Muhammad Iqbal, M.Com. : Penguatan BLK, Anggaran Harus Diperbesar

Muhammad Iqbal, SE., M.Com., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan)
Jakarta. Seputar Nusantara. Komisi IX DPR RI pada Senin, 13 April 2015 mengadakan Raker (Rapat Kerja) dengan Menteri Ketenagakerjaan RI. Dalam Raker yang dipimpin oleh Ketua Komiss IX DPR RI Dede Yusuf, dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi IX DPR RI, Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri beserta jajarannya.
Dalam kesimpulan Rapat Kerja antara Komisi IX DPR RI dengan Menteri Ketenagakerjaan RI, salah satunya adalah Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam hal percepatan Revitalisasi BLK (Balai Latihan Kerja), pemetaan, standar kompetensi serta kerjasama dengan industri, baik dalam negeri maupun luar negeri yang membutuhkan pekerja/ buruh dalam rangka memperluas kesempatan kerja, termasuk pekerja yang tidak memiliki keahlian, memiliki jenjang pendidikan SD dan SMP atau yang sederajat, sehingga kinerja BLK dapat dievaluasi dan ditingkatkan setiap tahunnya dalam suatu grand design termasuk penarikan BLK ke Pusat.
Menurut Muhammad Iqbal, SE., M. Com., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan), bahwa Komisi IX DPR RI sangat mendukung upaya Kementerian Ketenagakerjaan dalam rangka penguatan BLK (Balai Latihan Kerja). Namun selama ini, anggaran yang diperuntukkan bagi BLK masih tergolong sedikit.
” Padahal syarat untuk penguatan BLK adalah tersedianya anggaran yang cukup, sehingga BLK benar- benar bisa optimal dalam memberikan pelatihan bagi tenaga kerja. Selama ini, BLK yang dikelola oleh Pemerintah Daerah itu pengelolaannya tidak maksimal. Maka untuk penguatan BLK, harus melalui APBN. Oleh karena itu, penyediaan anggaran bagi BLK harus ditarik ke Pusat,” ungkap Muhammad Iqbal kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Senin 13 April 2015.
Lebih lanjut Muhammad Iqbal memaparkan bahwa, kalau BLK ditarik ke Pusat dan menggunakan anggaran APBN, maka program Revitalisasi BLK akan berjalan dengan baik. Jadi BLK harus menggunakan anggaran APBN supaya pengelolaannya menjadi optimal.
” Mengenai masalah infrastruktur, kalau anggaran tidak cukup, bagaimana mau membangun infrastruktur BLK yang berkualitas? Makanya, anggaran BLK harus besar dan pengelolaannya ditarik ke Pusat. Harapan kita, kalau BLK ditarik ke Pusat, maka nantinya akan ada sharing anggaran antara Pusat dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan kajian- kajian mengenai alih teknologi,” pungkas Muhammad Iqbal di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia