Sekretaris Dinas Perkimtan Purworejo : Pengembang Perumahan Harus Segera Serahkan PSU nya ke Pemerintah Daerah
28 - Mar - 2023 | 15:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Sugito, SE., MM., Sekretaris Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. PSU (Prasarana dan Sarana Utilitas) Perumahan harus diserahkan ke Pemda (Pemerintah Daerah). Sebenarnya hal ini mengandung tujuan bahwa nantinya seluruh PSU di Perumahan ada yang memelihara atau merawatnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Sugito, SE., MM., Sekretaris Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Selasa 28 Maret 2023.
” Kita ketahui bersama, ada Perumahan- Perumahan yang warganya mempunyai kemampuan terbatas. Sehingga cukup keberatan dalam memelihara dan membiayai PSU di Perumahannya tersebut. Pada akhirnya PSU nya kurang terpelihara atau tidak terawat,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sugito menjelaskan, memang di Purworejo ini dari dulu sudah banyak berdiri Perumahan, bahkan pengembangnya sudah tidak bisa dilacak. Hal ini dikarenakan saking lamanya Perumahan tersebut berdiri.
” Sesuai dengan MCP KPK (Monitoring Center for Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi), bahwa progres dari penyerahan PSU Perumahan ke Pemerintah Daerah harus meningkat dan terus meningkat,” ucap Sugito dengan gamblang.
MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi, melalui perbaikan tata kelola Pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.
MCP KPK memiliki 8 cakupan intervensi, yaitu pertama tentang perizinan, kedua, pengadaan barang dan jasa, ketiga, perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), keempat, pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), kelima, manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), keenam, manajemen aset daerah, ketujuh, optimalisasi pajak daerah, dan kedelapan, tata kelola keuangan desa.
Lebih jauh lagi Sugito memaparkan bahwa setiap tahunnya jumlah PSU Perumahan yang diserahkan ke Pemerintah Daerah harus bertambah. Hal ini sebagai bentuk kewajiban Pengembang Perumahan sesuai dengan Peraturan yang sudah ditetapkan.
” Kami Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo beberapa waktu yang lalu berkunjung melakukan study banding ke Kabupaten Wonogiri dan Sukoharjo untuk menimba ilmu terkait dengan penyerahan PSU Perumahan ke Pemerintah Daerah,” ucapnya.
Dari study banding ke Wonogiri dan Sukoharjo, lanjutnya, intinya kedua belah pihak bertukar ilmu dan pengalaman. Dari situ ada titik terang, bahwa kita harus menyempurnakan Peraturan atau Perbup nya.
” Dari 2 Kabupaten itu, kami dapatkan ilmu dan pengalaman bahwa ketika terjadi ada Pengembang Perumahan yang sudah tidak bisa dilacak lagi keberadaannya, maka serah terima PSU Perumahannya ke Pemerintah Daerah boleh melalui dan seizin RT, RW, Kepala Desa dan Camat,” tegasnya.
Kemudian, tambahnya, kalau Pengembang Perumahannya diketahui keberadaannya namun belum menyerahkan PSU nya ke Pemerintah Daerah, maka kita sadarkan bareng- bareng agar segera menyerahkan PSU nya ke Pemerintah Daerah.
” Tapi monitoring, pemantauan dan pengendalian terkait penyerahan PSU Perumahan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo tetap kita lakukan, sebagai upaya untuk memaksimalkan jumlah PSU Perumahan yang diserahkan ke Pemda,” ungkapnya.
Dinas Perkimtan, imbuhnya, selalu mengejar Developer agar menyerahkan PSU Perumahannya ke Pemda Purworejo. Hal ini sebagai tugas dan kewajiban Dinas Perkimtan Purworejo agar PSU Perumahan yang diserahkan ke Pemda jumlahnya jadi maksimal.
” Purworejo ini kan berbeda dengan kota- kota besar lainnya. Kalau di kota- kota besar kan jumlah perumahannya sangat banyak dan Developernya terkadang sulit dilacak, sehingga sulit dalam hal penyerahan PSU. Namun di Purworejo kan tidak terlalu banyak Perumahan, sehingga saya rasa lebih mudah,” urai Sugito.
Dirinya menyampaikan bahwa sampai saat ini, jumlah Perumahan yang sudah menyerahkan PSU nya ke Pemerintah Daerah berjumlah 21 Perumahan. Jadi selama 2 tahun terakhir ini, mulai 2021 hingga Desember 2022, sudah ada 21 Perumahan yang menyerahkan PSU nya ke Pemda.
” Sekarang ini kita sedang proses survey lapangan, cek data dan verifikasi dalam rangka memaksimalkan jumlah Perumahan yang menyerahkan PSU nya ke Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo,” pungkas Sugito di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi