Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Narkoba 1,2 Ton di Aceh
23 - Okt - 2026 | 20:25 | kategori:TokohJakarta. Seputar Nusantara. Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto membeberkan kronologi pengungkapan kasus laboratorium rahasia (clandestine lab) terbesar di Indonesia, yang mampu memproduksi 1,2 ton narkotika.
Kapolri Jenderal Suyudi menjelaskan bahwa pemantauan kasus ini dilakukan selama berbulan- bulan. Kronologi kasus ini disampaikan oleh Jenderal Suyudi dalam konferensi pers di Pidie, Aceh, Jumat (23/10/2026).
Awalnya dia menjelaskan bahwa jaringan ini terdeteksi sejak Februari 2026.
” Pada bulan Februari 2026, jaringan narkotika asal Tiongkok terdeteksi. Mengangkut ratusan kilogram metamfetamin cair atau liquid methamphetamine. Dari Myanmar utara melintas ke Laos dan Thailand sebelum tiba di tujuan akhir, yaitu Banda Aceh, Indonesia, pada 18 Mei 2026,” katanya.
Dari sana kemudian diketahui dua peracik narkoba ini adalah warga negara China. Mereka sempat transit di Malaysia dan masuk ke Banda Aceh.
” Pada 21 Mei 2026, dua warga asal Tiongkok selaku koki utama atau ahli kimia, yaitu Tersangka LJ (45) dan XM (42), melakukan perjalanan dari Yunan, China. Transit di Malaysia dan masuk ke Banda Aceh pada 24 Mei 2026. Kedua tersangka tersebut menginap di sebuah hotel di Banda Aceh selama 10 hari. Melakukan survei di wilayah tersebut. Kembali ke Malaysia 2 Juni 2026,” tuturnya.
Pengiriman metamfetamin tahap dua dilakukan, Rutenya pun seperti tahap pertama.
” Pada akhir Juli 2026, kedua WNA tersebut memulai pengiriman tahap kedua kurang lebih hampir 1 ton metamfetamin cair, yaitu melalui rute yang sama seperti tahap 1. Cairan disamarkan dalam kaleng hijau bermerek Itanpro untuk mengelabui petugas,” lanjutnya. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Tokoh | TRACKBACK |
Silakan Mengisi Komentar
You must be logged in to post a comment.
Tulisan dengan Kategori Tokoh
- Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Narkoba 1,2 Ton di Aceh
- Presiden Prabowo Subianto di Diskusi Karhutla : Jangan Salah, Saya Paling Hormat Sama Pakar
- DPR RI Jelaskan Progress RUU Perampasan Aset, Botok Pati dkk Simak dari Balkon Ruang Rapat Paripurna DPR RI
- Kejaksaan Agung RI Mutasi Besar- besaran Kepala Kejaksaan Negeri
- KDM Ungkap Rencana Reaktivasi Bandara Kertajati- Majalengka
- Ferry Maryadi Bersama Keluarga Menjalani Momen Idul Adha Seperti Kebanyakan Masyarakat Lainnya
- Jusuf Kalla Bertemu dengan Tokoh- Tokoh Ormas Islam, Bahas Kasus Dugaan Penistaan Agama
- Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung Awasi SPPG hingga MBG
- Prabowo : Krisis Suatu Blessing in Disguise, Yang Kuat Selamat
- Deal Prabowo-Trump, Data Konsumen RI Bakal Mengalir ke AS
- Komposisi Pimpinan DPR Berubah Usai Adies Kadir Ditetapkan Sebagai Calon Hakim MK
- Canda Presiden RepubIik Indonesia Prabowo Subianto Bingung Soal Bonus Atlet di Asian Games 2026 : Makin Berat Buat Kami
- Marak Kepala Daerah Kena Kasus Korupsi dan OTT KPK, Kemendagri Bakal Evaluasi Sistem Pembinaan
- Menteri PAN-RB Ajak ASN Untuk Perkuat Solidaritas, Siaga, & Ketahanan Hadapi Bencana
- Presiden Prabowo Subianto Lantik Arif Satria Sebagai Kepala BRIN
- Menteri Keuangan Purbaya Ungkap Jual Beli Jabatan Terjadi di Bekasi
- Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) : Seluruh SPPG Bakal Menyediakan Alat Rapid Test Cegah Keracunan
- Asisten SDM Kapolri Irjen Pol DR. Anwar S.IK., M.Si., Tegaskan Komitmen Polri Dukung MBG : Investasi Indonesia Emas
- Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ebenezer alias Noel Kena OTT KPK
- Politisi PKS Nilai Wacana Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD adalah Eksperimen Beresiko