Gitalis Dwinatarina : Indonesia Harus Punya Diplomasi Kuat dengan Arab Saudi

Hj. Gitalis Dwinatarina, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
Jakarta. Seputar Nusantara. Kita turut prihatian atas hukuman pancung yang dialami Ruyati, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi. Ruyati menjalani hukuman hari Sabtu, 18 Juni 2011 kemarin, setelah dinyatakan bersalah membunuh majikannya. Kalau memang Ruyati benar melakukan tindakan itu, maka kita tidak bisa menghindar dari hukuman seperti itu. Hukum yang berlaku di Arab Saudi memang dikenal keras, di mana pelaku pembunuhan hukumannya adalah hukum pancung.
Hanya saja yang kita sesalkan, mengapa Pemerintah Arab Saudi tidak memberitahukan Kedutaan Besar Indonesia di Riyadh akan adanya pelaksanaan hukuman tersebut. Bagaimana pun Ruyati bekerja di negara tersebut sebagai tenaga kerja yang legal. Sebagai warganegara Indonesia sepantasnya jika Pemerintah Arab Saudi memberitahukan pelaksanaan hukuman tersebut kepada Pemerintah Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Hj. Gitalis Dwinatarina, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR- Senayan, Senin 20 Juni 2011.
Gita menjelaskan, seharusnya Pemerintah Indonesia menyampaikan protes keras atas tindakan sepihak yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi. Sebagai negara bersahabat, kita harus menyatakan ketidaksenangan atas tindakan sewenang-wenang yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.
” Kita harus menyampaikan bahwa cara seperti itu tidak boleh sampai terjadi lagi. Meski hukum yang diterapkan harus mengikuti hukum Arab Saudi, namun jika ada sesuatu yang berkaitan dengan nasib warganegara Indonesia, kita harus diberitahu. Sikap tegas ini penting agar pemerintah negara lain tidak memperlakukan secara sewenang-sewenang warganegara kita. Selama ini pemerintah terlalu bertenggang rasa kepada bangsa lain, sehingga akibatnya warganegara Indonesia dianggap tidak ada harganya,” ungkap Gita, panggilan akrabnya, yang juga seorang artis ini.
Gita memaparkan, Kemenlu dan BNP2TKI seharusnya merespon cepat terhadap permasalahan tersebut. Seharusnya kedua Lembaga tersebut harus selalu berkoordinasi secara intensif, sehingga dapat merespon dengan cepat kejadian yang menimpa TKI kita.
” Perlu diplomasi yang kuat antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi. Sehingga Indonesia mempunyai bargaining position terhadap negara dimana TKI ditempatkan. Sudah terjadi miss antara Kemenlu dengan BNP2TKI, sehingga terjadi over lapping. Lembaga- lembaga pemerintah harus bekerja secara profesional dan sesuai dengan jobnya, sehingga tidak saling lempar tanggung- jawab ketika ada kejadian,” tegasnya.
” Saya sangat kecewa dengan hukuman pancung terhadap Ruyati, saya ikut berduka cita kepada keluarga korban, Ruyati. Semoga keluarga korban selalu diberi ketabahan dan Allah selalu meridhoi langkah keluarga korban dalam meniti kehidupannya,” doa Gita.
Gita lebih lanjut menjelaskan, seharusnya pemerintah Indonesia ada kesepahaman dengan Pemerintah Arab Saudi. Sehingga pemerintah Indonesia bisa mencegah hukuman pancung dengan diplomasi yang kuat dan merespon dengan cepat setiap kejadian yang menimpa TKI kita.
Tanggung- jawab penempatan dan perlindungan TKI itu ada pada Lembaga BNP2TKI, maka BNP2TKI harus bekerja secara profesional. Koordinasi BNP2TKI dengan Kemenlu harus ditingkatkan sehingga ditingkat teknis bisa bekerjasama dengan baik. Sinergi antar lembaga pemerintah sangat penting sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada TKI.
” Kalau saya secara pribadi menginginkan agar dihentikan saja pengiriman TKI ke Arab Saudi. Stop kirim TKI ke Arab Saudi! Sebab kejadian penyiksaan, pemerkosaan, tidak digaji, pembunuhan sudah sangat sering dilakukan oleh majikan kepada TKI kita,” pungkas Hj. Gitalis Dwinatarina. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital