logo seputarnusantara.com

Anggota MPR RI Heru Tjahjono Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Klenteng Tulungagung : Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Perkuat Ketahanan Negara

15 - Des - 2025 | 21:00 | kategori:Headline

Keterangan foto : Anggota DPR/ MPR RI DR. Ir. Heru Tjahjono, MM., saat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bertema : “Entrepreneurship Sebagai Wujud Ketahanan Negara” yang diselenggarakan di Klenteng Tulungagung pada Minggu 15 Desember 2025.

Tulungagung- Jawa Timur. Seputar Nusantara. Puluhan mahasiswa dari berbagai PT (Perguruan Tinggi) di Tulungagung- Jawa Timur mengikuti kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bertema : “Entrepreneurship Sebagai Wujud Ketahanan Negara” yang diselenggarakan di Klenteng Tulungagung pada Minggu 15 Desember 2025.

Pemilihan lokasi Klenteng sebagai venue kegiatan menjadi simbol nyata penerapan nilai- nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut menghadirkan materi tentang keterkaitan entrepreneurship dengan empat pilar kehidupan berbangsa : Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Para peserta diajak memahami bahwa kemandirian ekonomi, baik melalui wirausaha maupun bekerja profesional, merupakan kontribusi konkret terhadap Ketahanan Nasional.

” Jika kalian mampu untuk menghidupi diri kalian sendiri setelah kuliah ini, entah bekerja atau membuka lapangan pekerjaan baru, itu sudah mewujudkan ketahanan negara,” tegas narasumber dalam pemaparan materinya.

Para peserta dibekali pemahaman tentang menjalankan bisnis berbasis nilai- nilai Pancasila, mulai dari integritas (Sila 1), perlakuan adil kepada karyawan (Sila 2), nasionalisme ekonomi dengan mendukung produk lokal (Sila 3), pengambilan keputusan partisipatif (Sila 4), hingga pemberdayaan masyarakat sekitar (Sila 5).

Sosialisasi mengupas Pasal 27 Ayat (2) UUD 1945 yang menjamin hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, serta Pasal 33 yang mengatur perekonomian berbasis asas kekeluargaan dan kemandirian. UMKM yang menyumbang 61% PDB dan menyerap 97% tenaga kerja nasional menjadi bukti nyata ekonomi kerakyatan.

Pemilihan Klenteng sebagai lokasi kegiatan memperkuat pesan bahwabBhinneka Tunggal Ika bukan sekadar semboyan, tetapi merupakan kekuatan ekonomi nyata. Keberagaman budaya, produk lokal, dan kolaborasi lintas daerah menjadi keunggulan kompetitif Indonesia di era global.

Materi juga menyoroti bagaimana bisnis digital dan kolaborasi lintas pulau menciptakan interdependensi ekonomi yang memperkuat persatuan bangsa. Platform e-commerce yang menghubungkan UMKM di berbagai daerah menjadi contoh konkret.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta, mulai dari relevansi usaha mikro terhadap ketahanan negara, bisnis digital berbasis Pancasila, hingga kolaborasi entrepreneurship lintas suku dan daerah. Para peserta mengapresiasi pendekatan yang tidak hanya teoritis saja, tetapi juga aplikatif untuk kehidupan mereka pasca- kampus.

” Kami mendapat pencerahan bahwa berkontribusi pada negara tidak melulu harus jadi pejabat atau TNI/ Polri. Dengan menjadi pengusaha yang beretika atau pekerja profesional yang produktif, kami sudah memperkuat ketahanan bangsa,” ungkap salah satu peserta mahasiswa.

Kegiatan ini diharapkan menginspirasi generasi muda untuk tidak hanya memahami 4 Pilar MPR RI secara konseptual saja, tetapi juga mengimplementasikannya dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkontribusi pada kesejahteraan dan ketahanan nasional. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline