Wacana Pengawas BIN, Eks Kepala BIN : Jangan Sampai Rahasia Negara Bocor
Jakarta. Seputar Nusantara. Ketua Komisi I DPR Mahfudz Shiddiq mewacanakan untuk membentuk Dewan Pengawas BIN. Dewan ini nantinya beranggotakan perwakilan fraksi-fraksi partai politik dengan anggota sebanyak 14 orang. Kekhawatiran kemudian muncul apabila anggota pengawas itu menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan politis. Kekhawatiran ini pun sempat diungkapkan oleh mantan Kepala BIN Hendropriyono.
“Saya bukan mau bilang setuju atau tidak setuju. Tapi harus hati-hati memilih anggotanya karena posisi ini bersentuhan dengan rahasia negara. Kalau anggotanya (pengawas) ganti-ganti, mana ada lagi rahasia negara?” ungkap Hendropriyono saat berbincang di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu malam (14/6/2015).
Hendro kemudian bercerita bahwa tak mudah untuk menjaga rahasia negara. Bahkan dirinya yang kini sudah pensiun harus tetap menjaga rahasia.
“Dalam legenda intelijen, zaman dulu kalau ada orang yang pensiun dari agen harus dimatikan. Karena dia banyak tahu rahasia dan berbahaya jika bocor. Daripada satu bangsa terancam, lebih baik satu orang dimatikan. Tapi kalau sampai sekarang saya masih dipercaya, berarti bisa jaga rahasia. Makanya jangan main-main dengan rahasia negara. Tolong hal ini diperhatikan,” tutur Hendro.
Dia kemudian menyatakan bahwa intelijen bergerak berdasarkan negara yang mengendalikan. Pergerakan intelijen pun terbagi menjadi tiga jenis.
“Ada intelijen terbuka, tertutup atau gelap, dan kelabu. Kalau terbuka itu ya seperti wartawan, misalnya, mereka terang-terangan melakukan investigasi. Tapi kadang melakukan penyamaran juga misal pura-pura jadi sopir. Nah itu bisa disebut kelabu. Tapi kalau intelijen yang gelap itu kita sama sekali tidak sadar kalau dia sedang melakukan investigasi,” papar Hendro.
“Nah, kalau yang (intelijen) gelap itu jangan sampai pengendalinya ganti-ganti. Ini akan bahaya bagi rahasia negara,” imbuh dia. Rupanya wacana Dewan Pengawas BIN sudah ada sejak DPR periode sebelumnya. Mantan anggota Komisi I yang juga pengamat intelijen, Nuning Kertopati menyampaikan hal tersebut.
“Iya itu dari zaman saya masih di DPR dulu. Tapi kenapa belum disahkan karena banyak pertimbangan. Capability pengetahuan apakah orang yang dimasukkan jadi anggota dewan pengawas ini memiliki talenta intelijen? Atau jangan sampai memiliki interest terhadap hal-hal yang intelijen. Ini termasuk rumit di mana terkadang kita melihat di atas dipermukaan seperti ini tetapi di bawah itu ternyata jauh sekali seperti yang di permukaan,” kata Nuning.
Kemudian jika pergantian anggota dilakukan terlalu sering maka ada kekhawatiran rahasia negara bakal bocor. Maka dari itu usulan Dewan Pengawas BIN masih belum disahkan.
“Jangan sampai interest dari partai politik masuk ke BIN. Seperti penunjukan Bang Yos (Sutiyoso) saja itu seharusnya dia mundur dari PKPI. Jangan sampai nanti ditambah dewan pengawas menjadi semakin sarat kepentingan politik,” sebut Nuning. (dtc/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional