Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Selenggarakan Kegiatan FGD Dengan Tema Implementasi Program 3 Juta Rumah dan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima PSU Perumahan
11 - Nov - 2025 | 18:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Eko Paskiyanto, A.Pi., MM., Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah (tengah pegang microphone) saat memberikan sambutan dan paparan dalam kegiatan FGD, pada Selasa 11 November 2025
Purworejo. Seputar Nusantara. Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan FGD (Focus Group Discussion) dengan tema : Implementasi Program 3 Juta Rumah dan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima PSU (Prasarana dan Sarana Utilitas). Kegiatan FGD ini diselenggarakan di Rumah Makan ABK (Ayam Bakar Bambu Kuning)- Purworejo, pada Selasa 11 November 2025.
Kegiatan FGD tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo beserta jajarannya, sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Purworejo yakni Sigit dan Ahmad Ridho, BUMD PDAM, Pejabat ATR/ BPN Purworejo, Bank Jateng Cabang Purworejo, PLN ULP Purworejo, Camat, para Kepala Desa dan juga para penghuni rumah susun.
Dalam sambutan sekaligus paparannya, Eko Paskiyanto, A.Pi., MM., Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program 3 juta rumah dengan membangun atau merenovasi rumah, termasuk dalam Asta Cita ke- 6 Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI : membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Keterangan foto : para peserta FGD mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme yang tinggi
Eko lebih lanjut menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Presiden Prabowo, Kementerian PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) diberi target 3 juta rumah, berupa pembangunan dan atau renovasi yang meliputi : 1 Juta rumah di kawasan perkotaan, kemudian 1 Juta rumah di kawasan pedesaan dan 1 Juta rumah di kawasan pesisir.
Berdasarkan Surat dari Gubernur Jawa Tengah, lanjutnya, dengan Nomor 600.2/0008104 tanggal 29 Agustus 2025 hal : Alokasi Bantuan Pembangunan dan Renovasi Rumah (RTLH) melalui APBD, Kabupaten Purworejo terdapat backlog perumahan sejumlah 27.632 rumah, yang terdiri dari : sisa backlog kelayakan sejumlah 15.642 rumah dan sisa backlog kepemilikan sejumlah 11.990 rumah.
Lebih jauh Eko Paskiyanto memaparkan bahwa untuk penyelesaian backlog perumahan di Kabupaten Purworejo tahun 2026 sampai dengan tahun 2030 dengan target sebagai berikut : pertama dengan Dana Pusat sejumlah 3.868 rumah, kedua dengan Dana Pemprov Jateng sejumlah 3.040 rumah, kemudian ketiga, Dana NGO. CSR. Developer dengan rincian : KPR FLPP, BPR NKK sejumlah 2.487 rumah, kemudian dari partisipasi masyarakat sejumlah 11.605 rumah, selanjutnya dari Dana Pemerintah Kabupaten Purworejo sejumlah 3.868 rumah dan yang bersumber dari Dana Desa sejumlah 2.763 rumah.

Keterangan foto : Penandatanganan Berita Acara Serah Terima PSU Perumahan
Sementara itu, dalam sambutannya, Sigit Apriyanto, ST., Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai Demokrat menyampaikan bahwa pertama, bagaimana agar para investor bisa masuk ke Kabupaten Purworejo dan bisa mengembangkan usahanya disini, kalau investor masuk maka sektor ekonomi akan bergerak naik.
Kemudian kedua, lanjutnya, bahwa implementasi 3 juta rumah di seluruh wilayah Indonesia, kita harus mampu menyediakan sesuai dengan ketersediaan dan kemampuan Kabupaten Purworejo. Ketiga, sinergi dan kolaborasi antar instansi di Purworejo harus berjalan dengan harmonis dan baik.
” Pengembangan Perumahan sebaiknya di kawasan Pedesaan dan Pesisir. Pemerintah Pusat dan Daerah harus sinergi agar implementasi 3 juta rumah tersebut cepat terealisasi. Sinergi antara Pemerintah dengan BUMN juga sangat penting supaya target 3 juta rumah dapat segera terealisasi,” ungkap Sigit.

Keterangan foto : Penyerahan dokumen PSU Perumahan oleh Developer kepada Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo
Kemudian, lanjutnya, target Perumahan sejumlah 3 juta rumah ini untuk MBR : Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Dirinya yakin di Kabupaten Purworejo banyak sekali Pengembang yang berkenan membangun program 3 juta rumah di wilayah Purworejo. Maka sinergi dengan Kementerian dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lainnya.
” Aturan dari Pemerintah Pusat dan Daerah janganlah mempersulit masyarakat, buatlah regulasi yang memudahkan masyarakat dan mempermudah perizinan. Harus ada skema bagaimana agar masyarakat mendapatkan perumahan yang fasilitasnya lebih baik,” papar Sigit.
Lebih lanjut Sigit Apriyanto menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dengan BUMN/ BUMD seperti PLN, PDAM dan juga BUMD lainnya itu sangat diperlukan. Kemudian, dengan adanya perumahan di kawasan pedesaan, maka perekonomian akan berkembang disana. Dengan banyaknya perumahan, maka pembangunan yang ada di Purworejo bisa merata, jalannya bagus, penerangan jalan ada dan ekonomi bangkit.

Pada sisi lain, Ahmad Ridho Adhi Nugroho, ST., Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) memaparkan dalam sambutannya bahwa sejumlah 705 rumah sudah dibangun pada tahun 2025 dengan anggaran sebesar Rp 14,7 Miliar
” Kebutuhan rumah di Kabupaten Purworejo dengan laju pertumbuhan penduduknya itu tidak seimbang. Padahal rumah merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak,” ungkap Ahmad Ridho dengan nada gamblang.
” Kita DPRD Kabupaten Purworejo selalu mendorong agar program dari pemerintah pusat yang salah satunya adalah program 3 juta rumah dapat segera terealisasi. Dinas Perkimtan Purworejo agar bisa memberikan rumah yang layak bagi masyarakat Purworejo,” pungkas Ahmad Ridho. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar
- Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi, PT. Telkom (Persero) Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026. Bangun Ketangguhan Organisasi Melalui Budaya Yang Adaptif dan Relevan di Tengah Perubahan
- TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia Melalui Sistem Kabel Laut NCC. Kolaborasi Strategis Untuk Memperkuat Posisi Batam Sebagai Hub Digital Yang Menghubungkan Indonesia-Singapura ke Pasar Global
- Lomba Burung Berkicau di Purworejo yang Memperebutkan Bupati Cup Digelar Sangat Meriah, Peserta dari Berbagai Kabupaten turut Meriahkan Lomba Para Pecinta Burung tersebut
- Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026. Sinergi Lintas Sektor dan Inovasi Berkelanjutan Menjadi Fondasi Percepatan AI Sovereignty di Indonesia
- Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Harus Tepat Waktu, Tepat Mutu dan Tepat Manfaat
- Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Melalui Forum CorpU Association Insight. Forum Kolaborasi Lintas Organisasi Untuk Memperkuat Ekosistem Pengembangan Talenta Melalui Pembelajaran Adaptif dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah dan Akan Selesai Tepat Waktu
- Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Selamatkan 29 Rumah dan Industri Yang Terbakar Selama 1 Semester Tahun 2026. Penyelamatan Non Kebakaran Juga Intensif Dilaksanakan Untuk Membantu Masyarakat Yang Membutuhkan
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global Melalui Kolaborasi Telkom University–National University of Singapore. Langkah Strategis Dalam Membangun Pipeline Talenta Digital Berkelas Dunia Melalui Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Inovasi Lintas Negara
- 61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional. Semarak Puncak Perayaan HUT Telkom, Hadirkan Gerakan Digital Bagi UMKM Hingga Kompetisi AI Untuk Kreator Lokal
- PT. Telkom (Persero) Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding. Bagian dari Langkah Akselerasi Eksekusi Strategi TLKM 30 Untuk Membangun Struktur Organisasi yang Lebih Ramping, Efisien, dan Bernilai Tinggi
- Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Melalui Program Rural Youth AI Facilitator. Dengan Memberdayakan Talenta Muda Lokal, Program TJSL Telkom Mendorong Literasi Digital UMKM di Papua Barat Daya
- Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T Melalui Program CSR Fiber Academy. Perkuat Pendidikan Vokasi Melalui Fasilitas Laboratorium Fiber Optik dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Guru SMK
- 6 Tahun Innovillage, Telkom Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi. Lebih dari 10.664 Talenta Digital Muda Berpartisipasi Ciptakan Inovasi Sosial dan Teknologi Berkelanjutan
- Hadirkan Explorise Q2 2026, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Akselerasi Kolaborasi Startup dan Enterprise Untuk Ciptakan Sinergi Bisnis Lintas Sektor. Ajang Business Matchmaking Sebagai Upaya Perluas Akses Startup Terhadap Pelanggan, Mitra Strategis, dan Peluang Pertumbuhan Bisnis