Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
21 - Mei - 2026 | 12:25 | kategori:Headline
Keterangan foto : Agus Ari Setiyadi, S. Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Purworejo adalah usulan program dari Anggota Dewan berdasarkan aspirasi masyarakat (konstituen) saat reses maupun hasil dari RDP (Rapat Dengar Pendapat). Dana pokir bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dan diwujudkan dalam bentuk proyek pengadaan barang/jasa atau hibah.
Menurut Agus Ari Setiyadi, S. Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah bahwa dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 sudah dijelaskan aturan mengenai Pokir secara gamblang. Alurnya adalah DPRD Kabupaten Purworejo menyerap aspirasi dari masyarakat baik itu melalui kegiatan Reses yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun, atau bisa melalui RDP (Rapat Dengan Pendapat), public hearing, bisa juga melalui kunjungan kerja ke Daerah Pemilihan (Dapil).
” Dari aspirasi masyarakat tersebut, kemudian Anggota DPRD menyampaikan pokok- pokok pikirannya kepada Pemerintah Daerah (Eksekutif) untuk mengalokasikan anggaran dan menangani apa yang menjadi aspirasi dan kebutuhan masyarakat tersebut. Kebutuhan masyarakat di masing- masing Dapil tersebut disampaikan ke Eksekutif untuk dilaksanakan, tentunya melalui alur dan mekanisme yang sudah diatur regulasinya,” ungkap Agus Ari Setiadi kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Kamis 21 Mei 2026.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa di DPRD Kabupaten Purworejo alur, mekanisme dan regulasi dalam hal Pokir sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Dan pada dasarnya Pokir ini adalah ide, gagasan dan pendapat Dewan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan di daerah pemilihan masing- masing. Kebutuhan Dapil A tentunya berbeda dengan kebutuhan di Dapil B, sehingga Pokir ini berbeda sesuai kebutuhan masing- masing Dapil.
” Tentunya Pokir harus sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Kalau tidak sesuai dengan RPJMD, tentunya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sebagai Eksekutor, tidak bisa melakukan hal itu. Sehingga Pokir ini harus mendukung RPJMD Kabupaten Purworejo,” ucapnya.
Lebih jauh Agus Ari memaparkan bahwa Pokir ini beraneka warna, karena kebutuhan di masing- masing Dapil itu berbeda- beda. Ada sebagian masyarakat yang membutuhkan jalan, ada juga yang butuh jembatan, ada pula yang membutuhkan ternak, atau bahkan ada yang membutuhkan Alsintan (Alat Mesin Pertanian). Maka Pokir ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
” Misalkan juga ada suatu masyarakat yang membutuhkan Rumah Layak Huni, atau penerangan jalan karena masih gelap gulita di jalan, atau ada juga wilayah tersebut merupakan Desa Wisata yang membutuhkan alat- alat kesenian untuk menunjang pariwisata, sehingga Pokirnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan wilayah tersebut,” tegas Agus Ari dengan detail.
Sedangkan untuk anggaran Pokir, sambungnya, itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah. Jadi tidak ada alokasi khusus untuk dana Pokir ini. Misalnya pada tahun 2026 ini kebutuhan masyarakat sangat banyak melalui Pokir, namun kemampuan keuangan daerah belum mencukupi, maka bisa dipertimbangkan dilaksanakan pada tahun berikutnya.
” Aspirasi dan kebutuhan masyarakat ini kan sangat banyak dan tidak bisa dibatasi, sedangkan kemampuan keuangan daerah sangat terbatas, maka perlunya skala prioritas dalam mengimplementasikan Pokir ini. Mana hal yang urgent dan menjadi skala prioritas itulah yang didahulukan dan diutamakan,” terangnya.
” Supaya Pokir ini berjalan sesuai dengan aturan dan tidak menyimpang dari regulasi yang berlaku, maka pengawalan dan pengawasan dari semua pihak sangat diperlukan. Di internal DPRD Purworejo juga mengawal Pokir ini supaya tepar waktu, tepat mutu dan tepat harga. OPD juga punya pengawas internal yakni Inspektorat Daerah yang mengawal dan mengawasi Pokir. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah peranan masyarakat, masyarakat perlu ikut mengawal dan mengatasi jalannya Pokir ini,” pungkas Agus Ari Setiadi di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com
(Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |
Silakan Mengisi Komentar
You must be logged in to post a comment.
Tulisan dengan Kategori Headline
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel
- Pemadam Kebakaran Purworejo Respon Cepat dan Langsung Bergerak Berjibaku Menangani Kebakaran di Pabrik Ban PT. Arami Jaya Grabag- Purworejo
- Telkom Solution Siap Mendorong Transformasi Digital BUMN. Dukungan Solusi Berbasis Cloud, AI, dan Cyber Security Untuk Mengakselerasi Integrasi Digital serta Pengembangan Kapabilitas Teknologi BUMN Secara Adaptif dan Berkelanjutan
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Tahun Buku 2025 : Telkom Telkom Bukukan Kinerja FY25 Resilience, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%
- TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena. Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan. Melalui Telkomsat, Perkuat Akses Digital Inklusif Melalui Solusi Satelit di Kawasan dengan Tantangan Geografis
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk : Jembatan Digital Pertama Yang Menghubungkan Antara Indonesia– Papua Nugini. Melalui Telin, TelkomGroup Memperkuat Ketahanan Jaringan Papua dan Membuka Koridor Digital Baru Menuju Asia- Pasifik
- Bumi Berseru Fest 2025 : PT. Telkom (Persero) Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik. Diikuti oleh 2.200 Peserta, Telkom Dorong Penguatan Solusi Berbasis Komunitas Melalui Aksi Nyata Mitigasi Pencemaran Lingkungan
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Deklarasi Komitmen Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas serta Sosialisasi Petunjuk Teknis SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) Tahun Ajaran 2026/ 2027
- Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR. Kolaborasi PT. Telkom (Persero) dan Dinas Pendidikan Hadirkan Try Out Berbasis Data, Dukung Evaluasi Pembelajaran Yang Lebih Objektif dan Terukur
- Community Gateway Telkomsat Milik Telkom Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T. Solusi Satelit Kian Diminati, Telkomsat Akselerasi Ekspansi Layanan Konektivitas di Indonesia Timur
- ITD Summit 2026 : TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata. Hadirkan Telis dan BigBox AI, Solusi Nyata Teknologi AI Yang Siap Guna Untuk Operasional di Berbagai Sektor
- Perkuat Peran Kartini Digital, PT. Telkom (Persero) Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas. Dukungan Pelatihan Digital Terintegrasi bagi Lebih dari 73 Ribu UMKM Perempuan, Sertifikasi Halal Untuk 2.250 Usaha, serta Bantuan 500 Ribu Kemasan
- Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, PT. Telkom (Persero) Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital. Telkom Hadirkan Ruang Tumbuh Baru Bagi Perempuan Pelaku UKM Melalui Ekosistem Digital Terintegrasi
- TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas. Yayasan Pendidikan Telkom Persiapkan Talenta Digital Unggul Serta Mendukung Regulasi PP TUNAS Sesuai Amanat Pemerintah
- Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom Untuk Mempercepat Transformasi Industri Nasional. Solusi AI Yang Dirancang Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional dan Daya Saing Lintas Sektor Melalui Orkestrasi Proses Bisnis Cerdas
- Hari Bumi 2026, PT. Telkom (Persero) Mempertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan. Perkuat Komitmen Keberlanjutan GoZero% Melalui Rencana Percepatan Transformasi Hijau Tahun 2030
- Melalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi. Telkom Menghadirkan Rangkaian Pelatihan AI, Sertifikasi UMKM, hingga Edukasi Keamanan Digital