Ir. Nurdin Tampubolon : Jangan Bea Masuk Yang Dibebaskan, Tetapi Subsidi Petani Yang Harus Ditingkatkan

Ir. Nurdin Tampubolon, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat)
Jakarta. Seputar Nusantara. Berbagai komoditas pangan dari luar negeri bisa jadi akan segera membanjiri pasar-pasar di Indonesia. Ini menyusul program pemerintah membebaskan bea masuk bahan-bahan pangan untuk membuat stabilisasi harga pangan dan menekan inflasi. Pembebasan bea masuk impor komoditas pangan diterapkan untuk beras, gandum, dan komoditas yang berkaitan dengan pakan ternak. Ada 59 jenis bahan pangan pokok yang dibebaskan bea masuknya dari luar negeri ke Indonesia.
Namun, sejumlah kalangan menentang program pemerintah ini. Para pedagang di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, misalnya, pedagang khawatir kebijakan itu akan membuat mereka kesulitan menjual komoditas pangan dalam negeri. Bukan cuma itu, para petani juga dikhawatirkan akan dirugikan.
Menurut Ir. Nurdin Tampubolon, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Hanura, bahwa pada prinsipnya, setiap produk yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri tidak perlu impor. Yang masih perlu di impor adalah produk yang belum bisa diproduksi oleh Indonesia.
” Barang dan atau jasa yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri, tidak perlu kita impor. Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah berupaya serius dalam peningkatan produksi dalam negeri agar harga dapat terjangkau tetapi tetap berkualitas dan meningkatkan daya saing produk,” ungkap Nurdin Tampubolon kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR- Jakarta, Senin 7 Februari 2011.
Menurutnya, kebijakan pemerintah dalam pembebasan bea masuk impor 59 jenis bahan pangan pokok, maka hal tersebut justru akan mematikan produksi dalam negeri. Sebab Indonesia akan dibanjiri produk bahan pangan pokok dari luar negeri, yang berakibat pada kurang lakunya hasil pertanian dalam negeri.
” Kalau pemerintah mengatakan ini hanya sementara, maka harus jelas sampai kapan? Jangan sampai kebijakan pemerintah ini mematikan para petani kita,” imbuhnya.
Dia memaparkan bahwa yang harus dipikirkan adalah apa dukungan pemerintah yang telah diberikan kepada para petani terkait masalah kualitas produksi, regulasi harga, distribusi dan harga pupuk yang terjangkau, dan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) para petani.
Seharusnya, menurut Nurdin Tampubolon, pemerintah harus terus berupaya untuk meningkatkan produksi nasional, sehingga kebutuhan nasional dapat terpenuhi dari dalam negeri. Dalam kondisi darurat saja kita boleh melakukan impor.
” Action yang real dari pemerintah, terjadwal dan berkesinambungan, itu yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Jangan hanya menyatakan cuaca ekstrim dsb, yang penting adalah peningkatan kuantitas dan kualitas produksi para petani,” tegas Politisi Partai Hanura ini.
” Kalau pemerintah ingin menurunkan harga, jangan bea masuk yang dibebaskan, tetapi subsidi kepada para petani yang harus ditingkatkan. Kalau bea masuk dibebaskan, maka orang kaya yang menikmatinya. Tetapi kalau subsidi para petani yang ditingkatkan, maka rakyat kecil yang menikmatinya,” pungkas Nurdin Tampubolon. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional