John Pieris : Pancasila Sudah Teruji Sebagai Pemersatu Bangsa Indonesia

John Pieris, Anggota DPD/ MPR RI dari Provinsi Maluku
Jakarta. Seputar Nusantara. Faktor utama Pancasila mesti dipertahankan sebagai ideologi negara adalah, karena sejak lama konsep Soekarno- Hatta ini telah teruji sebagai faktor pemersatu bangsa. ” Bangsa kita tercinta ini sangat beragam, mulai dari agama, suku, hingga golongan. Salah satu pemersatunya adalah Pancasila itu,” kata John Pieris, Anggota DPD/ MPR RI dari Provinsi Maluku kepada seputarnusantara.com, Rabu 11 Mei 2011 di Gedung DPR RI- Senayan.
John Pieris memahami penghapusan mata pelajaran Pancasila dari kurikulum pendidikan tak lepas dari desakan kepentingan politik yang menyatakan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai kepentingan politik praktis Orde Baru. Akibatnya, Penataran P4 (Penghayatan Pengamalan Pedoman Pancasila) di sekolah pun dihapuskan.
Di tengah ancaman disintegrasi bangsa, John Pieris berharap pemerintah segera mengembalikan mata pelajaran pendidikan dasar Pancasila ke dalam kurikulum sekolah dan perguruan tinggi.
Wakil ketua Komite IV DPD RI, John Pieris dengan tegas dan lugas menyampaikan pandangan dan pemikirannya bahwa nilai-nilai Pancasila semakin hilang dari bangsa Indonesia, karena pemimpinnya yang tidak punya visi dan misi yang jelas, tidak tegas dan kurang berani bertindak dan mengambil keputusan.
Dia berpandangan bahwa dari sejak berdiri negeri ini, orde baru dan orde reformasi, tidak ada nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan secara konsekwen dan konsisten.
” Pancasila tidak kemana- mana, tetapi warga negara Indonesia mau kemana? Mau menggunakan ideologi apa? Pancasila ini adalah jalan tengah, sebab teokrasi, kemanusiaan, persatuan nasional, demokrasi dan keadilan sosial semua ada dalam Pancasila. Pancasila tidak ada didunia lainnya, hanya satu- satunya di Indonesia. Yang menjadi pertanyaan adalah pejabat- pejabat negara baik Eksekutif, Legislatif maupun Yudikatif melaksanakan Pancasila tidak? kemudian pemimpin- pemimpin non- formal sudah melaksanakan Pancasila belum?” tanya John Pieris.
Menurutnya, boleh- boleh saja fanatisme beragama, yang tidak boleh adalah menganggap orang lain kafir, radikalisme mengatasnamakan agama, dan melakukan anarkisme dengan payung agama. Harus ada kearifan nasional (national wisdom) yang dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia baik pejabat maupun rakyat.
John Pieris memaparkan bahwa nilai- nilai luhur Pancasila harus kita rawat, kita hayati dan kita amalkan. Pancasila yang tidak ada embel- embel lainnya harus dilaksanakan secara murni dan konsisten. Intinya : kepatutan, kepantasan dan keteladanan para pejabat untuk menjalankan nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan sehari- hari. Nilai- nilai luhur Pancasila sangat tepat dilaksanakan di negara Indonesia yang majemuk ini.
” Bangsa yang majemuk seperti Indonesia ini tidak mungkin dipersatukan dengan selain Pancasila. Karena dengan berbagai ragam agama, suku, adat, budaya, bahasa, dsb…hanya Pancasila yang dapat mempersatukannya,” tegas John Pieris dengan mantap.
Dia menjelaskan bahwa bangsa Indonesia ini sedang sakit. Kalau satu agama disakiti, langsung bereaksi secara cepat dan keras. Tetapi kalau beda agama yang disakiti, masa bodoh bahkan bertepuk tangan. Padahal sebagai sesama anak bangsa harus saling bahu- membahu dengan tidak melihat latar belakang agama. Memang di Indonesia ada perbedaan- perbedaan, yang tidak boleh adalah pembedaan.
” Saya tekankan, kita harus tanamkan kepatutan, kepantasan dan keteladanan dari para pemimpin. Kalau hulu kotor maka hilirnya juga kotor, artinya kalau pemimpinnya korupsi maka rakyatnya akan mencuri, mencopet dan menjambret. Sangat memalukan, sedang sakit bangsa kita ini. Seorang koruptor dengan bangga dan tersenyum keluar masuk kendaraan tahanan sambil melambaikan tangan di siarkan Televisi, sangat memalukan!” pungkas John Pieris. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital