Muhammad Najib : Komisi I DPR dan Pemerintah Sebaiknya Kunjungan Bersama ke Camar Bulan & Tanjung Datu

Ir. H. Muhammad Najib, M. Sc.,Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional)
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah terus berkelit terhadap ancaman pencaplokan wilayah Indonesia oleh Malaysia di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Sikap pemerintah ini kian membuat anggota DPR RI gemas. Sebab, menurut anggota DPR RI, kawasan ini kaya akan sumber daya alam seperti minyak, timah, dan gas bumi.
Menurut Ir. H. Muhammad Najib, M. Sc.,Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional), sumber daya alam itu bisa hilang direbut Malaysia jika Indonesia kalah dalam meja perundingan/ Mahkamah Internasional. Mengingat pada pengalaman diplomatik dengan Malaysia sebelumnya, Indonesia seringkali kalah. Kasus yang masih belum hilang dalam ingatan kita diantaranya adalah direbutnya Pulau Sipadan dan Ligitan oleh Malaysia pada tahun 2002 silam.
” Ada perbedaan pandangan antara pemerintah dengan Komisi I DPR. Pemerintah menyatakan tidak ada yang dilanggar dan tidak ada wilayah yang hilang. Sementara Komisi I DPR berpandangan ada wilayah yang dilanggar dan hilang. Perbedaan pandangan ini jangan dilihat sebagai menang atau kalah antara pemerintah dan DPR, tetapi harus dilihat ada upaya i’tikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ungkap Muhammad Najib kepada seputarnusantara.com di Gedung Komisi I DPR- Jakarta pada hari Rabu, 12 Oktober 2011.
Muhammad Najib menegaskan bahwa di berbagai wilayah Indonesia memang ada perpindahan patok, hal ini sangat rentan. Karena di wilayah tersebut ada hutan yang bisa dikelola oleh warga negara Malaysia. Yang menggeser atau memindahkan patok tersebut tentu warga negara Malaysia yang ingin mengelola hutan di kawasan perbatasan RI- Malaysia.
Menurut Najib, ada juga kemungkinan yang terjadi di lapangan, justru warga negara Indonesia yang menggeser patok atau memindahkannya karena menginginkan masuk wilayah Malaysia karena mereka anggap bergabung dengan Malaysia akan bisa lebih sejahtera/ faktor ekonomi.
” Jangan sampai kita lalai dalam masalah perbatasan ini. Mumpung masih belum jauh, saya berharap pemerintah harus bergerak cepat. Selain mengandalkan upaya diplomasi di meja perundingan, pemerintah harus segera mendatangi langsung wilayah berpenduduk 1.883 jiwa itu. Jika memang ada beberapa patok perbatasan yang rusak dan tergerus ombak, atau sengaja dipindah maka harus segera diperbaiki,” tegas Muhammad Najib.
Sejak tahun 1994 Malaysia sudah mengklaim wilayah Tanjung Datu sebagai tujuan wisata yang dikenalkan kepada masyarakat internasional dengan mengurus dan mempromosikannya secara sistematis. Sedangkan Indonesia santai- santai saja, sehingga kalau nanti Mahkamah Internasional mengecek ke lapangan ternyata memang Malaysia yang mengurusnya, maka bisa menang Malaysia.
” Sampai saat ini terjadi sengketa antara Indonesia dengan Malaysia mengenai wilayah Camar Bulan dan Tanjung Datu. Komisi I DPR belum melakukan kunjungan lapangan, tetapi kita mendapatkan laporan yang sangat valid dan juga dari pemaparan Bupati Sambas dan Gubernur Kalimantan Barat bahwa Camar Bulan dan Tanjung Datu dicaplok Malaysia,” tegasnya.
Dia menganggap, kejadian ini adalah kelalaian pemerintah Indonesia. Akibatnya, Indonesia disebut kehilangan sekitar 1.490 hektar wilayah daratan di Camar Bulan. Selain itu perairan di Tanjung Datu menyusut sekitar 80 ribu meter persegi.
Menurut Muhammad Najib, dalam waktu dekat ini Komisi I DPR RI akan melakukan kunjungan lapangan ke Camar Bulan dan Tanjung Datu. ” Kita masih memikirkan bagaimana teknis kesana, karena daerahnya susah dijangkau. Kalau dengan Helikopter apakah memungkinkan landasannya, jadi masih kita cari jalan keluar menuju kesana,” terang Politisi PAN ini.
” Mari kita bersama- sama dan sungguh- sungguh untuk menyelamatkan wilayah teritorial Indonesia khususnya wilayah perbatasan Camar Bulan dan Tanjung Datu. Sebaiknnya Komisi I DPR dan pemerintah melakukan kunjungan bersama- sama untuk melihat kenyataan di lapangan,” pungkas Muhammad Najib. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital