logo seputarnusantara.com

Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo Selama 3 Bulan di Awal Tahun 2026 Berhasil Laksanakan 218 Kegiatan Penyelamatan Non- Kebakaran dan 14 Kebakaran Berhasil Dipadamkan

13 - Apr - 2026 | 14:49 | kategori:Headline

Keterangan foto : Slamet, S. IP.., Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah

Purworejo. Seputar Nusantara. Bidang Damkar (Pemadam Kebakaran) pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah selama periode bulan Januari 2026hingga 31 Maret 2026 sudah berhasil melaksanakan tugas dan kegiatan dengan sukses tanpa ada halangan yang signifikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Slamet, S. IP.., Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Selasa 7 April 2026.

Lebih lanjut Slamet menjelaskan bahwa ada 2 kegiatan dalam kategori besar yakni pertama, kegiatan Penyelamatan/ non- Kebakaran dan kedua adalah pemadaman Kebakaran.

” Untuk kegiatan kategori Penyelamatan/ Non- Kebakaran ada 218 kejadian yang meliputi : kegiatan OTT (Operasi Tangkap Tawon), kemudian evakuasi ular, ada juga evakuasi cincin di jari dan evakuasi pohon tumbang dan lain- lain,” terangnya.

Sedangkan untuk kegiatan pemadaman Kebakaran, lanjutnya, selama 3 bulan di awal tahun 2026 ini, ada 14 kejadian kebakaran dan semuanya dapat kita atasi dengan baik.

” Harapan kami, masyarakat Purworejo tetap berhati- hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran. Baik itu di rumah, tempat kerja maupun lingkungan masing- masing diharapkan untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Sebagian besar kebakaran disebabkan oleh kelalaian manusia, ada yang disebabkan karena kompor gas, ada juga karena korsleting listrik,” pesan Slamet.

Oleh karena itu, imbuhnya, masyarakat agar tidak ceroboh supaya tidak terjadi kebakaran. Matikan kompor ketika sudah tidak digunakan dan instalasi listrik harus benar- benar aman dari korsleting. Kewaspadaan masyarakat harus selalu ditingkatkan supaya aman dari bahaya kebakaran. Masyarakat juga harus saling mengingatkan tentang bahaya kebakaran.

” Kami juga berpesan, karena sekarang ini menjelang musim kemarau (menurut BMKG akan ada El Nino/ kemarau panas cukup lama), maka hati- hati terhadap kebakaran hutan dan lahan,” terang Slamet dengan gamblang.

Dia memaparkan bahwa semua program dan kegiatan di Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo selama awal tahun 2026 ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang cukup berarti.

” Walaupun personil kami masih cukup terbatas, namun kami berusaha untuk memaksimalkan performanya. Juga terkait dengan Sarpras (sarana dan prasarana), walaupun saat ini belum maksimal, namun kami berusaha meningkatkan setiap tahunnya,” terangnya.

” Dan juga, meskipun ada efisiensi anggaran, sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisiensi Anggaran, walaupun dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, kami tetap berupaya untuk memaksimalkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Slamet di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline