Gray Koes Moertiyah : Lihatlah Sejarah Surakarta & Jogjakarta Secara Objektif

Jakarta. Seputar Nusantara. ” Kita harus membuka sejarah yang sebenarnya, kalau mau menyampaikan landasan hukum ya yang sebenarnya juga. Rekan – rekan sekarang ini tidak memahamkan kepada masyarakat, sejarah seperti apa dan istimewa seperti apa. Surakarta dan Jogjakarta dikasih istimewa karena negara yang merdeka dan berdaulat sebelum Republik Indonesia itu berdiri. Jadi pemerintahan asli sebelum RI berdiri,” terang Dra. Gray Koes Moertiyah, M. PD, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.
Gusti Moertiyah menjelaskan bahwa Sinuhun Pakubuwono XII dan Mangkunegoro VIII, Sultan HB IX dan Pakualam VIII, pada tanggal 18 Agustus 45 mengirim surat kawat ke pusat memberi ucapan selamat kepada pemerintah pusat atas lahirnya NKRI.
Kemudian pada tanggal 19 Agustus 1945 Bung Karno sebagai Presiden RI memberi piagam penghargaan kepada Surakarta dan Jogjakarta.
Selanjutnya, menurut Gusti Moertiyah, pada tanggal 1 september 1945 Pakubuwono XII dengan Mangkunegoro VIII menyatakan maklumat bergabungnya negara Surakarta kepada NKRI. Seluruh tanggung- jawab diserahkan kepada pemerintah pusat.
Menyusul pada tanggal 5 September 1945 Sinuhun Sultan Hamengkubuwono IX dengan Pakubuwono VIII juga menyatakan maklumat yang sama kepada pemerintah pusat.
” Tidak mungkin pemerintah pusat menghilangkan sejarah istimewa Surakarta dan Jogjakarta. Istimewa itu konstitusional, memang belum diatur kalau Sultan meninggal siapa penggantinya,” tutur Gusti Moertiyah.
” Kalau saya lebih memilih pemilihan Gubernur Jogjakarta, itu tidak melanggar aturan Undang- Undang. Karena sesuai dengan UU No. 22 Tahun 1948 Pasal 18 ayat 5 berbunyi : Kepala Daerah Istimewa diangkat oleh Presiden dari anak keturunan keluarga yang berkuasa di daerah itu sebelum Indonesia Berdiri dengan syarat jujur, cakap dan setia menurut adat- istiadat di daerah itu,” terang Politisi Partai Demokrat ini kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR – Senayan.
” Surakarta dan Jogjakarta merupakan wilayah yang merdeka dan berdaulat sebelum Indonesia berdiri dan bukan jajahan Hindia Belanda,” imbuhnya.
Menurutnya, Sultan HB X (alm.) sebagai Pahlawan Nasional tidak otomatis turun kepada Sultan HB X.
” Saya berpesan, bahwa UU yang berhak membuat adalah DPR RI, serahkan kepada kami untuk membahas. Saya berharap DPR juga meng- akomodir seluruh anak keturunan Sultan dan Pakualam,” tegas Gusti Moertiyah.
” Kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jogjakarta, saya berpesan agar percaya kepada DPR RI, ini semua untuk perbaikan seluruh masyarakat di Indonesia. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- ITD Summit 2026 : TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata. Hadirkan Telis dan BigBox AI, Solusi Nyata Teknologi AI Yang Siap Guna Untuk Operasional di Berbagai Sektor
- Perkuat Peran Kartini Digital, PT. Telkom (Persero) Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas. Dukungan Pelatihan Digital Terintegrasi bagi Lebih dari 73 Ribu UMKM Perempuan, Sertifikasi Halal Untuk 2.250 Usaha, serta Bantuan 500 Ribu Kemasan
- Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, PT. Telkom (Persero) Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital. Telkom Hadirkan Ruang Tumbuh Baru Bagi Perempuan Pelaku UKM Melalui Ekosistem Digital Terintegrasi
- TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas. Yayasan Pendidikan Telkom Persiapkan Talenta Digital Unggul Serta Mendukung Regulasi PP TUNAS Sesuai Amanat Pemerintah
- Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom Untuk Mempercepat Transformasi Industri Nasional. Solusi AI Yang Dirancang Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional dan Daya Saing Lintas Sektor Melalui Orkestrasi Proses Bisnis Cerdas
- Hari Bumi 2026, PT. Telkom (Persero) Mempertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan. Perkuat Komitmen Keberlanjutan GoZero% Melalui Rencana Percepatan Transformasi Hijau Tahun 2030
- Melalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi. Telkom Menghadirkan Rangkaian Pelatihan AI, Sertifikasi UMKM, hingga Edukasi Keamanan Digital
- Rakerda ASDEKSI se- Jawa Tengah sebagai Momentum Untuk Memantapkan Fungsi Sekretariat DPRD sebagai Fasilitator dan Supporting System terhadap Anggota Legislatif
- TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Pertegas Komitmen Hadirkan Akses Merata di Indonesia. Telkomsel dan Telkomsat sebagai Entitas TelkomGroup Diapresiasi atas Kontribusi Nyata Menjaga Resiliensi Jaringan Nasional hingga Wilayah 3T
- Dari Kesetaraan Menuju Dampak, PT. Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan. Momentum Hari Kartini, TelkomGroup Tegaskan Komitmen Berkelanjutan Gender Equality dengan Target Keterwakilan Perempuan 27% di Level Manajerial pada 2030
- TelkomGroup Siapkan Future Leaders Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Strategis FLDP 2026. Sebanyak 27 Talenta Terbaik TelkomGroup Resmi Terpilih Melalui Proses Seleksi Berlapis, Menegaskan Komitmen Dalam Membangun Pipeline Kepemimpinan yang Unggul dan Berkelanjutan hingga ke C-level
- Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Sedang Memproses Tender Pembangunan Dua Gedung Pemerintahan
- Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Mengikuti Program CyberHeroes PT. Telkom (Persero). Perkuat Literasi Digital Pelajar di Lintas Sekolah, Termasuk Siswa Penyandang Disabilitas
- Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan KampusSebagai rangkaian program, Universitas Udayana jadi salah satu panggung kolaborasi talenta AI hingga hadirkan implementasi nyata
- PT. Telkom–PGN Mendorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global. Didukung oleh Kemitraan Strategis dengan Sembcorp Untuk Pengembangan AI-Ready Green Data Center dan Penguatan Daya Saing Regional
- Naik Kelas Lewat AI : PT. Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital Untuk Pengembangan Bisnis. Momentum Hari Kartini Jadi Penguat Inisiatif Bisa PandAI Untuk Dorong Literasi Digital Bagi Perempuan
- Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo Selama 3 Bulan di Awal Tahun 2026 Berhasil Laksanakan 218 Kegiatan Penyelamatan Non- Kebakaran dan 14 Kebakaran Berhasil Dipadamkan
- Proses dan Progress Pensertipikatan Tanah Negara oleh Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Berjalan dengan Lancar dan Optimal
- Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar. Pemanfaatan AI Coding Assistants Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pengembangan Aplikasi
- Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur. Penguatan Ekosistem dan Talenta Digital Melalui Inisiatif AI CoE Untuk Mendorong Solusi AI Lintas Sektor