Agus Bastian : Dampak Lahar Dingin, Pembangunan Infrastruktur Diprioritaskan
Agus Bastian, SE.,MM, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat (memegang microphone)
Jakarta. Seputar Nusantara. Banjir lahar dingin Merapi sudah mengakibatkan kerusakan infrastruktur, seperti jaringan air bersih. Pasca bencana besar gunung Merapi meletus yang menelan cukup banyak kerugian, kini ancaman lain datang dari banjir lahar dingin gunung Merapi yang mengancam merusak jaringan air bersih para warga yang tempat tinggal- nya terlewati oleh arus lahar dingin tersebut. Banjir lahar dingin tak saja menghancurkan rumah, jembatan, bendungan, dan akses jalan raya antar-provinsi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, juga merusak jaringan pipa air bersih warga di lereng Gunung Merapi.
Akibat terjadinya banjir lahar dingin Merapi selama musim hujan ini setidaknya menghancurkan lebih dari 12 titik jaringan pipa air bersih. Sebagian besar jaringan pipa air bersih yang rusak berada di desa Wonokerto dan Girikerta, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY. Hal ini mengakibatkan warga disekitar Merapi kekurangan air bersih.
Hal tersebut disampaikan oleh Agus Bastian, SE.,MM, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat kepada seputarnusantara.com pada Selasa, 5 April 2011.
Agus Bastian menjelaskan bahwa lahar dingin Merapi sudah meluap hingga ke lahan pertanian dan pemukiman penduduk. Sehingga hal ini sangat mengganggu aktifitas masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari- hari. Akibat lahar dingin Merapi tersebut juga mengakibatkan terhambatnya roda perekonomian masyarakat baik di Jogjakarta maupun Jawa Tengah.
” Kerusakan jembatan sangat mengganggu aktifitas warga termasuk perekonomian terhambat. Karena jembatan merupakan sarana akses masyarakat untuk membawa hasil bumin. Kerusakan jembatan ini sangat berdampak pada aktifitas warga,” ungkap Agus Bastian.
Dia memaparkan, lahar dingin Merapi juga beberapa kali meluap ke jalan raya antara Jogjakarta dan Magelang sehingga sangat menghambat transportasi lintas provinsi. Meluapnya lahar dingin ke jalan raya antar provinsi tersebut mengakibatkan terputusnya jalur utama Jogjakarta- Magelang yang mengakibatkan terhambatnya arus transportasi dan menimbulkan ekonomi biaya tinggi karena pengguna kendaraan harus berputar lebih jauh lagi.
” Menurut saya, prioritas yang harus dibangun adalah normalisasi sungai dengan membangun bronjong dan mengembalikan jalur sungai sesuai seperti dulu. Kemudian membangun jembatan sebagai sarana transportasi antar warga dan membuat dam- dam untuk menahan terjangan lahar dingin gunung Merapi,” tegas Agus Bastian.
” Yang tidak kalah pentingnya adalah untuk kembali memperlancar arus lalu lintas antara Jogjakarta- Magelang, maka normalisasi sungai sangat penting. Alur sungai harus diluruskan karena sekarang sudah tidak sesuai jalurnya, sehingga ketika terjadi banjir lahar dingin meluap ke pemukiman penduduk dan jalan raya. Ke depan semestinya jembatan ditinggikan supaya tidak terkena terjangan lahar dingin Merapi,” pungkasnya. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital