Hj. Ingrid Maria Palupi Kansil : Trafficking Adalah Kejahatan Yang Sangat Luar Biasa

Hj. Ingrid Maria Palupi Kansil, S. Sos.,Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Krisis moneter berkepanjangan dan lesunya perekonomian menyebabkan banyak keluarga kehilangan sumber pendapatannya dalam kondisi ini. Pelacuran dianggap memberi kesempatan yang lebih baik kepada anak dan perempuan untuk mendapatkan uang.
Banyak anak dan perempuan dari desa yang mau meninggalkan kampung halamannya karena tergiur oleh janji-janji yang diberikan oleh para trafficker (orang yang memperdagangkan) untuk bekerja di kota dengan gaji yang besar, tetapi sesampainya di kota, diperdaya atau dipaksa untuk menjadi pekerja seks.
Trafficking adalah salah satu bentuk kekerasan yang dilakukan terhadap anak atau perempuan, yang menyangkut kekerasan fisik, mental dan atau seksual. Trafficking merupakan perekrutan, pengangkutan, pemindahan, penampungan atau penerimaan seseorang dengan ancaman atau penggunaan kekerasan atau bentuk-bentuk paksaaan lainnya.
Penculikan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, ataupun memberi atau menerima bayaran atau manfaat, untuk tujuan eksploitasi seksual, perbudakan atau praktik-praktik lain, pengambilan organ tubuh. Berdasarkan hal ini, dapat diketahui bahwa proses trafficking adalah perekrutan, pengangkutan, pemindahan, penampungan (penyekapan), dan pemaksaan.
Trafficking dilakukan dengan cara: ancaman, kekerasan, paksaan, penculikan, penipuan, penyalahgunaan wewenang. Tujuan dilakukan trafficking adalah untuk: transplantasi organ tubuh, penyalahgunaan obat, perdagangan anak atau perempuan lintas batas, pornografi, seksual komersil, perbudakan/penghambaan dan lain-lain.
Menurut Hj. Ingrid Maria Palupi Kansil, S. Sos., Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa secara umum, faktor-faktor yang mendorong terjadinya trafficking anak dan perempuan adalah karena faktor kemiskinan, terbatasnya kesempatan kerja, konflik sosial, lemahnya penegakan hukum, rendahnya pendidikan dan kesehatan, kekerasan dalam rumah tangga, dan desakan ekonomi.
Untuk mencegah terjadinya trafficking, maka yang harus dilakukan adalah sosialisasi di masyarakat mulai dari tingkatan yang paling bawah di lingkungan RT/ RW, ibu- ibu PKK, karang taruna dan organisasi remaja. Sosialisasi ini menjadi hal yang sangat penting sebagai pengetahuan masyarakat akan bahayanya trafficking.
” Untuk mencegah berkembangnya trafficking, maka aparat penegak hukum harus tegas dan menegakkan hukum seadil- adilnya. Ada asumsi yang berkembang di masyarakat bahwa ada oknum- oknum aparat penegak hukum yang menjadi becking trafficking,” ungkap Ingrid Kansil kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR- Senayan pada Selasa, 5 April 2011.
Ketika ditanya masalah penculikan anak, Ingrid Kansil memaparkan bahwa penculikan anak itu bisa terjadi di lingkungan masyarakat dan di Rumah Sakit (RS). ” Saya mendorong agar RS membuat SOP (Standart Operational Procedure, red.) yang jelas dan tegas jika ada yang menjenguk bayi/ anak maka harus diperketat. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penculikan terhadap bayi/ anak,” tegasnya.
Ingrid Kansil menekankan pentingnya membuat tayangan iklan di TV dalam bentuk kartun. Bentuknya bisa iklan layanan masyarakat yang mudah dicerna oleh anak- anak dan jam tayangnya yang mudah dan bisa dilihat anak- anak. Sehingga anak- anak akan hati- hati dan waspada terhadap orang yang baru dikenal/ orang asing.
” Kembali ke trafficking, ketika ada korban harus betul- betul di blow-up di media massa agar menjadi perhatian publik sehingga bisa diungkap kasusnya. Kita akan fokus terhadap masalah trafficking. Pemerintah sudah tegas dengan membuat UU No. 21 tahun 2007 tentang perdagangan manusia. Para pelaku harus ditindak tegas jika melakukan trafficking,” imbuhnya.
Ingrid Kansil menyarankan harus ada upaya- upaya preventif agar trafficking tidak terjadi lagi : pertama, seluruh komponen masyarakat harus bersama- sama mencegah trafficking. Kedua, harus hati- hati jika diiming- imingi pekerjaan dengan gaji sangat besar padahal pendidikannya rendah. Ketiga, tingkatan terendah seperti RT/ RW harus pro- aktif jemput bola untuk mencegah terjadinya trafficking.
” Masyarakat harus berpikir secara rasional, jika ada iming-iming pekerjaan dengan gaji yang sangat besar padahal pendidikannya rendah, maka hal ini harus diwaspadai sebab bisa jadi penipuan atau jebakan yang dilakukan oleh para pelaku trafficking. Trafficking adalah kejahatan yang sangat luar biasa,” pungkasnya. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital