logo seputarnusantara.com

Proyek- Proyek di Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi Berjalan On Progress dan Seluruh Pekerjaan Harus Disiplin Tepat Waktu, Berkualitas dan Jangan Sampai Kena Denda Keterlambatan

31 - Agu - 2026 | 15:00 | kategori:Headline

Purworejo. Seputar Nusantara. Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi pada Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah sedang membangun 2 Gedung Pemerintahan dan mengerjakan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) pada tahun anggaran 2026 ini.

Menurut Riski Khozari, ST., Kepala Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi pada Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo– Provinsi Jawa Tengah bahwa pada tahun 2026 ini sedang dibangun 2 Gedung Pemerintahan di wilayah Kabupaten Purworejo. Dua Gedung Pemerintahan tersebut adalah : pertama Kantor Kelurahan Cangkrep Kidul- Kecamatan Purworejo, dan kedua, Kantor Kelurahan Lugosobo- Kecamatan Gebang.

” Pembangunan 2 Kantor Kelurahan tersebut sudah ada pemenang tendernya dan pembangunannya sudah dimulai. Untuk pembangunan Kantor Kelurahan Cangkrep Kidul, pemenang tendernya adalah CV. Selo Jati. Sedangkan untuk pembangunan Kantor Kelurahan Lugosobo pemenang tendernya adalah CV. Cendana,” ungkap Riski Khozari kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya pada Senin, 31 Agustus 2026.

Lebih lanjut Riski menjelaskan bahwa sampai dengan akhir Agustus 2026 ini, serapan anggaran di Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi tergolong masih sedikit. Sampai saat ini serapan anggarannya di angka 30 %, hal ini dikarenakan para Penyedia Jasa baru mengambil uang muka, sedangkan uang muka di Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi sebesar 30 %.

” Sedangkan untuk realisasi fisiknya di angka 45 %. Hal ini dikarenakan ada pekerjaan pembangunan 2 gedung Kelurahan yakni Lugosobo dan Cangkrep Kidul yang menyerap prosentase fisik cukup besar. Sampai saat ini progress fisik pembangunan gedung Kelurahan Lugosobo sebesar 20,187 %, sedangkan untuk Kelurahan Cangkrep Kidul di angka 23,813 %. Memang pembangunan 2 gedung Kelurahan ini porsinya paling besar pada tahun 2026 ini,” terangnya.

Riski berharap agar di awal atau pertengahan September 2026 nanti, Penyedia Jasa bisa menarik tagihan bulanan dari Juli, Agustus dan September, supaya ada peningkatan serapan anggaran. Sampai saat ini untuk progress pembangunan Kantor Kelurahan Cangkrep Kidul sudah hampir pemasangan atap. Sedangkan untuk Kantor Kelurahan Lugosobo akan dilakukan pengecoran plat untuk penyangga lantai 2.

” Untuk kendala di lapangan sebenarnya tidak signifikan dan tidak massif, karena kendalanya hanya pada material saja. Untuk Kelurahan Lugosobo karena lokasinya sempit, sehingga pengiriman material tidak bisa langsung dalam jumlah besar, karena bisa mengganggu pekerjaan di lapangan. Jadi kendala masih dalam batas yang normal saja,” tegas Riski.

Dia memaparkan bahwa selain pekerjaan pembangunan 2 Kantor Kelurahan tersebut, di Bidangnya juga sedang mengerjakan proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di Desa Kebon Gunung- Kecamatan Loano dan progressnya sampai saat ini masih di angka 12 %. Saat ini sedang mengerjakan pengeboran sumur bor dan bak penampungan air, dan nanti bobot yang paling besar di jaringan pipanya, karena akan melayani 200 rumah sehingga membutuhkan jaringan pipa yang panjang.

” Sedangkan untuk anggaran proyek SPAM di Kebon Gunung- Loano sebesar Rp 1,2 Miliar. Dan untuk sumber airnya berasal dari 2 sumber, pertama dari mata air asli pegunungan dan kedua dari sumur bor di dalam tanah. Serapan anggaran untuk proyek SPAM Kebon Gunung baru di angka 12 %, sedangkan progress fisiknya sudah sebesar 20 %,” ucapnya.

Riski berpesan kepada para Penyedia Jasa dan Konsultan pengawas agar pertama, buatlah schedule pekerjaan di awal dan disiplin dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan jadwal. Kemudian kedua, karena sekarang sudah memasuki bulan ketiga pekerjaan, jangan sampai terkait dengan pengiriman material terlambat, yang dapat berakibat pada keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.

” Selanjutnya ketiga, pesan saya, pekerjaan harus disiplin jangan sampai mundur mengalami keterlambatan yang dapat berakibat pada denda. Dan keempat, seluruh pekerjaan di Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi harus berkualitas, tepat waktu dan tepat mutu,” pungkas Riski Khozari di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline