Sekretaris Dewan : RAPBD 2026 Sedang Dibahas dan Digodok di DPRD Purworejo, Prioritaskan Anggaran Untuk Kepentingan Masyarakat dan Akselerasikan Visi dan Misi Pemerintah Daerah
6 - Nov - 2025 | 17:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Agus Ari Setiyadi, S.Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Saat ini DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Purworejo – Provinsi Jawa Tengah sedang membahas menggodok RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Purworejo tahun 2026.
Menurut Agus Ari Setiyadi, S.Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah, bahwa saat ini pembahasan RAPBD Kabupaten Purworejo tahun 2026 dilakukan oleh masing- masing Komisi yang ada di DPRD Purworejo. Pembahasan RAPBD 2026 dilakukan oleh Komisi- Komisi yang ada di DPRD dengan masing- masing mitra kerjanya OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
” Masing- masing Komisi mengundang OPD untuk bersama- sama membahas dan menggodok RAPBD 2026. Jadi, Komisi 1 sampai dengan Komisi 4 mengundang OPD yang menjadi mitra kerjanya untuk duduk bersama membahas RAPBD 2026,” ungkap Agus Ari kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Kamis 6 November 2025.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pembahasan RAPBD 2026 sudah dimulai sejak hari Selasa 4 November 2025 sampai hari ini Kamis 6 November 2025 masih berlangsung. Jadi selama 3 hari penuh DPRD Purworejo bersama mitra kerjanya membahas RAPBD 2026 dengan berbagai dinamika yang ada dan nantinya akan menjadi Rekomendasi DPRD.
” Pembahasan RAPBD 2026 di tingkat Komisi, kemudian nantinya akan naik ke Pimpinan dan selanjutnya akan dibahas di Badan Anggaran. Nanti akan ada laporan masing- masing Komisi kepada Badan Anggaran yang akan dilaksanakan pada hari Senin depan, 10 November 2025. Dalam rapat di Badan Anggaran nanti, akan ada Tim Anggaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo,” paparnya.
Menurutnya, bahwa APBD tersebut kegunaannya untuk kepentingan masyarakat. Jadi, belanja- belanja yang sifatnya untuk kepentingan publik itu akan diprioritaskan. Belanja publik, belanja modal dan belanja untuk kepentingan masyarakat itu yang harus diprioritaskan.
” Dan sesuai dengan Regulasi Yang Berlaku Secara Nasional bahwa SPM (Standar Pelayanan Minimal) itu harus dipenuhi oleh masing- masing daerah, termasuk di Kabupaten Purworejo. Jadi pembahasan RAPBD 2026 di Komisi- Komisi adalah fokus pada pencermatan belanja- belanja publik yang dilaksanakan oleh OPD,” tegas Agus Ari.
Lebih jauh dirinya memaparkan, untuk persoalan jumlah APBD 2026, tentunya masih melihat kondisi riil di lapangan, karena daerah juga masih mengandalkan Dana Transfer Daerah dari Pusat. Seperti diketahui bahwa Dana Transfer Daerah dari Pusat pada tahun 2025 ini mengalami penurunan karena adanya efisiensi anggaran. Hal ini tentunya akan menjadi pembahasan yang strategis di Badan Anggaran DPRD Purworejo agar bagaimana mengatur anggaran supaya tetap fokus untuk kepentingan masyarakat dan mewujudkan visi dan misi daerah.
” Jadi intinya adalah bagaimana dengan efisiensi anggaran ini namun tidak mengurangi output dari kinerja OPD dan tidak mengurangi hasil yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena selama ini kemitraan antara Legislatif dan Eksekutif di Purworejo ini berjalan dengan baik dan harmonis, serta semua pembahasan dilaksanakan sesuai dengan aturan main, semua pegang komitmen bahwa regulasi merupakan hal yang utama dan harus diimplementasikan,” jelasnya.
Kita berharap, lanjutnya, APBD 2026 menjadi APBD yang ideal bagi kepentingan masyarakat dan dapat mewujudkan visi dan misi Kabupaten Purworejo ke depannya. RAPBD 2026 harus mendukung Program Nasional, kemudian Program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga Program yang tercantum dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Purworejo. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar
- Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi, PT. Telkom (Persero) Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026. Bangun Ketangguhan Organisasi Melalui Budaya Yang Adaptif dan Relevan di Tengah Perubahan
- TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia Melalui Sistem Kabel Laut NCC. Kolaborasi Strategis Untuk Memperkuat Posisi Batam Sebagai Hub Digital Yang Menghubungkan Indonesia-Singapura ke Pasar Global
- Lomba Burung Berkicau di Purworejo yang Memperebutkan Bupati Cup Digelar Sangat Meriah, Peserta dari Berbagai Kabupaten turut Meriahkan Lomba Para Pecinta Burung tersebut
- Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026. Sinergi Lintas Sektor dan Inovasi Berkelanjutan Menjadi Fondasi Percepatan AI Sovereignty di Indonesia
- Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Harus Tepat Waktu, Tepat Mutu dan Tepat Manfaat
- Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Melalui Forum CorpU Association Insight. Forum Kolaborasi Lintas Organisasi Untuk Memperkuat Ekosistem Pengembangan Talenta Melalui Pembelajaran Adaptif dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah dan Akan Selesai Tepat Waktu
- Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Selamatkan 29 Rumah dan Industri Yang Terbakar Selama 1 Semester Tahun 2026. Penyelamatan Non Kebakaran Juga Intensif Dilaksanakan Untuk Membantu Masyarakat Yang Membutuhkan
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global Melalui Kolaborasi Telkom University–National University of Singapore. Langkah Strategis Dalam Membangun Pipeline Talenta Digital Berkelas Dunia Melalui Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Inovasi Lintas Negara
- 61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional. Semarak Puncak Perayaan HUT Telkom, Hadirkan Gerakan Digital Bagi UMKM Hingga Kompetisi AI Untuk Kreator Lokal
- PT. Telkom (Persero) Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding. Bagian dari Langkah Akselerasi Eksekusi Strategi TLKM 30 Untuk Membangun Struktur Organisasi yang Lebih Ramping, Efisien, dan Bernilai Tinggi
- Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Melalui Program Rural Youth AI Facilitator. Dengan Memberdayakan Talenta Muda Lokal, Program TJSL Telkom Mendorong Literasi Digital UMKM di Papua Barat Daya
- Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T Melalui Program CSR Fiber Academy. Perkuat Pendidikan Vokasi Melalui Fasilitas Laboratorium Fiber Optik dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Guru SMK
- 6 Tahun Innovillage, Telkom Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi. Lebih dari 10.664 Talenta Digital Muda Berpartisipasi Ciptakan Inovasi Sosial dan Teknologi Berkelanjutan
- Hadirkan Explorise Q2 2026, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Akselerasi Kolaborasi Startup dan Enterprise Untuk Ciptakan Sinergi Bisnis Lintas Sektor. Ajang Business Matchmaking Sebagai Upaya Perluas Akses Startup Terhadap Pelanggan, Mitra Strategis, dan Peluang Pertumbuhan Bisnis