Slamet Junaidi : Kebijakan Batasi Impor Garam, Pemerintah Patut Diapresiasi
Slamet Junaidi, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Rencana pemerintah yang akan membatasi impor garam dengan tujuan melindungi industri garam dalam negeri diapresiasi positif oleh Anggota DPR dari dapil Madura, Slamet Junaidi. Upaya pembatasan ini menjadi tanggung jawab dua kementerian, yakni Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini mengatakan, seharusnya Kementerian Perindustrian yang memberikan rekomendasi karena lebih mengetahui kondisi industri petani garam di Indonesia. Namun demikian dia juga mendukung rencana pemerintah yang akan memberi kewenangan kepada KKP, terkait pemberian rekomendasi izin impor garam.
Sebagai informasi, pemerintah saat ini sedang menyelesaikan ketentuan yang akan mengatur soal impor garam. Ketentuan tersebut nantinya tertuang dalam revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor garam. Saat ini, Kementerian Perdagangan telah memberikan draf revisi PP itu kepada KKP untuk dibahas dan sinkronisasi.
Dalam revisi peraturan soal impor garam ini nantinya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan menugaskan PT Garam agar dapat menyerap garam dari petani garam dengan mendirikan pabrik pengolahan rakyat. Selain itu pemerintah juga mewajibkan importir produsen (IP) untuk menyerap garam dalam negeri 50 persen dari hasil produksi PT Garam ( Persero ).
Slamet Junaidi mengatakan, “Selama ini PT Garam belum pernah melakukan penyerapan garam yang dihasilkan oleh petani garam, yang membeli hasil garam petani adalah produsen lokal,” jelasnya saat diwawancarai melalui telepon, Senin, 10 Agustus 2015.
Legislator yang dibesarkan di lingkungan petani garam ini mengkritisi peran PT Garam yang menurutnya tidak maksimal. “PT Garam selalu gagal melakukan pembenahan, akibat manajemen yang jelek, banyak mesin yang tidak dapat digunakan optimal untuk berproduksi,” katanya.
Dia menekankan perlu adanya pembenahan manajemen dan pengawasan yang sangat ketat terhadap PT Garam oleh kementerian terkait. Slamet mengingatkan bahwa pemerintah memberikan penyertaan modal yang cukup besar kepada PT Garam.
“Agar penyerapan garam petani dapat lebih maksimal, apalagi adanya Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 300 milyar untuk pembangunan pabrik baru,” ujarnya.
Mengenai kebutuhan garam industri yang masih di impor setiap tahunnya, Slamet Junaidi mengatakan bahwa Impor garam industri untuk saat ini masih diperlukan. Ia mengemukakan fakta bahwa saat ini Indonesia masih mengalami defisit ketersediaan garam. Namun demikian ia juga menyampaikan perlunya pengawasan terhadap importir produsen garam industri yang nakal.
“ Selama ini para produsen garam tidak melakukan penyerapan terhadap petani garam. Darimana mereka mendapatkan garam konsumsi. Jadi ada indikasi garam industri yang di impor ada garam konsumsi didalamnya, itulah yang beredar dipasar. Saya sangat setuju adanya audit yang didorong oleh Mentri KKP terhadap impotir garam karena permasalahannya ada disana selama ini,” bebernya mengakhiri. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan