Guyup Rukun, Pererat Kehidupan Bermasyarakat : Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Ajak Warga Tulungagung Rawat Kerukunan dan Gotong Royong. Anggota DPR RI Heru Tjahjono : Menjaga Kerukunan Warga adalah Wujud Nyata Nilai Kebangsaan dalam Kehidupan Sehari-hari
19 - Jun - 2026 | 21:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI (tengah), sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tulungagung- Jawa Timur
Tulungagung- Jawa Timur. Seputar Nusantara. Puluhan warga dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (4 Pilar MPR RI) yang berlangsung di Jalan Mayor Sujadi Nomor 23A, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kegiatan ini menghadirkan DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI, sebagai narasumber utama.
Mengusung nilai guyub rukun sebagai inti pembahasan, kegiatan kali ini secara khusus menyasar masyarakat umum. Materi sosialisasi dirancang membumi dan dikaitkan langsung dengan persoalan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari- hari, mulai dari melemahnya semangat gotong royong, gesekan antarwarga, hingga ancaman perpecahan akibat penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.
Heru Tjahjono menegaskan bahwa guyub rukun bukan sekadar warisan budaya, melainkan kebutuhan nyata agar masyarakat dapat hidup tenteram dan saling menolong di tengah berbagai perbedaan.
“ Guyub rukun itu modal sosial yang paling berharga. Ketika warga saling kenal, saling percaya, dan saling membantu, persoalan seberat apa pun akan terasa ringan karena dipikul bersama,” ujar Heru saat membuka acara.
Dalam paparannya, Heru mengaitkan nilai guyub rukun dengan Empat Pilar Kebangsaan. Dia menjelaskan bahwa Pancasila, khususnya sila ketiga yakni Persatuan Indonesia dan sila kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menemukan wujud nyatanya dalam praktik gotong royong sehari- hari.
” Ketika warga bahu- membahu kerja bakti membersihkan lingkungan, menjenguk tetangga yang sakit, atau bermusyawarah menyelesaikan persoalan bersama, disitulah Pancasila benar- benar hidup, bukan sekadar dihafal, tetapi diamalkan,” paparnya.

Keterangan foto : DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI, foto bersama dengan peserta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tulungagung- Jawa Timur, pada tanggal 19 Juni 2026
Terkait Undang- Undang Dasar 1945, Heru menyoroti Pasal 28J Ayat (1) yang mewajibkan setiap orang menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, kerukunan tidak akan terwujud tanpa kesediaan untuk saling menghormati hak dan perbedaan.
” Konstitusi kita mengajarkan bahwa kebebasan setiap orang dibatasi oleh penghormatan terhadap hak orang lain. Inilah dasar dari sikap tepa selira dan saling menghargai yang menjadi roh guyub rukun,” lanjut politisi dari Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.
Sementara itu, pada pilar NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Heru menekankan bahwa keutuhan bangsa dibangun dari kerukunan di tingkat paling bawah, yakni lingkungan tempat tinggal warga. Keberagaman suku, agama, dan latar belakang justru menjadi kekuatan apabila dirawat dalam semangat kebersamaan.
” Negara yang besar dibangun dari lingkungan- lingkungan kecil yang rukun. Kalau kampung kita rukun, RT dan RW kita guyub, sesungguhnya kita sedang ikut menjaga keutuhan NKRI. Berbeda- beda tetapi tetap satu, itulah Bhinneka Tunggal Ika dalam keseharian kita,” tegasnya.
Heru juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar kerukunan saat ini justru datang dari dunia digital. Dia menilai penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial mudah memecah belah warga, bahkan mereka yang sehari- hari hidup berdampingan secara damai.
” Menjaga guyub rukun hari ini juga berarti bijak bermedia sosial. Saring dulu sebelum membagikan, jangan mudah terprovokasi, dan utamakan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi,” pesannya.
Selain menyampaikan materi, Heru turut menyerap berbagai keluhan dan persoalan yang disampaikan oleh warga, mulai dari perselisihan antar tetangga, menurunnya partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, hingga kesenjangan sosial yang kerap memicu kecemburuan. Dia berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui perannya di DPR RI, khususnya kebijakan yang mendukung kesejahteraan dan kerukunan sosial.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat respons positif dari para peserta. Masyarakat mengapresiasi pendekatan yang sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari- hari. Dengan memahami dan mengamalkan nilai guyub rukun sebagai bagian dari pengamalan 4 Pilar MPR RI, warga diharapkan semakin kompak menjaga kerukunan dan kebersamaan sebagai fondasi ketahanan bangsa. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- 85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pasca Gempa NTT. Sekitar 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome Terdampak Berhasil Dipulihkan Dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
- Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%. Penguatan Organisasi, Tata Kelola, dan Penyederhanaan Proses Bisnis Untuk Menghadirkan Solusi Digital end-to-end Bagi Berbagai Sektor
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Rusunawa dan Berbagai Lomba Dalam Rangka Memperingati HUT RI ke- 81
- Sinergi Danantara, NeutraDC Milik PT. Telkom Gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center. Ekspansi ini Akan Meningkatkan Kapasitas hingga 200 MW untuk Menjawab Pertumbuhan AI, Cloud, dan Ekonomi Digital
- InfraNexia Dorong Pemerataan Akses Internet Melalui Kolaborasi di HUT ke- 30 APJII. Perkuat Kontribusi Dalam Wujudkan Konektivitas Inklusif dan Dukungan Ekosistem Strategis Bagi Pengembangan Infrastruktur Digital Indonesia
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026. AIcosystem Buka Cara Baru Dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
- Telkom Perkenalkan Connectivity+, Layanan Berkecepatan Tinggi dengan Jangkauan Luas. Hadir di DTI-CX 2026, Telkom Solution Tawarkan Solusi Digital Terintegrasi Untuk Mendukung Kebutuhan Industri dan Produktivitas Bisnis
- Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum. Penyusunan Peta Jalan Nasional Menjadi Langkah Awal Memperkuat Ketahanan Siber Indonesia di Era Pasca-Kuantum
- Petugas Pemadam Kebakaran Respon Cepat dan Berjibaku Jinakkan Api yang Membakar Pabrik Tekstil Unggulrejo Purworejo- Jawa Tengah
- PT. Telkom (Persero) Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity. Pengalihan Aset dan Bisnis dengan Total Rp 85,7 Triliun Memperkuat InfraNexia Dalam Mengembangkan Lebih dari 90% Aset Jaringan Telkom
- Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Pelosok Negeri. Operational & Service Excellence Menjadi Kunci Telkom Akses Dalam Mendukung Sukses Transformasi TelkomGroup Dibawah Danantara
- BATIC 2026 : Membuka Jalan Menuju Masa Depan AI, Konektivitas, dan Infrastruktur Digital. Upaya Telin dan TelkomGroup Mendukung Fokus Danantara Untuk Memperkuat Ekonomi Digital Nasional Melalui Transformasi Enterprise dan Kolaborasi Regional
- TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir. Bagian dari Program GoZero%, Save our Planet Dalam Menciptakan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Ekonomi
- Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional. InfraNexia Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 7,7 Triliun dengan Margin EBITDA 54,5%. Pendapatan dari Pelanggan Eksternal Tumbuh 31% Secara Tahunan Menjadi Rp 939 Miliar
- Lebih dari 718 Ribu Siswa Memanfaatkan PIJAR, PT. Telkom (Persero) Memperluas Pemanfaatan Pendidikan Digital. Dukung Penyelenggaraan Asesmen Digital, Try Out TKA, Kompetisi Akademik, dan Seleksi Tenaga Pendidik di Lebih dari 2.000 Sekolah di Indonesia
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar