Gerakan PAKUeMAS Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Demi Wujudkan Kawasan Bersih dan Nyaman
26 - Jul - 2024 | 16:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Eko Paskiyanto, A.Pi., MM., Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah mempunyai Program Prioritas terkait dengan Penanganan Kawasan Kumuh.
Kawasan Kumuh di Kabupaten Purworejo ini berada di wilayah- wilayah yang menjadi pusat perekonomian masyarakat. Namun, yang menjadi tugas Dinas Perkimtan dalam Penanganan Kawasan Kumuh adalah berdasarkan SK Bupati Purworejo Nomor 160.18/ 526/ 2020 tentang Penetapan Lokasi Perumahan dan Permukiman Kumuh.
Hal tersebut disampaikan oleh Eko Paskiyanto, A.Pi., MM., Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Jumat 26 Juli 2024.
Lebih lanjut Eko Paskiyanto menjelaskan bahwa ada 7 Kelurahan yang tersebar di 2 Kecamatan yaitu Kutoarjo dan Purworejo yang sekarang ini masuk dalam kategori Kawasan Kumuh. Sesuai dengan SK Bupati Nomor 160.18/526/2020 bahwa Kawasan Perumahan dan Permukiman Kumuh di Purworejo seluas 126,811 Hektar.
” Kawasan Kumuh tersebut meliputi wilayah Kelurahan Kutoarjo, Pangenrejo, Pangenjurutengah, Purworejo, Mranti, Keseneng, dan Baledono. Dan sampai dengan tahun 2023 yang lalu, sudah berhasil dilakukan Penanganan Kawasan Kumuh seluas 108,151 Hektar, sehingga sisanya sekarang ini tinggal 18,66 Hektar,” terangnya.
Menurutnya, Dinas Perkimtan pada tahun 2025 mendatang akan menangani Kawasan Kumuh di 5 Kelurahan yang berada di 2 Kecamatan. 5 Kelurahan tersebut adalah Kutoarjo di Kecamatan Kutoarjo, kemudian Kelurahan Mranti, Keseneng, Pangenrejo dan Pangenjurutengah yang berada di wilayah Kecamatan Purworejo.
” Nah, Penanganan Kawasan Kumuh ini dilakukan secara menyeluruh, artinya melibatkan berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kita bekerja berdasarkan SK Bupati mengenai Pokja PKP dan Forum PKP, serta Perda Nomor 13 Tahun 2019 mengenai Pencegahan Kumuh,” paparnya.
Dia memaparkan bahwa ada 7 isu dalam Penanganan Kawasan Kumuh, pertama, tata bangunan gedung yang tidak teratur, kedua, jalan lingkungan yang tidak sesuai dengan fungsinya, ketiga, terkait air minum, keempat, drainase lingkungan yang belum memenuhi syarat, kelima, air limbah/ sanitasi, keenam, pengelolaan persampahan, dan ketujuh adalah proteksi kebakaran.
” Penanganan Kawasan Kumuh harus terintegrasi dan kolaborasi dengan masyarakat. Gerakan yang kita gunakan adalah Gerakan PAKUeMAS, yang artinya adalah Gerakan Penanganan Kumuh Bersama Masyarakat. Jadi, Gerakan PAKUeMAS ini melibatkan masyarakat sampai dengan level RT dan RW,” tegas Eko Paskiyanto dengan gamblang.
Dirinya memaparkan bahwa Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai Gerakan PAKUeMAS ini, sekaligus dalam rangka penyusunan aksinya. Rencana kerjanya akan dimulai tahun 2025 yang akan datang.
” Pada bulan Juli 2024 akan kita lakukan kegiatan Sosialisasi Penanganan Kumuh di 2 Kecamatan dan 5 Kelurahan. Kemudian pada bulan Agustus 2024 kita bentuk Pokmas PAKUeMAS tingkat RW yang disahkan. Selanjutnya pada bulan September 2024 kita lakukan penyusunan proposal dan kebutuhan serta persyaratan hibah. Selanjutnya pada bulan Oktober 2024 usulan proposal kepada Bupati Purworejo, dan dilakukan verifikasi dan evaluasi Dinas. Serta pada tahun 2025 mendatang pelaksanaan Program PAKUeMAS secara riil,” terang Eko Paskiyanto secara detail.
” Supaya tidak ada penyimpangan dan hal- hal yang tidak kita inginkan, kita akan menyiapkan pendampingan baik secara administratif maupun di lapangan. Termasuk dalam hal penyusunan RAB, kesesuaian administrasi, dan pelaporan kegiatan. Kita harapkan dukungan seluruh komponen masyarakat terhadap Gerakan PAKUeMAS ini, sehingga kawasan yang tadinya kumuh menjadi kawasan yang bersih, elok, rapi, dan nyaman,” pungkas Eko Paskiyanto di penghujung Wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation