementara pengiriman TKI sebelum ada penandatanganan MoU jaminan perlindungan atas jiwa dan raga tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
12 Ormas ini pun meminta pemerintah melakukan seleksi dan pengaturan yang ketat terhadap perusahaan penyalur TKI, baik perusahaan penyalur tenaga kerja di dalam dan luar negeri. Pemerintah, khususnya PJTKI dan BNP2TKI jangan hanya melihat persoalan TKI di luar negeri sebagai penambah devisa saja, tanpa diimbangi dengan penghargaan dan perlindungan yang memadai terhadap TKI di luar negeri.
Selain itu, ke-12 Ormas ini juga mengingatkan agar seluruh umat Islam di Indonesia bahwa secara syar’i ada larangan bagi kaum perempuan untuk melakukan Safar (perjalanan jauh) tanpa didampingi oleh mahramnya (anggota keluarga
sedarah). Kiai Said membenarkan adanya aturan itu, khususnya di dalam fiqh Imam Syafi’i yang menyebutkan haram bagi perempuan pergi seorang diri tanpa muhrim, kecuali dalam keadaan darurat.
“Kalau tanpa itu haram total adanya, pergi haji saja harus ada yang bertanggungjawab. Kalau suami tidak ada, muhrim tidak ada, itu harus ada yang menemaninya. Itu memang hukum fiqh Islam seperti itu. Jadi, kalau ini tidak kita
perhatikan, maka akan menimpa kita seperti musibah-musibah seperti ini,” ungkap Kiai Said.
Pemerintah Indonesia dan negara yang ditempati para TKI juga diminta agar menjaga kemuliaan dan keluhuran agama Islam, khususnya di Timur Tengah. “Jangan sampai ada kesan dan anggapan bahwa TKI berada dalam sistem perbudakan yang sudah ditinggalkan dan dilarang, karena bertentangan dengan Deklarasi HAM tahun 1949,” tegas Kiai Said.
Dalam keterangan pers itu, selain PBNU, juga hadir sejumlah tokoh 11 Ormas Islam lainnya, yaitu PP Muhammadiyah, Al-Irsyad Al Islamiyah, PB Al Washiliyah, DPP Al Ittihadiyah, DPP Perti, PP Persis, PP Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), PP Rabithah ALawiyin, DPP Parmusi dan PP Mathlaul Anwar. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital
- Gelaran BATIC 2026 Yang Diselenggarakan oleh PT. Telkom (Persero) Kukuhkan Indonesia Sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik. Satukan Para Pemimpin Digital Global, Hasilkan Ribuan Pertemuan Bisnis, Wujudkan Kemitraan Strategis, Ciptakan Kolaborasi Ekosistem Digital Yang Solid