Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo Tekankan Agar Aparatur Desa Hati- Hati Dalam Mengelola Keuangan Desa Agar Tidak Terjerat Kasus Korupsi
7 - Agu - 2025 | 16:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Laksana Sakti, AP., M. Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Akhir- akhir ini, beberapa orang Aparatur Desa di wilayah Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah terjerat kasus korupsi. Hal ini menambah daftar panjang pejabat tingkat Desa yang menyelewengkan anggaran desa dan kemudian masuk jeruji besi.
Menurut Laksana Sakti, AP., M. Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah bahwa pertama, dengan adanya beberapa kasus yang menjerat Kepala Desa maupun Perangkat Desa di wilayah Kabupaten Purworejo yang berimplikasi pada hukum pidana, pihaknya atas nama Dinas maupun pribadi turut prihatin dan mudah-mudah- mudahan ini menjadi pembelajaran bersama bagi Aparat Pemerintah Desa yang lain.
” Mudah- mudahan penyimpangan keuangan desa tersebut tidak merambah ke desa- desa lainnya, terutama terkait dengan pengelolaan keuangan. Kami harapkan kepada Aparatur Desa untuk mentaati aturan dan regulasi yang ada,” ungkap Laksana Sakti kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Kamis 7 Agustus 2025.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kedua, jeratan hukum terhadap Kades dan Perangkat Desa biasanya terkait dengan pengelolaan keuangan desa, baik itu Dana Desa, ADD (Alokasi Dana Desa), maupun bantuan keuangan lainnya. Kemudian, DPPPAPMD yang bersentuhan langsung dengan desa dan berkewajiban membina desa, maka akan selalu mengawal regulasi yang ada di desa agar desa dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku.
” Kami tidak sendirian dalam membina desa, DPPPAPMD bekerjasama dengan Camat dan jajarannya dalam membina desa. Kami selalu koordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Kecamatan dan pendamping desa. Dengan jumlah 469 desa seluruh Kabupaten Purworejo, tentu kami tidak bisa setiap saat melakukan monitoring dan pembinaan, paling tidak ada kegiatan Rakor Desa seluruh Purworejo dan Bimtek Perangkat Desa sebagai media pembinaan. Ada juga kegiatan Konvensi Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan. Pembinaan kami lakukan langsung melalui tatap muka maupun zoom meeting (daring),” terang Laksana Sakti.
Selanjutnya, ketiga, DPPPAPMD juga melakukan pengawasan terhadap seluruh Desa di Kabupaten Purworejo, jika ada aduan dari masyarakat, segera kami panggil Aparatur Desa tersebut untuk klarifikasi dan meminta penjelasan apakah betul laporan tersebut. Kemudian lebih lanjut DPPPAPMD akan melakukan teguran dan pembinaan.
” Keempat, kami punya pesan khusus kepada seluruh Aparatur Desa di Purworejo agar mengelola anggaran desa dengan benar dan transparan. Dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) harus mengawasi pengelolaan keuangan desa. Serta, Aparatur Desa harus memasang infografis pemasukan dan pengeluaran keuangan desa tersebut baik itu secara manual dipajang di depan Balai Desa maupun melalui Media Sosial, supaya transparansi anggaran desa terwujud dan masyarakat mengetahui keluar dan masuknya keuangan desa,” pungkas Laksana Sakti di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual